The Sun of Life

Sometimes people find what they lost at an unusual place, or arrive at an unusual place by getting lost on the way. We think of it as luck or misfortune from coincidence. But actually, not all of that is coincidental.” –Tae Gong Shil (Master’s Sun, 2013)

When an insane sun rose in my world, I was trying anything to get it out. However, I realized that I was actually the one who’s being dragged into her gloomy world. I was struggling to stop and get out, but I realized it today. I already went all the way.  You wanted to be beside me, right? Congratulations. You succeeded.” –Joo Jung Won (Master’s Sun, 2013)

Don’t compete with your past, but rather expect great things from your future and love your present self.” –Kang Woo (Master’s Sun, 2013)

It’s been quite a long while since I last wrote a drama review. Well, in this beginning of 2014 I would like to start the drama review category with one of 2013’s fabulous dramas called “Master’s Sun”. This is the first drama that I had finished watching in 2014. And guess what, it turned out that “Master’s Sun” was the 2013 piece of art from the legendary Hong Sisters. Yes, Hong Sisters is the famous hits-maker script-writers of South Korea’s drama series. In “Master’s Sun”, they reunited once again with actress Gong Hyo Jin, after their big success with “The Greatest Love” back in 2011. Well, curious enough to see what would “Master’s Sun” be like? Let’s take a review on it, and please beware, it’s a spoiler alert! ^^


"Master's Sun" official poster - source: www.asianwiki.com

Bagaimana rasanya memiliki suatu ‘kelebihan unik’ yang tidak dimiliki oleh orang-orang kebanyakan pada umumnya? Merasa diberkati? Atau justru merasa terasingkan? Bagi seorang Tae Gong Shil (Gong Hyo Jin), ‘kelebihan unik’nya membuat ia merasa terasingkan, sangat terasing. Bahkan lebih dari itu, membuatnya merasa sangat ketakutan. Bagaimana tidak ketakutan, ketika ‘kelebihan unik’nya itu adalah kemampuan untuk melihat hantu?! Semenjak tersadar lagi dari koma panjangnya selama tiga tahun akibat sebuah kecelakaan, Gong Shil dapat ‘melihat’ makhluk-makhluk tak kasat mata. Parahnya lagi, tak hanya sekadar dapat melihat, ia pun dapat berkomunikasi dengan mereka. Maka tak jarang, bahkan hampir setiap saat, ia terpaksa melakukan tugas-tugas aneh yang diembankan para makhluk halus itu kepadanya. Tujuannya tidak lain tidak bukan adalah untuk memberi ketenangan kepada para makhluk halus itu, sehingga mereka dapat pergi dengan damai.
Berkat ‘kemampuan’nya itu, Tae Gong Shil menjalani kehidupannya dalam keterasingan. She barely has a friend. She can’t even dream on having a boyfriend. Hingga pada suatu hari, suratan takdir mempertemukannya dengan Joo Jung Won (So Ji Sub). Tampan, cerdas, kaya raya, Jung Won memiliki segalanya dan seolah tak ada sesuatu pun yang kurang dalam hidupnya. Namun siapa yang menyangka bahwa dibalik sosok sempurna tersebut tersimpan sebuah rahasia masa lalu yang kelam? Sebagai seorang pengusaha sukses, Jung Won tidak mempedulikan hal lain selain uang dan keuntungan. Namun kesuksesan karirnya berbanding terbalik dengan kehidupan asmaranya. Adalah kenangan pahit tentang cinta pertamanya yang telah meninggal dunia lah yang membentuk pribadi Jung Won yang sekarang. Orang-orang mengatakan bahwa hingga saat ini ia tak pernah memiliki kekasih, dan bahkan pertunangannya telah berkali-kali gagal, akibat kutukan cinta pertamanya.
Keajaiban terjadi ketika Tae Gong Shil dan Joo Jung Won bertemu. Setiap kali gadis itu menyentuh Jung Won, ‘kemampuan’nya tidak berfungsi dan seolah menghilang. Meskipun Gong Shil sendiri tidak mengerti apa penyebabnya, hal ini membuatnya menemukan kembali semangat hidup, yang tak lagi dimilikinya semenjak ia memiliki ‘kemampuan unik’nya. Semenjak pertemuan pertama mereka, semesta seolah berkonspirasi untuk selalu mempertemukan Gong Shil dan Jung Won. Lain halnya dengan Gong Shil yang menikmati kenyataan tersebut, Jung Won pada awalnya merasa risih dengan kehadiran gadis itu. Ia bahkan menyangka gadis itu tidak waras, dengan segala racauannya mengenai dapat melihat hantu. Hal itu disebabkan oleh Jung Won yang tidak percaya akan apa yang tidak dapat dilihatnya, termasuk makhluk halus.
Seiring berjalannya waktu, Joo Jung Won mau tak mau akhirnya percaya pada kekuatan Tae Gong Shil. Sehingga akhirnya mereka membuat kesepakatan yang saling menguntungkan satu sama lain. Jung Won akan membiarkan Gong Shil untuk selalu berada dekat dengannya, hingga kapan pun gadis itu merasa ‘takut’, ia dapat menyentuh Jung Won untuk mengusir para makhluk halus itu dari hadapannya. Sebagai gantinya, dengan kemampuannya Gong Shil harus membantu Jung Won dalam bisnisnya, dan yang paling utama, menguak misteri di balik kematian cinta pertamanya. Berawal dari situ lah, Gong Shil dan Jung Won saling menumbuhkan perasaan untuk satu sama lain.
Apakah kisah cinta berjalan mulus begitu saja di antara mereka berdua? Oh, tentu saja tidak. Selain tentunya para arwah gentayangan yang selalu berada di antara mereka, adalah Kang Woo (Seo In Guk), seorang Head Security Officer yang bekerja di mall milik Jung Won. Ia ditugaskan oleh ayah Joo Jung Won, yang kini tinggal di luar negeri, untuk mengawasi anak tunggalnya itu secara diam-diam. Pria ini tinggal di gedung yang sama dengan Tae Gong Shil dan memiliki perasaan khusus bagi gadis itu. Kemudian, ada pula Tae Yi Ryung (Kim Yoo Ri), seorang aktris papan atas yang menjadi ambassador model bagi mall milik Jung Won. Meskipun sempat dijodohkan dengan Jung Won, wanita yang merupakan teman sekolah Gong Shil dulu ini pada akhirnya tergila-gila pada Kang Woo. Dengan segala keramaian itu, hidup Gong Shil dan Jung Won tidak pernah sama lagi semenjak pertemuan pertama mereka.


"Master's Sun" official photo - source: www.asianwiki.com

“Master’s Sun” mengudara di stasiun televisi SBS pada bulan Agustus hingga Oktober 2013. Serial ini meraih rating yang cukup tinggi untuk slot waktu penayangannya, yaitu menembus angka 24%. Serial horror-romantic comedy yang merupakan karya kesembilan dari Hong Sisters ini terdiri dari 17 episode. Hong Jung Eun dan Hong Mi Ran tidak pernah mengecewakan saya dengan ramuan drama yang mereka tulis. With a little bit each of comedy, horror, romance, melodrama, “Master’s Sun” would dragged you within the attractive storyline. The cute thing about this series is that it gives us some perspective about love and life. Well, that thing never gets old.
From Tae Gong Shil’s case, we could learn that love is about being your true self. It’s about not hiding who you really are. Bagi Tae Gong Shil yang menjalani kehidupannya dengan penuh ketakutan –takut pada apa yang dapat ‘dilihat’nya, serta takut berbaur dengan masyarakat karena disangka orang aneh– bertemu dengan Joo Jung Won –yang sentuhannya dapat menghilangkan ‘kemampuan’ Gong Shil– seolah memberikan harapan baru dalam kehidupannya yang suram. Bersama Jung Won, Gong Shil tidak perlu menutupi jati dirinya yang sesungguhnya. Jung Won yang mempercayai ‘kemampuan’ Gong Shil, namun tidak memiliki rasa takut sama sekali terhadap makhluk-makhluk tak kasat mata itu, membuat Gong Shil merasa nyaman berada di sampingnya. Apalagi, ketika rasa takutnya sudah memuncak, Gong Shil dapat meraih pria itu untuk mengusir makhluk-makhluk tersebut dari pandangannya. Pada hakikatnya, cinta adalah soal rasa nyaman. Bersama Jung Won, Gong Shil dapat menjadi dirinya sendiri tanpa takut Jung Won akan menganggapnya gila dan pergi meninggalkannya. Bagi Gong Shil, Jung Won adalah rumah perlindungan yang akan selalu memberi kenyamanan baginya, yang akan selalu menjadi tempatnya pulang.
From Joo Jung Won’s case, we could learn that love is about rediscovery your true self. It’s about letting go of the mask that covered you up. Bagi Joo Jung Won yang menjalani kehidupannya dengan penuh rasa apatis akibat kekecewaan dan lukanya di masa lalu, bertemu dengan Tae Gong Shil membukakan kembali mata batinnya yang telah lama tertutup. Bersama Gong Shil, Jung Won menemukan kembali jati dirinya yang telah lama terpendam. Segala keramahan dan kelembutan yang dulu sempat terkubur dalam kini kembali ke permukaan berkat sentuhan Gong Shil. Ia menjadi sosok yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Ia menemukan tujuan dan makna dalam hidupnya. Baginya, gadis itu adalah matahari yang memberi warna dalam hitam putih hidupnya.
Love is the willingness to do whatever it takes to protect it. Bagi Joo Jung Won, keselamatan Tae Gong Shil adalah segalanya. Ketika ia jatuh cinta, ia tahu betul risiko dan konsekuensi yang harus ia hadapi dengan ‘kemampuan’ Gong Shil. Tidak ada yang sanggup menghalangi Jung Won untuk melindungi gadis itu dari segala malapetaka dan bahaya. Bagi Tae Gong Shil, kehadiran Joo Jung Won adalah segalanya. Tidak ada yang lebih ditakutinya selain melihat sosok Jung Won dalam wujud arwah. Demi melindungi pria itu, ia rela melakukan segalanya. Bagi Kang Woo dan Tae Yi Ryung, mencintai tidak selalu berarti memiliki. Tidak memiliki bukan berarti tidak melindungi. Bagi mereka, melindungi orang yang mereka cintai dengan tulus, entah bagaimana pun bentuknya, pasti akan menjadi berkah yang dapat mereka tuai di masa mendatang.


"Master's Sun" official photo - source: www.asianwiki.com

Setelah sukses besar dengan serial drama “The Greatest Love” pada tahun 2011, “Master’s Sun” adalah drama kedua di mana Hong Sisters bekerja sama dengan Gong Hyo Jin sebagai aktris utamanya. Akting Gong Hyo Jin, seperti biasa, jauh dari kata mengecewakan. Yang mengejutkan justru datang dari sang aktor utama, So Ji Sub. Terbiasa melihat aktor tampan ini berakting sebagai pria yang serius, I’m quite surprised that he could give a great shot on a comical character like Joo Jung Won. He did an excellent job for bringing Joo Jung Won into life. Seo In Guk dan Kim Yoo Ri sebagai aktor dan aktris pendukung juga tampil sangat memikat. Terutama Kim Yoo Ri dengan karakternya sebagai Tae Yi Ryung. Her character’s such a mood booster in this drama. And what I love the most from most of Hong Sisters’ script is that the love conflicts between four main characters were never too complicated and annoying. Porsi antara komedi, romansa, dan kesedihan yang ditampilkan serasa pas dan cukup, tidak kurang dan lebih. Overall, “Master’s Sun” is a kind of drama that would satisfy its viewer in many aspects. Even though I still think that “The Greatest Love” was still the greatest Hong Sisters’ piece so far, “Master’s Sun” is definitely worth to watch.



For me, talking to you about random things is making me feel better.” –Tae Gong Shil (Master’s Sun, 2013)

I know that covering up your scars only makes the pain that much worse.” –Tae Gong Shil (Master’s Sun, 2013)

Don’t pretend to be strong. If it’s hard, just say so. When the heart is not being precise, the pain will give the answer.” –Kang Woo (Master’s Sun, 2013)

Share:

0 komentar