Never Ending Story

You left as if you were leaving me. You waved far into the distance. You said that someday all of this will last in our memories.” –Boohwal, Never Ending Story [translated lyrics]


Dalam rangka memperingati 15 tahun Boohwal berkarir di dunia musik Korea Selatan, grup band legendaris ini merilis album bertajuk “A New Day” pada tahun 2002, di mana Lee Seung Chul kembali sebagai vokalis khusus untuk album tersebut. Lagu hits dari album ini, “Never Ending Story”, adalah hasil karya kolaborasi Kim Tae Won dan Lee Seung Chul khusus untuk album anniversary tersebut. Lagu ini menjadi lagu terpopuler pada tahun tersebut, melambungkan kembali nama Boohwal dan mengukuhkan posisinya dalam jajaran musisi berpengaruh di dunia musik Korea Selatan. Boohwal –yang dalam Bahasa Inggris berarti ‘resurrection’– menulis dalam jacket album ini, “We get together to show how we resurrect again. We are going to be flying much higher though it’ll be harder and harder to find our days.” Indeed, Boohwal were resurrecting again through Never Ending Story”.
Judul lagu ini memang dalam Bahasa Inggris, “Never Ending Story”, namun lirik lagunya tidak memuat Bahasa Inggris sama sekali. Tertulis seluruhnya dalam Bahasa Korea, “Never Ending Story”, seperti judulnya, mengisahkan tentang cerita yang tiada akhir, tentang cinta, tentang perasaan yang tak akan pernah mati. Tentang kenangan atas seseorang yang telah lama pergi, namun bayangannya selalu abadi dalam ingatan kita. Tentang cinta yang telah lama menghilang, namun kenangan-kenangan indah tentangnya tak akan lekang dimakan waktu. Tentang ingatan kebahagiaan masa lalu yang datang silih berganti, yang selamanya akan selalu kita rindukan. Terkadang, ketika tetiba rasa rindu itu datang, kita berharap orang yang kita rindukan itu pun akan tetiba muncul di hadapan kita, seperti yang terjadi dalam film-film. And that part of the lyrics has got me so. It hits me hard. Terkadang, ketika tetiba ingatan itu datang, kita kerap menyesali hal-hal yang tidak kita lakukan di masa lalu, seperti berada di sisi orang yang kita cintai ketika mereka membutuhkan, atau pada masa-masa tersulit mereka. And this part of the lyrics has also had me so. It hits me so damn hard. Dan kita tidak dapat berbuat apa-apa selain menyimpan semuanya dalam kotak bernama kenangan.

Suasana ketika 2AM Changmin membawakan lagu "Never Ending Story" pada program "Immortal Songs 2" Episode 3


Shin Young Jae ketika membawakan lagu "Never Ending Story" pada program "Immortal Songs 2" Episode 103

Dalam program acara “Immortal Songs 2: Singing the Legend” episode 3, ketika Boohwal tampil sebagai legend, “Never Ending Story” ditampilkan oleh Changmin, salah satu member dari vocal group 2AM. Penampilan tersebut tidak terlalu menarik perhatian karena aransemen lagu yang terlampau jauh dari aslinya. Changmin menggubah “Never Ending Story”, yang kental dengan nuansa rock ballad, menjadi lagu R n’ B jazz. Namun dalam program “Immortal Songs 2” episode 103, ketika Lee Seung Chul tampil sebagai legend, “Never Ending Story” ditampilkan oleh Shin Young Jae dan berhasil mencuri perhatian. Di tangan salah satu member dari vocal group 4MEN ini, “Never Ending Story” menjadi lagu ballad dengan iringan orkestra yang indah dan menyayat hati. Di antara sekian banyak versi, saya paling menyukai versi original milik Boohwal, dengan Lee Seung Chul sebagai vokalisnya, karena aransemen rock ballad yang memukau. Selain itu, saya juga menyukai versi milik Boohwal dengan Jung Dong Ha sebagai vokalisnya. Once again, Dong Ha’s voice’s charm is hard to resist, indeed.

I thought you’d appear whenever I miss you, just like what happen in the movies. I couldn’t be there when you needed me the most, but you still remain in my beautiful memories.” –Boohwal, Never Ending Story [translated lyrics]




“Son daeul su eobneun jeogi eodinga oneuldo neon sumswigo itjiman
(Somewhere far out of my reach, you’re still alive and breathing there)
Neowa meomuldeon jakeun uijawien gateun moseubui barami jinane
(On that small chair that we used to share, the wind with your presence blows by)

Neoneun tteonamyeo machi nal tteonagadeutji meolli soneul heundeulmyeo
(You left as if you were leaving me, you waved far into the distance)
Eonjengan chueoke namgyeojyeo galkkeorago
(You said that someday all of this will last in our memories)

Geuriwohamyeon eonjengan mannage doeneun
(I thought you’d appear whenever I miss you)
Eoneu yeonghwawa gateun ildeuri irueojyeo gagireul
(Just like what happen in the movies)
Himgyeowohan nare neoreul jikil su eobseotdeon
(I couldn’t be there when you needed me the most)
Areumdaun sijeolsoke meomun geudaeigie
(You still remain in my beautiful memories)

Geuriwohamyeon eonjengan mannage doeneun
(I thought you’d appear whenever I miss you)
Eoneu yeonghwawa gateun ildeuri irueojyeo gagireul
(Just like what happen in the movies)
Himgyeowohan nare neoreul jikil su eobseotdeon
(I couldn’t be there when you needed me the most)
Areumdaun sijeolsoke meomun geudaeyeo
(But you still remain in my beautiful memories)”

Share:

0 komentar