Still

Just as time passes, everything has changed without a trace. But it’s still there at the stone wall of Deoksugung Palace, couples are walking together lovingly. One day we’ll all leave with time. But it’s still there at Jeongdonggil under the hill, a small chapel that covered in snow.” –Lee Moon Sae, Gwanghwamun Love Song [translated lyrics]


Kolaborasi antar penyanyi memang merupakan sesuatu yang kerap ditemukan penonton dalam program acara musik “Immortal Songs 2: Singing the Legend”. Apabila ditanya kolaborasi mana yang paling bagus, mungkin saya akan kesulitan menjawabnya, karena menurut saya tidak ada kolaborasi yang jelek dalam “Immortal Songs 2”, yang ada hanya bagus dan sangat bagus. Namun apabila ditanya kolaborasi mana yang paling berkesan, maka saya tidak akan ragu bahwa kolaborasi tersebut dapat disaksikan dalam episode 79. Episode ini merupakan edisi spesial “Winter Stories with Friends”, di mana para penampil diharuskan mengundang salah seorang rekan mereka untuk tampil bersama dalam episode tersebut dan menyanyikan lagu-lagu musim dingin. Episode tersebut ditayangkan pada tanggal 15 Desember 2012 di stasiun televisi KBS dan pada tanggal 5 Januari 2013 di channel KBS World. Kolaborasi yang saya maksud dalam episode tersebut adalah antara Jung Dong Ha dan Ali, yang tampil secara luar biasa membawakan sebuah lagu berjudul “Gwanghwamun Love Song”.
Vokalis grup rock Boohwal, Jung Dong Ha, the one who rewrote the records book with the most votes, bersanding dengan solois wanita, Ali, the one with the most final wins. Kedua pemegang rekor ini berduet dalam satu penampilan. Dapat dibayangkan bagaimana spektakulernya penampilan mereka? And yes, the record-holder couple’s harmony made them had the final win on that episode. Lagu yang mereka bawakan, “Gwanghwamun Love Song” adalah lagu milik penyanyi legendaris Korea Selatan, Lee Moon Sae, yang pertama kali dirilis pada tahun 1988. This ballad sad and lonely song was and still is a very popular song during winter in South Korea. Bahkan pada musim dingin tahun 2011, lebih dari dua dekade setelah pertama kali dirilis, lagu ini menjadi lagu terpopuler yang paling banyak di-request di radio. After watching Jung Dong Ha and Ali’s performance, everyone was taken aback. The record-holder couple, as expected, gave such an impressionable performance. Their powerful harmony brought such strange and mysterious feelings.

Jung Dong Ha dan Ali ketika membawakan lagu "Gwanghwamun Love Song" pada program "Immortal Songs 2" Episode 79

“Gwanghwamun Love Song” is a kind of song that shows the epitome of loneliness. It’s a song that reminds us of our past memories and makes you remember your past love. Ya, lagu ini mengisahkan seseorang yang dalam kesendiriannya tengah teringat pada cintanya di masa lalu. Meskipun waktu telah berlalu dan segala yang telah pergi tidak dapat kembali lagi, tempat-tempat itu masih di sana. Tempat-tempat yang dulu menjadi saksi bisu kebersamaan dan kebahagiaan mereka. Dan kini, bahkan ketika masa-masa indah itu telah berlalu, setiap kali ia melewati tempat-tempat itu, segala kenangan datang muncul kembali silih berganti. Tempat-tempat yang membangkitkan seluruh ingatan tentang cinta masa lalu. As time passes, they’re not together anymore but in the place that reminds them of each other, they remember. Dan setiap kali ia merindukan orang itu, maka ia akan menemukan dirinya selalu kembali lagi-lagi ke tempat yang penuh kenangan tentang mereka itu.
Dalam episode 99 program “Immortal Songs 2”, “Gwanghwamun Love Song” ditampilkan secara langsung oleh penyanyi aslinya, Lee Moon Sae, yang hadir sebagai legenda pada episode 98 dan 99. Dalam episode 99 tersebut, Lee Moon Sae menampilkan versi original “Gwanghwamun Love Song” sebagai opening. Episode ini mengudara pada tanggal 4 Mei 2013 di stasiun televisi KBS, serta pada tanggal 25 Mei 2013 di channel KBS World. Versi original “Gwanghwamun Love Song” adalah sebuah lagu ballad yang dibawakan secara solo. Suara sendu Lee Moon Sae yang menyayat hati berpadu manis dengan melodi mendayu-dayu yang menghidupkan nuansa sedih nan gundah dalam lagu ini. Sementara itu, Jung Dong Ha dan Ali menggubah “Gwanghwamun Love Song” menjadi sebuah lagu rock ballad yang dibawakan secara duet. Magically, their tones go so well together in this sad song for the past love. Ketika versi aslinya membuat pendengar merasakan sensasi sedih yang mendalam, maka versi Jung Dong Ha dan Ali aan membuat pendengar merasakan sensasi sedih, amarah, serta kekecewaan yang mendalam sekaligus. One word for this marvelous collaboration: BRAVO!

When I miss the strong fragrance of May flowers deep within my heart, at the intersection in snowing Gwanghwamun, I find myself again there.” –Lee Moon Sae, Gwanghwamun Love Song [translated lyrics]




“Ije modu sewolttara heunjeokdo eobsi byeonhayeotjiman
(Just as time passes, everything has changed without a trace)
Deoksugung doldamgiren ajik nama iseoyo
(But it’s still there at the stone wall of Deoksugung Palace)
Dajeonghi georeoganeun yeonindeul
(Couples are walking together lovingly)

Eonjenganeun uri modu seworeul ttara tteonagajiman
(One day we’ll all leave with time)
Eondeokmit Jeongdonggiren ajik namaiseoyo
(But it’s still there at Jeongdonggil under the hill)
Nundeophin jogeuman gyohoedang
(A small chapel that covered in snow)

Hyanggeuthan oworui kkothyanggiga gaseum gipi geuriwojimyeon
(When I miss the strong fragrance of May flowers deep within my heart)
Nunnaerin gwanghwamun negeori i gose ireohge dasi chajawayo
(At the intersection in snowing Gwanghwamun, I find myself again there)”

Share:

2 komentar

  1. OMG! thank you so much. I'm not sure how i stumbled upon your blog but I'm glad I did. I have been trying to find the english translation to this song/performance and have had no such luck. Thank you so much for providing the english translations to this beautiful song!

    ReplyDelete