Remember

Asking you to wait indefinitely was tyranny in the name of love. If there’s a guy that could guarantee your happiness, if there’s a guy that could love you as much as I do, I would tell myself that I have to let you go. I would think that that was my final act of love.” –DJ DOC, Remember [translated lyrics]


Episode 109 program acara “Immortal Songs 2: Singing the Legend” menghadirkan hip hop group legendaris Korea Selatan, DJ DOC, sebagai legenda yang lagu-lagunya diaransemen ulang dan dinyanyikan kembali. Dalam episode yang mengudara pada tanggal 13 Juli 2013 di stasiun televisi KBS dan pada tanggal 3 Agustus 2013 di channel KBS World tersebut, solois pria Jung Joon Young sebagai salah satu pengisi acara, tampil membawakan salah satu hits DJ DOC yang berjudul “Remember”. Lagu yang dirilis pertama kali pada tahun 1996 ini merupakan satu-satunya lagu hip hop ballad mereka yang menjadi hits. Berbekal lirik yang lugas dan realistis serta narasi rap yang unik, “Remember” menjadi salah satu representative song milik DJ DOC.
Diawali dengan bunyi rintik hujan pada bagian intro, “Remember” mengisahkan tentang seseorang yang tidak sanggup melupakan orang yang dicintainya. Mereka dulu berpisah bukan karena sudah tak saling mencintai, melainkan karena dorongan keadaan. Lirik lagu ini sangat ‘laki-laki’. Ada beberapa bagian dalam lirik lagunya yang mungkin hanya terdengar sesuai apabila diucapkan melalui perspektif seorang laki-laki. Seperti pada bagian “The more I fell in love, the more my pain grew, the army and a secure job”. Si lelaki merasa bahwa dirinya tidak sanggup memberikan apa-apa selain cinta dan waktu kepada si gadis, sehingga ia memilih untuk mengakhiri hubungan itu dan meninggalkannya. “Asking you to wait indefinitely was tyranny in the name of love”. Si lelaki sadar betul bahwa apabila ia ingin membahagiakan gadis yang dicintainya, hanya cinta saja tidak cukup.
Demi keberlanjutan dan kesehatan relasi yang berkesinambungan dalam waktu yang panjang, seorang laki-laki membutuhkan kemapanan. Maka dari itulah, si lelaki tidak ingin membuat si gadis menunggu hingga dia ‘mapan’, yang mana ia sendiri belum dapat memastikan akan menghabiskan waktu berapa lama. Ia bahkan rela melepaskan si gadis demi laki-laki yang lebih mampu untuk membahagiakan dan mencintainya dengan baik. Namun pada akhirnya, keputusan itu membawanya pada rasa sesal dan bersalah. Ia membenci dirinya sendiri karena terlalu pengecut untuk berusaha mempertahankan gadis itu. Ia membayar semua itu dengan kenangan atas si gadis yang tidak pernah menghilang dari ingatan dan hatinya. Ia bahkan tidak dapat mencintai gadis lain sedalam seperti ia mencintai gadis itu dulu.

Jung Joon Young ketika membawakan lagu "Remember" pada program "Immortal Songs 2" Episode 109

“Remember” diciptakan oleh song-writer dan composer ternama, Yoon Il Sang. Lagu ini diaransemen ulang oleh Yoon Il Sang sendiri pada tahun 2012 dan dirilis sebagai bagian dari album “Yoon Il Sang 21st Anniversary”. Dalam album tersebut, “Remember” dinyanyikan oleh solois pria JK Kim Dong Wook bersama dengan Miryo, rapper dari girl group Brown Eyed Girls. Versi baru milik sang komposer ini tidak bergeser jauh dari versi aslinya. Vokal JK Kim Dong Wook yang berat dan dalam serta rap Miryo yang kuat cukup memesona. Namun saya justru jatuh cinta dengan penampilan Jung Joon Young dalam program “Immortal Songs 2”. Runner-up program audisi “Superstar K4” ini menggubah “Remember” menjadi sebuah lagu rock hip hop. Selain versi Jung Joon Young, I also love the DJ DOC’s original version so much.

Sometimes I get confused whenever I see girls with long lashes, but I was in love with the image of you that I’d see inside of them. Do you want me to forget you? If so, then I’m sorry because all the songs I sing are about you. Do you still not forgive me yet? Do you think that I threw you away? If you think so, my heart would hurt so much until the end. But still, don’t hate me too much, since I pay the price. After you, I can’t love anyone else.” –DJ DOC, Remember [translated lyrics]




“Nungameun geunyeoui yeommoseup nan geugeol boneunge johatda
(The way she looked with her eyes closed I couldn’t take my eyes off her)
Gilge naeppumneun dambaeyeongireul barabodeon banjjeum gamgin geu nunbichi johatda
(She’d deeply exhale the smoke with her eyes half-closed, I couldn’t take my eyes off that)
Geuttae neuttan nunbichi chowahaesseo nan jakku noraeneun bogoshiphatda
(I want to keep singing so that I could keep watching her like that)
Challanhan huimangdo ireotahal jaejudo eopdeon naege yuilhan guwoneun geunyeowaui siganppun
(I can’t even speak about my hopes and dream, the only thing I have is time with her)
Geureoke sarangi gipeo galsurok nan goerowojyeo gatda gundae anjeongdoen jikjang
(The more I fell in love, the more my pain grew, the army and a secure job)

Muteokdaego neol gidarige handaneungeon sarangiran ireume hoengpoyeosseo
(Asking you to wait indefinitely was tyranny in the name of love)
Manyak neoe haengbogeul bojanghae jul su inneun sarangi itdamyeon
(If there’s a guy that could guarantee your happiness)
Namankeum akkyeojulsu inneun sarangi itdamyeon
(If there’s a guy that could love you as much as I do)
Neol bonaeya handago nae jasineul  seoldeuk sikyeosseo
(I would tell myself that I have to let you go)
Geuge nae sarangui majimak baeryeorago saenggakhaesseo
(I would think that that was my final act of love)

Eoneudeot neoneun jichyeo gasseotji amureon yaksok motadeon naege
(You began to get weary and sick of me because I couldn’t make any promises)
Geudae neon nunmureul heullyeotdeonga nareul tteonamyeonseo
(Were you crying then as you left me?)
Geuttae neol jabeulsu eobseotdeongeon nae jasini miwosseo
(I couldn’t hold on to you then because I hated myself)
Bigeophan nae jasini nado sirheotgie
(I hated myself for being such a coward)

Geu huron dasin geunyeoreul bol su eobseotda
(After that, I had no chance of seeing her again)
Chingudeurui yaegironeun modeun jogeoni aju noheun geureon namjawa seoneul bogon
(Then I heard from my friends’ stories that she had met a man who’s lacking in nothing)
Got gyeolhoneul haetdago handa
(And that they soon get married)
Geurigon seodulleo eoneu meon nara ro tteonatdago handa
(Then in haste she left for a country far away)
dasineun doraoji anketdaneun mareul namginchae naegeseo meolli aju meolli
(Saying she would never return, far away from me, very far)

Geu modeunge areumdawotdago malhagien utnae gaseum apeun gieokdeul
(To say that those painful memories was beautiful makes me laugh)
Geunyeoreul wihae nan myeotgogui noraereul mandeureosseotdeonga
(How much music for songs I’ve written for her?)
Jukgo sipdorok bogo sipeo haetdeonga nan jigeumdo geunyeoreul saenggakhamyeo
(Did I miss her so much that I could die when even now as I think of her?)
Ureumdaesin pitbit norael tohaenaego inneunde
(Instead of tears, I spit out my bloody songs)

Gakkeumeun maeumi heundeullyeotji sok nunsseobi gin yeojareul bomyeon
(Sometimes I get confused whenever I see girls with long lashes)
Hajiman naega saranghaetdeongeon geu sogui neoui moseup
(But I was in love with the image of you that I’d see inside of them)
Naega neol ijeojugil barani geureotamyeon mianhae
(Do you want me to forget you? If so, then I’m sorry)
Nae modeun noraesogen niga isseunikka
(Because all the songs I sing are about you)
Ajikdo nareul yongseo motani neoreul beoryeotdago saenggakhani
(Do you still not forgive me yet? Do you think that I threw you away?)
Kkeutkkaji geureoke andamyeon nan neomu gaseum apa
(If you think so, my heart would hurt so much until the end)
Geuraedo neomu miwo hajima nado daetgareul chirwo
(But still, don’t hate me too much, since I pay the price)
Neo ihuron geu nugudo saranghalsu eobseuni
(After you, I can’t love anyone else)”

Share:

0 komentar