Mencintaimu Itu Menyenangkan Kalau Setengah-Setengah

Mencintaimu itu menyenangkan kalau setengah-setengah saja,
semisal,
menemani hadirmu tanpa merasakan amarahmu,
mengusap lelahmu tanpa menghadapi depresimu,
menikmati candamu tanpa mendengar bentakanmu.

Mencintaimu itu menyenangkan,
kalau bercinta denganmu saja,
tanpa memikirkan masa depan yang nyata;
kalau bercinta dan merekam jejak digital,
tanpa memikirkan konsekuensinya;
kalau bercinta dan menangkap gambar-gambar intim kita,
tanpa peduli akan ada hati yang terluka.

Mencintaimu itu menyenangkan,
kalau dihujani hadiah saja,
tanpa melewati masa-masa susah dan sekarat;
kalau dirayu dengan puisi dan lagu saja,
tanpa mengalami duka dan kecewa mendalam;
kalau diabadikan dalam daftar lagu cinta saja,
tanpa meninggalkan luka dan trauma yang menganga lebar.

Namun,
cinta apa yang tidak memikirkan masa depan yang nyata?
cinta apa yang tidak memikirkan konsekuensinya?
cinta apa yang tidak peduli akan ada hati yang terluka?
cinta apa yang tidak melewati masa-masa susah dan sekarat?
cinta apa yang tidak mengalami duka dan kecewa mendalam?
cinta apa yang tidak meninggalkan luka dan trauma yang menganga lebar?
cinta apalagi kalau bukan sekadar cinta yang setengah-setengah saja?

Sayangnya, aku tidak bisa seperti mereka,
yang mencintaimu setengah-setengah saja.
Sayangnya, cintaku tidak bisa sekadar setengah-setengah saja.
Bahkan jika tanpa bercinta,
tanpa merekam jejak digital,
tanpa menangkap gambar-gambar intim kita,
tanpa dihujani hadiah,
tanpa dirayu puisi dan lagu,
tanpa diabadikan dalam daftar lagu cinta,
rupanya cintaku tidak bisa setengah-setengah saja.

Dengan merasakan tiap jengkal amarahmu,
dengan menghadapi tiap waktu depresimu,
dengan mendengar tiap rajut bentakanmu,
dengan mengusap peluh dan lelahmu,
dengan menemani hadir dan luka-lukamu,
dengan membelai sakitmu, serta trauma-trauma terdalammu,
dengan menghibur kecewamu, serta perih di hatimu,
dengan memeluk ragamu, serta jiwamu, yang seolah selalu marah pada dunia,
aku mencintaimu tidak setengah-setengah.

Dengan tetap memilih untuk tinggal di sisimu,
aku mencintaimu tidak setengah-setengah.
Dengan memilih untuk hadir bagimu,
aku mencintaimu tidak setengah-setengah.
Dengan memilih untuk mencintaimu,
aku melakukannya tidak setengah-setengah saja.

Share:

0 komentar