Don't Look Back

A cowardly love isn’t a real love, so that’s a sin.” –Jo Hae Woo (Shark, 2013)

I think there’s nobody who’s completely honest. Everyone hides their true self. Sometimes in order to hide their true self, they pretend to be honest.” –Han Yi Soo (Shark, 2013)

If you want to find the truth, sometimes you need the resolution to lose something precious.” –Han Yi Soo (Shark, 2013)

Back on 2013, there was this one drama that I was very curious to watch. That drama’s called “Shark”, or also known as “Don’t Look Back: The Legend of Orpheus”. But back then I didn’t have a time to watch it, until the beginning of this year. Things that made me curious to watch it was the storyline. It’s a melodrama about love and revenge. Sounds a little bit like “A Love To Kill” and “The Innocent Man”, right? That’s why I’m curious. And then, it cast Son Ye Jin and Kim Nam Gil as leading characters. Wew, what more can I say? So let’s take a look into this drama, and please beware, it’s spoiler alert, Readers!


"Shark" official poster - source: www.asianwiki.com

What’s the point of being teenagers? It’s experiencing. The innocent days spent with beloved friends, fell in love for the first time, and many exciting things to experience. But for the young Jo Hae Woo (Kyung Soo Jin), her teen’s life was a nightmare. Lahir sebagai seorang anak tunggal di keluarga kaya raya, Hae Woo tidak pernah kekurangan dari segi materi. Namun sayangnya, hal itu berbanding terbalik dengan kebahagiaannya. Keluarganya berantakan akibat tingkah sang ayah yang gemar bermain perempuan. Parahnya lagi, karena sang ayah adalah pemimpin perusahaan jaringan hotel terkemuka, dan wanita yang dikencaninya adalah seorang penyiar berita televisi, berita perselingkuhan itu beredar di mana-mana, membuat Hae Woo tidak hanya terluka, tetapi juga merasa malu. Ditambah lagi, sang ibu justru pergi meninggalkannya. Ia tak memiliki teman yang seumuran dengannya, hingga pada suatu hari seorang murid pindahan memasuki hidupnya.
Adalah Han Yi Soo remaja (Yeon Jun Suk), yang merupakan putra sulung dari sopir kepercayaan keluarga Hae Woo. Mereka pindah ke rumah keluarga Hae Woo, bahkan Yi Soo bersekolah di sekolah yang sama dengannya. Karena mereka seumuran, kakek Hae Woo mempercayakan Hae Woo kepada Yi Soo untuk menjaga gadis itu. Namun yang terjadi, Hae Woo dan Yi Soo saling jatuh cinta. Semenjak kehadiran Yi Soo dalam kehidupannya, Hae Woo menjadi pribadi yang lebih ceria. Ia bahkan mulai membuka diri dan memiliki teman. Sayangnya, hal sebaliknya berlaku bagi Yi Soo. Tanpa ia sadari, kepindahan keluarganya ke rumah keluarga Hae Woo merupakan awal dari segala musibah yang terjadi kemudian.
Ayah Yi Soo dituduh sebagai pelaku atas sebuah kasus tabrak lari. Parahnya lagi, ketika ia tengah dalam perjalanan menuju kantor polisi untuk mengakui perbuatannya, ia terbunuh. Yi Soo yang merasa tidak percaya bahwa sang ayah adalah pelaku tabrak lari, serta kematian misteriusnya yang hanya dianggap sebagai kecelakaan oleh polisi, menyelidiki kasus tersebut seorang diri. Namun sebagai seorang remaja, apa yang dapat ia lakukan? Pada suatu malam, setelah ia menemukan sebuah petunjuk penting yang ditinggalkan oleh almarhum sang ayah, Yi Soo mengalami kecelakaan. Jasadnya memang tidak pernah ditemukan, namun orang-orang di sekitarnya telah menganggap Yi Soo meninggal dunia. Termasuk Hae Woo, yang sangat berduka akibat kehilangan cinta pertamanya.
Tiga belas tahun kemudian, Jo Hae Woo dewasa (Son Ye Jin) telah menjadi seorang jaksa. Pada hari pernikahannya dengan Oh Joon Young (Ha Seok Jin), ia bertemu dengan seorang pria asing bernama Joon Yoshimura alias Kim Joon (Kim Nam Gil), yang mengingatkannya akan almarhum Han Yi Soo. Satu hal yang Hae Woo tidak ketahui, bahwa Joon sebenarnya adalah Yi Soo. Ia kini hidup sebagai Joon, putra angkat dari pengusaha jaringan hotel di Jepang yang merupakan saingan bisnis kakek dan ayah Hae Woo. Di balik semua itu, ia kembali ke Korea Selatan dengan satu misi, yaitu membalas dendam almarhum ayahnya dan penderitaan keluarganya dulu. Dibantu dengan sekretarisnya, Jang Young Hee (Lee Honey), Joon menjalankan misinya. Ia membuat kasus sang ayah diselidiki kembali, dengan Hae Woo sebagai jaksa, dibantu penyelidik Kim Soo Hyun (Lee Soo Hyuk) dan detektif Byun Bang Jin (Park Won Sang).
Bagaimana pun wujud di luarnya, Kim Joon tetaplah Han Yi Soo di dalamnya. Meskipun rupa luarnya mungkin telah berubah, namun perasaan di dalamnya tetaplah sama. Diam-diam ia tetap menaruh perhatian lebih terhadap orang-orang yang dekat dengannya dulu. Han Yi Hyun (Nam Bo Ra) –adik perempuan dan satu-satunya saudara kandungnya–, Kim Dong Soo (Lee Si Yeon) –sahabatnya ketika bersekolah dulu–, bahkan Oh Joon Young –senior yang telah menganggapnya sebagai adik sendiri–, dan tentu saja Jo Hae Woo, cinta pertamanya. Namun keadaannya kini tak lagi sama. Dan sedikit saja ia goyah akibat perasaannya, seluruh rencananya dapat hancur berantakan. Pertanyaannya kini, sanggupkah ia membongkar seluruh kebenaran meskipun itu menyakiti perasaan wanita yang dicintainya? Dan di samping itu, sanggupkah Hae Woo menerima seluruh kebenaran meskipun itu membuatnya kehilangan sang cinta pertama?


"Shark" official photo - source: www.asianwiki.com

“Shark”, atau yang dikenal juga dengan judul “Don’t Look Back: The Legend of Orpheus”, ditayangkan pada bulan Mei hingga Juli 2013 di stasiun televisi KBS. Serial melodrama yang terdiri dari 20 episode ini merupakan bagian ketiga dari revenge trilogy karya sutradara Park Chan Hong dan penulis naskah Kim Ji Woo, setelah “Resurrection” (2005) dan “The Devil” (2007). Terlepas dari pasangan artis papan atas Son Ye Jin dan Kim Nam Gil sebagai tokoh utama, “Shark” memiliki perolehan rating yang kurang memuaskan. Meskipun demikian, terdapat beberapa makna yang tersirat dalam jalan cerita serial ini, yang sanggup menghanyutkan para penonton di dalamnya. Well, revenge theme always fits the melodrama genre after all.
The past doesn’t define somebody’s future, but it definitely has a significant role in establishing someone’s personality in the future. Bagi seorang Jo Hae Woo, kehilangan cinta pertamanya di usia yang masih sangat muda membentuknya menjadi pribadi yang kuat dan tegar. Ditambah lagi dengan kondisi keluarga yang berantakan sejak ia masih kecil. Ia bahkan menetapkan diri untuk mengambil sekolah hukum dan menjadi seorang jaksa akibat kasus yang dialami oleh cinta pertamanya. Cita-cita Hae Woo sebenarnya adalah mengambil sekolah seni dan menjadi seniman. Namun hal itu diurungkannya demi menguak tabir misteri di balik kematian cinta pertamanya. Masa lalu tidak menentukan masa depan seseorang, namun masa lalu turut membentuk pribadi seseorang di masa depan. Masa lalu pula lah yang membentuk jati diri dan kepribadian Hae Woo. Pun demikian halnya dengan Han Yi Soo. Tragedi yang ia alami ketika remaja memunculkan sosok Kim Joon dalam dirinya. Meskipun demikian, ia tak dapat mengenyahkan memori seorang Han Yi Soo begitu saja dari dalam dirinya.
Everything will eventually return to its own place. Bagi seorang Han Yi Soo, segala kejahatan yang menimpa dirinya sama sekali tidak menghapuskan fakta bahwa hatinya masih dan akan selalu mencintai orang yang sama. Pikiran mungkin saja melupakan, namun hati tetap mengingatnya. Meskipun ia telah terlahir kembali sebagai sosok Kim Joon yang hanya mengenal pembalasan dendam, dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia tetaplah seorang Han Yi Soo yang mencintai Jo Hae Woo dengan setulus hati. Apapun yang terjadi, ia tak akan sanggup melihat wanita itu terluka. Sejauh apapun ia pergi, hatinya akan selalu membawanya kembali ke sana, ke tempat di mana Hae Woo berada. Pun demikian dengan Hae Woo. Meskipun ia berusaha melupakan Yi Soo dan mencintai orang lain, hatinya selamanya tak akan sanggup berbohong mengenai siapa pemiliknya yang sesungguhnya. Seberapa kuat pun ia berusaha menghindar, hatinya akan selalu membawanya kembali ke sana, ke tempat di mana Yi Soo berada. Sekuat apapun mereka berusaha untuk tidak menengok ke belakang, hati mereka akan selalu membawa mereka kembali ke sana.


"Shark" official photo - source: www.asianwiki.com

“Shark” was Kim Nam Gil’s comeback project after he discharged from his army service. Untuk pertama kalinya ia beradu akting dengan aktris kawakan Son Ye Jin. Hasilnya pun tidak perlu dipertanyakan lagi. They’re both amazing. Di samping itu, para pemeran karakter pendukung lainnya juga menampilkan akting yang tak kalah memukau dengan para pemeran utama. Despite its amazing cast, why did “Shark” get a lacking rating? Well, it turns out that “Shark” was broadcasted at the same time-slot with MBC’s “Gu Family Book”. Okay, let’s forget about rating and be objective. Overall, “Shark” is a great drama. It has this intense feeling and beautiful cinematography. Moreover, I love this chemistry between Son Ye Jin and Kim Nam Gil. They’re both so cute with each other off-screen, and also so perfect for each other on-screen. “Shark” was probably suffered in rating, but it’s definitely a worth drama to watch.



Everything goes around and around, and in the end they come back to their original place. That’s the nature’s course.” –Han Yi Soo (Shark, 2013)

Once a mistake is made, it can never be erased.” –Han Yi Soo (Shark, 2013)

A person’s heart is something that you think you’ve figured out, but you actually haven’t.” –Kim Dong Soo (Shark, 2013)

Share:

0 komentar