Jasmine Flower

Is it all going to end like this with me on my knees? I was always afraid but anywhere I’m heading, you’ll be there.” –Lee Seung Chul, Jasmine Flower [translated lyrics]


Lee Seung Chul, undoubtedly, is a living legend of South Korean pop music industry. Pada tanggal 25 Mei 2013, stasiun televisi KBS menayangkan program acara musik “Immortal Songs 2: Singing the Legend” edisi spesial Lee Seung Chul. Dalam program yang mengudara di channel KBS World pada tanggal 15 Juni 2013 ini, grup band FT Island tampil membawakan salah satu hits populer milik Lee Seung Chul yang bertajuk “Jasmine Flower”. Dirilis sebagai bagian dari album “Confession” pada tahun 2001, lagu ini telah banyak di-cover oleh penyanyi juniornya. Meskipun tidak tampil sebagai pemenang dalam episode 102 tersebut, penampilan FT Island cukup membuat saya jatuh cinta dengan lagu “Jasmine Flower” yang mereka bawakan.
“Jasmine Flower”, tidak seperti lagu-lagu kebanyakan yang memiliki judul eksplisit, judul lagu ini merupakan istilah dari apa yang tertuang dalam liriknya. Lirik lagu ini mengisahkan tentang cinta sejati, sebagaimana cinta sejati yang kerap dilambangkan dengan bunga melati, lagu ini bertajuk “Jasmine Flower”. Like I’ve mentioned in my post before this, love is a sanctuary. Ia memberi keyakinan bahkan ketika tidak ada lagi yang percaya. Ia memberi kekuatan bahkan ketika seluruh dunia melemahkan. Ia memberi dukungan bahkan ketika segala hal berbalik melawan. Ia memberi perlindungan ketika seluruh dunianya terasa berat, terseok, bahkan hancur sekalipun. Ibarat sebuah bunga melati yang setia memberi wangi tiada akhir, dia selalu ada. Dan ketika ia ada, segala luka dan kepahitan dunia menjadi serasa tak berarti. Semua putus asa dan kepedihan menjadi serasa terhapuskan. Ketika ia ada, kita sanggup menghadapi dan bertahan melewati segalanya.


FT Island ketika membawakan lagu "Jasmine Flower" pada program "Immortal Songs 2" Episode 102

Dari sekian banyak penyanyi yang telah menyanyikan lagu “Jasmine Flower” dalam berbagai versi, saya paling menyukai versi original yang dibawakan oleh Lee Seung Chul. Lagu rock ballad ini menonjolkan vokal soft sekaligus powerful khas Lee Seung Chul, and indeed, his voice is the best when it comes to rock ballad. “Jasmine Flower” versi FT Island yang ditampilkan dalam program acara “Immortal Songs 2” memang patut diacungi jempol, namun sayangnya, penampilan tersebut terasa kurang istimewa. Kemampuan vokal Lee Hong Ki memang tidak perlu diragukan lagi, namun entah mengapa, ada sesuatu yang terasa kurang ‘menggigit’ ketika dia membawakan “Jasmine Flower”. Terlepas dari itu semua, this song is one of Korea’s rock ballad best songs that I’ve ever heard.

Though my life is exhausting and goes on and on, though my life seems pitiful, as long as you linger with me even after death, I could carry on. I’m going to embrace your precious dreams and take them to you, so that my remaining days in this dark world are forgotten and beyond me.” –Lee Seung Chul, Jasmine Flower [translated lyrics]




“Eolmana deo gyeondyeoya haneunji jiteun eodumeul hemaego isseo
(How much longer must I endure? I’m struggling through this thick darkness)
Naega baran kkumiraneun geoseun eomneungeolkka
(Do my dreams no longer exist?)
Deo isang gyeondil su eomneun geot jichin du nuneul tteuneun geot majeo
(The thing that I can no longer endure is opening my weary eyes)
Gin hansumeul naeswineungeotjocha nan himdeureo
(Even letting out a deep sigh is too much for me)

Ireoke nan sseureojinchaero kkeutnaneun geon anilkka
(Is it all going to end like this with me on my knees?)
Hangsang duryeowotjiman jigeum naega gayahal sesangsoge nega itgie
(I was always afraid but anywhere I’m heading, you’ll be there)

Jichyeosseureojimyeo doedoraganeun nae sarmi chorahae boindedo
(Though my life is exhausting and goes on and on, though my life seems pitiful)
Jugeojin ne moseupgwa hamkke handamyeon ije gal su isseo
(As long as you linger with me even after death, I could carry on)
Sojunghage namgin neoui kkumdeureul kkyeoana nege gajyeogaryeohae
(I’m going to embrace your precious dreams and take them to you)
Eoduun sesangsoge sumswil naldeuri ije ichyeojidorok
(So that my remaining days in this dark world are forgotten and beyond me)”

Share:

0 komentar