As You Live

They say I’ve lost my life, without you the sky feels like a windowless prison. They say I laugh only on the outside, that I look pathetic like I’m crying. I loved you but I couldn’t tell you, I couldn’t even let it show. I missed you until the very moment I fell asleep.” –SG Wannabe, As You Live [translated lyrics]


Program acara musik “Immortal Songs 2: Singing the Legend” menayangkan sebuah edisi spesial “Commemorative Songs 7” pada episodenya yang ke-122. Episode tersebut menampilkan tujuh lagu legendaris dari tujuh penyanyi legendaris Korea Selatan yang telah meninggal dunia. Salah satu lagu yang ditampilkan dalam edisi spesial tersebut adalah lagu bertajuk “As You Live” milik vocal group SG Wannabe. Lagu ini dibawakan untuk mengenang almarhum Chae Dong Ha, mantan leader SG Wannabe yang meninggal dunia pada tahun 2011 lalu di usianya yang baru menginjak 30 tahun. Mengharukannya, “As You Live” dalam episode tersebut ditampilkan oleh Kim Jin Ho, yang tak lain tak bukan adalah maknae (anggota termuda) dalam SG Wannabe, yang semenjak kepergian Chae Dong Ha tidak pernah tampil lagi di layar televisi. Penampilannya dalam program “Immortal Songs 2” merupakan siaran perdananya selepas kematian sang leader. Ironisnya lagi, ia membawakan lagu “As You Live”, yang liriknya seolah menggambarkan kesedihan Kim Jin Ho dan anggota-anggota SG Wannabe lainnya akibat kepergian Chae Dong Ha yang begitu mendadak.
“As You Live” has this sad melody and lyrics that could drown the listeners into a bitter sadness. Moreover, SG Wannabe’s harmonic sad and deep voice could make people immersed in it. Lagu ini mengisahkan perasaan seseorang yang tak sanggup melupakan cinta lamanya. Perpisahan mereka membuatnya menjadi mayat hidup. Tanpa orang itu di sisinya, bahkan langit serasa bagaikan penjara tak berujung. Ia tersenyum di luar, ia melanjutkan hidup, namun ia hancur di dalam. Satu penyesalannya adalah ia tak dapat mengatakan bahwa ia mencintai orang itu sebelum orang itu pergi. Ia bahkan merasa tak menunjukkan perasaannya sebelum orang itu pergi. Atas seluruh kesalahan yang ia buat ketika mereka masih bersama dulu, ia kini hidup dalam kepahitan. Untuk itu ia hany berharap dengan tulus, bahwa orang itu dapat menjalani sisa hidupnya dengan bahagia walau tanpa bersamanya. Ia menerima apabila orang itu membencinya, menyalahkan dirinya atas semua kepahitan yang orang itu rasakan, asalkan orang itu bahagia, ia menerimanya dengan tulus. Hingga orang itu terbebas dari rasa sakit, ia rela menanggung semua beban kesakitan itu selama ia hidup.

Kim Jin Ho ketika membawakan lagu "As You Live" pada program "Immortal Songs 2" Episode 122

Semenjak tragedi kematian Chae Dong Ha, hingga saat ini para anggota SG Wannabe tidak pernah tampil sebagai sebuah kesatuan grup SG Wannabe, melainkan hanya secara individu. Kepergian sang leader rupanya meninggalkan luka mendalam bagi mereka, meskipun ketika ia meninggal dunia, ia telah keluar dari SG Wannabe dan tidak lagi aktif sebagai anggota. “As You Live” dirilis pertama kali pada tanggal 29 Maret 2005 sebagai title song dari album kedua SG Wannabe. Dalam Bahasa Inggris, lagu ini dikenal juga dnegan judul “While You Live”. “As You Live” merupakan hasil karya composer Ryu Jae Hyun yang menulis lirik dan mengaransemen musik lagu ini. Album kedua SG Wannabe tersebut meledak di pasaran dan membuat SG Wannabe memenangkan Daesang (penghargaan tertinggi di Korea Selatan, kerap dikenal juga dengan istilah Artist of the Year) pada gelaran acara akbar 2005 Golden Disk Awards. “As You Live” juga digunakan sebagai closing theme untuk serial populer “Sad Love Story” yang ditayangkan oleh stasiun televisi MBC pada tahun 2005.
Penampilan Kim Jin Ho membawakan “As You Live” merupakan penampilan terakhir sekaligus penutup dalam episode 122 program “Immortal Songs 2”. Episode tersebut ditayangkan pada tanggal 12 Oktober 2013 di stasiun televisi KBS dan pada tanggal 2 November 2013 di channel KBS World. Kim Jin Ho’s performance was the saddest wail for his long-gone friend. It was such a performance that suffocates your heart. The pinnacle of sincerity from his performance was successfully made him the final winner of that very episode. Dalam wawancara sebelum penampilannya, Kim Jin Ho mengatakan pendapatnya tentang lagu “As You Live” dan hadirnya ia dalam “Immortal Songs 2”. “I don’t know why guys in their 20s, happy in the prime of life, sang lyrics like this. And now, why I must sing this song here, in this situation? I never thought I’d be singing this song like this.” Edisi spesial “Commemorative Songs 7” ini bertujuan untuk mengenang mereka yang telah berpulang melalui karya-karyanya. Indeed, “As You Live” is a great song for remembering those who left us. Just listen to it, then you would definitely feel the pain straight into your heart.

We laugh only because we have to; we live only because we have to. Even if you were next to me, even if you were next to me, I would still cry.” –SG Wannabe, As You Live [translated lyrics]




“Sarado saneunge anirae neo eomneun haneure chang eomneun gamokkataseo
(They say I’ve lost my life, without you the sky feels like a windowless prison)
Euseodo eunneunge anirae chorahae boigo uneungeot gata boinde
(They say I laugh only on the outside, that I look pathetic like I’m crying)
Saranghaedo mal mothaettteon na naesaekjjocha hal su eoptteon na
(I loved you but I couldn’t tell you, I couldn’t even let it show)
Na jamideuneun sungan jocha geuriweosseotjji
(I missed you until the very moment I fell asleep)

Saldaga saldaga saldaga neo himdeulttae
(As you live, as you live, if you have a hard time as you live)
Naro inhan seulpeumeuro huryeonhal ttaekkaji
(Blame me until you become free from the sadness that I’ve caused)
Uldaga uldaga uldaga neo jichilttae
(Cry it all, cry it all, when you get tired as you cry)
Jeong himdeulmyeon dan hanbeonman gieokhagenni saldaga
(When you get too tired, would you remember me just once as you live?)

Uri majimothae eunneungeogetjji uri majimothae saragagetjji
(We laugh only because we have to, we live only because we have to)
Nae gyeote isseodo nae gyeote isseodo nunmulnanikka
(Even if you were next to me, even if you were next to me, I would still cry)

Saldaga saldaga saldaga neo himdeulttae
(As you live, as you live, if you have a hard time as you live)
Naroinhan seulpeumeuro huryeonhal ttaekkaji
(Blame me until you become free from the sadness that I’ve caused)
Taeweodo taeweodo taeweodo namatttamyeon
(Burn it all, burn it all, if you burn but there’s still some left)
Namgimeopshi taeweododwae huryeonhal ttaekkaji na saldaga
(As I live, you can burn it all, until nothing’s left and you feel free)
Na saldaga
(As I live)”

Share:

0 komentar