Who Is Crying?

The gentle rain is flowing silently like tears. Who’s crying in the middle of the night? The forgotten memories of my love that had gone away, and I couldn’t find the way back. The one who’s crying a blood, the eye eventually turns black.” –Bae Ho, Who Is Crying [translated lyrics]


Program acara musik “Immortal Songs 2: Singing the Legend” menayangkan edisi spesial yang didedikasikan untuk salah satu legenda dalam dunia musik Korea Selatan yang telah berpulang ke haribaan, yaitu Bae Ho. Edisi spesial tersebut terdiri dari dua episode, yaitu 76 dan 77. Dari dua belas jajaran tim penampil dalam edisi spesial tersebut, penampil yang terpilih untuk tampil pertama sebagai pembuka festival tidak lain tidak bukan adalah aktor musikal, Im Tae Kyung. Sebagai penampilan pembuka dalam episode 76, Im Tae Kyung tampil membawakan salah satu lagu hits almarhum Bae Ho yang paling terkemuka, “Who Is Crying”, yang dirilis pertama kali pada tahun 1966.
“Who Is Crying” is a song about someone who reminiscing the past, when it’s raining in the middle of the night. It’s about the rain that’s drenching our hearts with memories of the love that had gone away. About the forgotten memories. About the reluctant wounds. About getting lost in those memories and couldn’t find the way back. About being drown in those memories and couldn’t remember anything else. About the midnight rain that turns everything black.
Life really is unpredictable. Siapa yang menyangka, bahwa dengan terpilih sebagai penampil pertama, Im Tae Kyung justru membukukan sebuah rekor baru dalam sejarah program “Immortal Songs 2”? Ya, hadir sebagai penampil pertama, ia meraih skor tertinggi untuk penampilan pertama pada waktu itu, dan menyapu bersih seluruh peserta lainnya dari episode 76. Tidak hanya itu, kejayaannya berlanjut hingga episode 77, dan total ia memenangkan sebanyak tujuh round berturut-turut, yang membuatnya menyamai rekor yang pernah dibuat oleh Sung Hoon pada edisi spesial Kim Gun Mo. Indeed, Im Tae Kyung is really something!

Im Tae Kyung ketika membawakan lagu "Who Is Crying" pada program "Immortal Songs 2" Episode 76

Tentang almarhum Bae Ho sendiri, dia adalah penyanyi solo legendaris Korea Selatan yang berjaya pada tahun 1960-an. Meninggal muda pada usia 29 tahun akibat penyakit TBC, almarhum Bae Ho meninggalkan karya-karya abadi bagi masyarakat Korea Selatan dan mengukir legenda, walaupun hanya dengan masa karir yang singkat selama delapan tahun. He was the master of low pitch with a golden and sorrowful voice, and also handsome image. He was every woman’s dream and every man’s favorite singer. Among the singers that have passed away, this person’s voice is the most missed. And so, the late Bae Ho special episodes were made to commemorate the 41st anniversary of Bae Ho’s death.
Pada setiap pembukaan acara “Immortal Songs 2”, ketika para penampil biasanya menyerukan “Singing the legend!”, maka dalam episode tersebut mereka berseru, “Singing Bae Ho!”. The Korea’s favorite songs were reborn on those episodes. Termasuk “Who Is Crying” yang dilahirkan kembali oleh Im Tae Kyung dengan luar biasa pada episode 76. Episode tersebut mengudara pada tanggal 24 November 2012 di stasiun televisi KBS, serta pada tanggal 15 Desember 2012 di channel KBS World. Satu kata cukup untuk menggambarkan penampilannya pada episode tersebut: perfect! The way he interpreted and delivered the song was amazing. His expression was astonishing. Im Tae Kyung had brought “Who Is Crying” to the next level, and yes, he deserved the most-winning record.

The gentle rain is flowing endlessly like tears. Who’s crying in the middle of the night? The reluctant wounds of my love that had left away, and I couldn’t even remember. The one who’s crying like a kid, the eye eventually turns black.” –Bae Ho, Who Is Crying [translated lyrics]




“Solieobsi heulleo naelrineun nunmulgateun iseulbi
(The gentle rain is flowing silently like tears)
Nuga ulreo i hanbam idjeotdeon chueokinga
(Who’s crying in the middle of the night? The forgotten memories)
Meolli gabeolrin naesarangeun dolraolgil eobneunde
(Of my love that had gone away and I couldn’t find the way back)
Piga maedjhige geunuga ulreo ulreo geomeunnuneul jeoksina
(The one who’s crying a blood, the eye eventually turns black)

Hayeomeobsi heulleo naelrineun nunmulgateun iseulbi
(The gentle rain is flowing endlessly like tears)
Nuga ulreo i hanbam silreotdeon sangcheoinga
(Who’s crying in the middle of the night? The reluctant wounds)
Meolli tteonagan naesarangeun giyakjocha eobneunde
(Of my love that had left away and I couldn’t even remember)
Aega tadolrok geunuga ulreo ulreo geomeunnuneul jeoksina
(The one who’s crying like a kid, the eye eventually turns black)”

Share:

0 komentar