My World

You say that I really don’t know how the world runs. With a little bit of worry in your eyes, with a little bit of sorry in your smile. Perhaps I don’t know how the world runs, perhaps I’ve left on this long journey alone.” –Deulgukhwa, That Is My World [translated lyrics]



Solois pria, JK Kim Dong Wook, turut mengisi jajaran penampil dalam edisi spesial episode ke-100 program acara musik “Immortal Songs 2: Singing the Legend”. Penampilannya dalam episode tersebut merupakan ketiga kalinya ia hadir dalam “Immortal Songs 2”. Dalam dua edisi sebelumnya, yaitu edisi spesial legend Shim Soo Bong dan edisi spesial legend Lee Moon Sae, ia menjadi pemenang dan dua kali berturut-turut memboyong trophy “Immortal Songs 2”. Luar biasanya lagi, dalam penampilan pertamanya, ia menyamai rekor skor tertinggi pada waktu itu –yang sebelumnya telah dipegang Jung Dong Ha selama lima bulan– yaitu 438 poin. Namun, dalam episode 100, JK Kim Dong Wook harus mengalami kekalahan pertamanya sepanjang sejarahnya mengikuti “Immortal Songs 2”.
Episode 100 tersebut menampilkan grup band legendaris Korea Selatan, Deulgukwa (dalam Bahasa Inggris berarti “wild chrysanthemum”), sebagai legend. JK Kim Dong Wook terpilih sebagai penampil kedua dari dua belas tim penampil berdasarkan hasil undian. Ia membawakan salah satu lagu hits Deulgukhwa yang paling laris, yaitu “That Is My World”. Sayangnya, penampilan luar biasanya tidak cukup untuk mengalahkan skor penampil pertama dalam episode tersebut, yaitu Ha Dong Kyun. Meskipun demikian, JK Kim Dong Wook tidak kecewa atas penampilannya, karena ia sanggup membawakan salah satu lagu favoritnya, “That Is My World”, dengan aransemen British rock yang selalu ingin ia tampilkan.

JK Kim Dong Wook ketika membawakan lagu "That Is My World" pada program "Immortal Songs 2" Episode 100

“That Is My World” is a song that was written to express the pain of the youth’s world back then, when independency of creativity was being suppressed by the Government. “You say that I really don’t know how the world runs.” I don’t know why but this sentence was hitting me so hard when I first read it. Mengerti apa kita tentang dunia yang kita tempati ini? Mengerti apa kita tentang hidup yang kita jalani ini? “Perhaps I don’t know how the world runs, perhaps I’ve left on this long journey alone.” Mungkin kita memang tidak tahu apa-apa tentang dunia ini, namun setidaknya, layaknya seseorang yang menjalani hidup, kita tidak memiliki rasa penyesalan atas apapun terhadapnya. Tidak atas tawa dan tangis yang telah kita tempuh, tidak atas impian dan cita-cita yang telah kita perjuangkan. Ini hidup kita, ini dunia kita. Dan tak ada manusia lain yang berhak menentukan maupun menghakimi atasnya.
Dirilis pertama kali pada tahun 1985, “That Is My World” merupakan bagian dari album perdana Deulgukhwa. Album ini terpilih sebagai album terbaik dalam daftar Korea’s Top 100 Albums. “That Is My World” ditulis oleh Deulgukhwa dalam keterpurukan ketika mereka dilarang untuk tampil di televisi dan media lainnya. “Even in this state, we can open the world of music. We made this song to give ourselves confidence.” Lagu ini diciptakan sebagai motivasi bagi diri mereka sendiri, serta bagi orang-orang di luar sana yang tengah mengalami masa-masa suram, untuk tidak menyerah dan tetap memperjuangkan mimpi-mimpi mereka.

But I have no regrets about my dreams of laughter and tears. That is my world. But I just don’t regret all the dreams that I struggled to find. That is my world.” –Deulgukhwa, That Is My World [translated lyrics]




“Sesangeul neomuna moleundago nabogo geudaeneun aegihaji
(You say that I really don’t know how the world runs)
Jogeumeun geokjeongdoen nunbiteulo jogeumeun mianhan uteumeulo
(With a little bit of worry in your eyes, with a little bit of sorry in your smile)
Geulae ama nan sesangeul moleu nabwa honja ileoge meongileul tteonatnabwa
(Perhaps I don’t know how the world runs, perhaps I’ve left on this long journey alone)

Hajiman huhoeneobji ulmyeo utdeon modeun kkum geugeotmani naesesang
(But I have no regrets about my dreams of laughter and tears, that is my world)
Hajiman huhoeneobji chada hemaen modeun kkum geugeotmani naesesang
(But I just don’t regret all the dreams that I struggled to find, that is my world)
Geugeotmani naesesang
(That is my world)

Sesangeul neomuna moleundago na ttohan neoege yaegi haji
(I also say to you that you don’t know how the world runs)
Jogeumeun geokjeongdoen nunbiteulo jogeumeun mianhan uteumeulo
(With a little bit of worry in your eyes, with a little bit of sorry in your eyes
Geulae ama nan sesangeul moleunabwa honja geuleoge geugile namatnabwa
(Perhaps I don’t know how the world runs, perhaps I’m left in this long journey alone)”

Share:

0 komentar