It's All Lie

It’s a lie. Love is a lie, smiles are lies too.” –Kim Choo Ja, It’s A Lie [translated lyrics]


Program acara musik “Immortal Songs 2: Singing the Legend” tidak hanya membawa saya untuk mengenal musik-musik lama Korea Selatan, tetapi juga sosok-sosok legendaris di balik itu semua. Now, I’m going to meet you up with the queen of Korean pop music of 70s, Kim Choo Ja. It was once said that Kim Choo Ja ruled the decade of 70s, literally! She set her own standard of feminity and was the Korean pop music’s first sex symbol. With her own distinctive style, she turned the conservative Korea of the 1970s upside down. Kim Choo Ja adalah kesayangan para composer musik ternama pada masa itu, termasuk gitaris legendaris, Shin Jung Hyun. Salah satu lagu hits Kim Choo Ja diciptakan oleh Shin Jung Hyun, yaitu “It’s A Lie”.
Dalam rangka memberi penghormatan kepada Shin Jung Hyun sebagai “Bapak Musik”-nya Korea Selatan, “Immortal Songs 2” menyiarkan edisi spesial “Battle of Kings 2012” dengan Shin Jung Hyun sebagai legend yang ditampilkan. Edisi tersebut berjalan sebanyak dua episode, yaitu episode 71 dan 72. Dalam episode 72, grup vokal Sweet Sorrow tampil membawakan lagu hits ciptaan Shin Jung Hyun yang dipopulerkan oleh Kim Choo Ja, “It’s A Lie”. Penampilan Sweet Sorrow merupakan penampilan terakhir dalam “Battle of Kings 2012”, dan “It’s A Lie” berhasil membawa mereka menjadi pemenang pada edisi tersebut dan dinobatkan sebagai “King of the Kings of Immortal Songs 2”.
Through “It’s A Lie”, Sweet Sorrow shows a harmony of sadness and anger. Before the performance, Sweet Sorrow said, “There are times when your happiness becomes vicious pain overnight.” Well I think that sentence pictures the meaning of the lyrics a lot. Dalam hitungan hari, jam, menit, bahkan detik, sebuah kebahagiaan dapat berubah menjadi rasa sakit yang tak terkira. Semuanya lenyap begitu saja ketika kita mengetahui bahwa kebahagiaan itu terjadi di atas sebuah kebohongan. Ketika kebohongan itu terungkap, yang tersisa hanyalah rasa sedih, kecewa, serta amarah yang mendalam. With their amazing and deep performance of “It’s A Lie”, Sweet Sorrow won the “Battle of Kings 2012” of “Immortal Songs 2” and been crowned as the new King. Indeed, their performance was breathtaking. It’s so great that you couldn’t help to be absorbed in the song and fall in love with it.

Sweet Sorrow ketika membawakan lagu "It's A Lie" pada program "Immortal Songs 2" Episode 72

Dirilis pertama kali pada tahun 1972, “It’s A Lie” menjadi bagian dari album kelima Kim Choo Ja yang bertajuk “After Tonight”. Lagu ini adalah salah satu dari sekian banyak masterpiece Shin Jung Hyun, yang juga menjadi signature song dari Kim Choo Ja. Pada masa itu, banyak lagu dengan musikalitas bagus yang dicekal oleh pemerintah karena lirik lagunya. Termasuk lagu “It’s A Lie”, yang dianggap menyebarkan ketidakpercayaan, serta gaya dance lagu ini yang dicurigai merupakan ‘sinyal tersembunyi’ untuk Korea Utara. Well, it does sound nonsense nowadays, right? But it was truly happen then. Anyway, “It’s A Lie” is a very emotional and sentimental rock pop song.

Is it really forgotten like that, forgotten with the time? Meeting with smiles and parting with tears. I will never love you again, I will forget you. After you met me, you left me, you left me.” –Kim Choo Ja, It’s A Lie [translated lyrics]


“Geojitmaliya geojitmaliya geojitmaliya geojitmaliya geojitmaliya
(It’s a lie, it’s a lie, it’s a lie, it’s a lie, it’s a lie)
Sarangdo geojitmal useumdo geojitmal
(Love is a lie, smiles are lies too)

Geureohgedo ijeossna sewolttala ijeossna
(Is it really forgotten like that, forgotten with the time?)
Useum soge mannago nunmul soge heeojyeo
(Meeting with smiles and parting with tears)

Dasineun sarang anheuli geudae ijeuli
(I will never love you again, I will forget you)
Geudae nareul mannago nareul beoryeossji nareul beoryeossji
(After you met me, you left me, you left me)

Geojitmaliya geojitmaliya geojitmaliya geojitmaliya geojitmaliya
(It’s a lie, it’s a lie, it’s a lie, it’s a lie, it’s a lie)”

Share:

0 komentar