Invisible Love

I didn’t ask you to stay by my side, but you didn’t have to leave. I will love you invisibly, though the sadness makes the tears shed.” –Shin Seung Hun, Invisible Love [translated lyrics]


Program acara musik “Immortal Songs 2: Singing the Legend” episode 125 menghadirkan solois pria legendaris, Shin Seung Hun, sebagai legend. Episode tersebut mengudara pada tanggal 2 November 2013 di stasiun televisi KBS, serta pada tanggal 23 November 2013 di channel KBS World. Kali itu adalah kedua kalinya Shin Seung Hun ditampilkan sebagai legend. Sebelumnya, ia pernah tampil pula dalam episode 9. Namun, hingga tulisan ini dibuat, saya tidak dapat menemukan rekaman episode tersebut sehingga saya tidak mendapatkan referensi mengenai lagu-lagu hits Shin Seung Hun yang dibawakan dalam episode tersebut. Yang jelas, ketika melihat episode 125, seketika saya jatuh cinta dengan lagu-lagu Shin Seung Hun.
Dalam episode 125, grup band Led Apple hadir sebagai salah satu penampil. Mereka membawakan salah satu lagu hits terbaik Shin Seung Hun yang bertajuk “Invisible Love”. Dirilis pertama kali pada tahun 1991, “Invisible Love” merupakan bagian dari album kedua Shin Seung Hun. With more than 1,58 million copies sold, this song gave him the title “Emperor of Ballad Music”. “Invisible Love” won him the KBS Grand Prize and the Golden Disk Award. As one of Shin Seung Hun’s biggest hits, “Invisible Love” represents his heyday. Even now, it ranks high in “Koreans’ Most Beloved Songs”. With “Invisible Love”, for the first time in the history of K-pop, he incorporated classical music in a pop song. He expressed the sad feeling well with the sorrowful lyrics and his voice.

Led Apple ketika membawakan lagu "Invisible Love" pada program "Immortal Songs 2" Episode 125

“Invisible Love”, seperti judulnya, menceritakan tentang ‘cinta yang tak terlihat’. Cinta itu tidak terlihat bukan karena ia tidak terlihat secara harfiah, melainkan karena si empunya cinta tidak sanggup menunjukkan dan mengungkapkannya secara gamblang kepada orang yang ia cintai. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk bersembunyi dan mencintai orang itu secara diam-diam. Meskipun tak berbalas, ia mempertahankan cinta yang tak seharusnya ia miliki itu. Baginya, cinta bukanlah pilihan. Cinta yang bertepuk sebelah tangan itu digambarkan dengan apik dalam lirik lagu ini. This song begins with a sentence, “There are too many things I shouldn’t love, perhaps that’s why it makes me feel even sadder, and the saddest one of all is you who do not love me.” Ia tak dapat melepaskan cinta itu. Dengan demikian ia harus hidup pada tiap harinya dengan menahan rasa sakit yang hadir dari kekosongan dan kerinduan atas cinta yang tak berbalas dan tak berpengakuan.
Shin Seung Hun mengkombinasikan musik klasik dengan alunan orkestra dengan musik pop ballad untuk “Invisible Love” versi original. Sementara itu, versi remake oleh Led Apple adalah versi rock ballad yang dengan apik memadukan antara melodi band dengan melodi orkestra. Sang legenda, Shin Seung Hun, tampak sangat puas dan memuji penampilan Led Apple setelah mereka tampil. Ia sangat terkesan dengan hasil aransemen yang dilakukan Led Apple terhadap salah satu lagu kebanggaannya, “Invisible Love”. Indeed, I love Led Apple’s performance so much! Hanbyul’s high pitch voice was so mesmerizing yet heart-wrenching. It delivered the meaning of the song well. Berkat penampilan luar biasa mereka dengan “Invisible Love”, Led Apple berhasil memenangkan dua round untuk pertama kalinya dalam “Immortal Songs 2”. And yes, their performance was so worth winning.

Yesterday because of love, today because of separation, I cried while smiling on the outside. But the reason behind my tears is because of the emptiness that I know I should bear tomorrow.” –Shin Seung Hun, Invisible Love [translated lyrics]




“Saranghaeseon an doelge neomu mana geuraeseo deouk seulpeojineun geot gata
(There are too many things I shouldn’t love, perhaps that’s why it makes me feel even sadder)
Geu jungeseo gajang seulpeun geon nal saranghaji anneun geudae
(And the saddest one of all is you who do not love me)

Nae gyeote itseo dallaneun mal haji anatji hajiman tteonal pilryo eobjana
(I didn’t ask you to stay by my side, but you didn’t have to leave)
Boiji ange saranghal geoya neomu seulpeo nunmul boijima
(I will love you invisibly, though the sadness makes the tears shed)

Eojeneun sarangeul oneulreun ibyeoreul misojitneun eolgullo ulgo itseotji
(Yesterday because of love, today because of separation, I cried while smiling on the outside)
Hajiman na ireohge seulpeuge uneun geon naeilrimyeon chadjaol geurium ttaemunil geoya
(But the reason behind my tears is because of the emptiness that I know I should bear tomorrow)”

Share:

0 komentar