In My Arms

If you ever leave my side, I will follow you till I die, I will follow you till the end, my love.” –Yoo Jae Ha, You In My Arms [translated lyrics]


Program acara festival musik yang menampilkan hits-hits klasik Korea Selatan yang dinyanyikan kembali oleh jajaran penyanyi masa kini, “Immortal Songs 2: Singing the Legend”, menampilkan hits-hits almarhum Yoo Jae Ha dalam episode 110. Yoo Jae Ha adalah seorang singer songwriter yang meninggal di usia muda, yaitu 25 tahun, karena kecelakaan mobil pada bulan November 1987. Naasnya, ia meninggal hanya kurang dari tiga bulan setelah album perdana dan satu-satunya, “Because I Love You”, dirilis. Dalam program “Immortal Songs 2” yang menampilkan Yoo Jae Ha sebagai legend itu, solois pria Ha Dong Kyun tampil membawakan lagu bertajuk “You In My Arms”, yang termuat sebagai salah satu hits dalam album Yoo Jae Ha.
Diciptakan sendiri oleh almarhum Yoo Jae Ha untuk cinta pertamanya, lirik lagu “You In My Arms” menggambarkan perasaan seseorang yang tengah dimabuk cinta secara puitis nan indah. The thing is, Ha Dong Kyun said in his interview before his performance that he interpreted this song in a sexual way. Well, after understanding the translation of its lyrics, I couldn’t help but thinking the same as him. When we fall in love and this love is on its peak, we couldn’t help but wanting to be always near to that person we love. If we could become anything, we would as long as we could be near to that person. Even if the world came to an end, we would follow that person up until the end. Indeed, love is like a sanctuary, a home, a place to rest, and a place we always long for.

Ha Dong Kyun ketika membawakan lagu "You In My Arms" pada program "Immortal Songs 2" Episode 110

Yoo Jae Ha adalah musisi pop pertama di Korea Selatan yang menggunakan iringan orkestra klasik dalam aransemen musiknya. Meskipun pada waktu itu gaya bermusiknya dinilai aneh, karyanya justru sangat dihargai dan dipuja-puja setelah ia meninggal dunia. Kini, Yoo Jae Ha menjadi musisi pertama di Korea Selatan yang namanya diabadikan sebagai salah satu nama festival musik. Yoo Jae Ha Music Festival yang telah diadakan selama puluhan tahun itu pun telah melahirkan banyak musisi terkenal bertalenta, seperti Yoo Hee Yeol, Cho Kyu Chan, dan lain-lain. Soal pengaruh Yoo Jae Ha sendiri dalam dunia musik Korea Selatan tidak perlu dipertanyakan maupun diragukan lagi. Posisinya sejajar dengan pionir musik pop Korea Selatan, yaitu Cho Yong Pil, Lee Moon Sae, dan Kim Hyun Sik. Bahkan ketiga sosok legendaris tersebut pernah menerima lagu karya Yoo Jae Ha.
Dalam program “Immortal Songs 2” yang mengudara di stasiun televisi KBS pada tanggal 20 Juli 2013 tersebut, Ha Dong Kyun keluar sebagai juara setelah tampil membawakan lagu “You In My Arms”. Episode tersebut kemudian ditayangkan di channel KBS World pada tanggal 10 Agustus 2013. “You In My Arms” is such a romantic song with its poetic lyrics which written for Yoo Jae Ha’s first love. Vokal Ha Dong Kyun yang karismatik melebur indah dalam melodi manis lagu ini. Penampilannya dengan sukses membuai penonton dan menjadikannya pemenang dalam episode “Immortal Songs 2” edisi spesial almarhum Yoo Jae Ha. Indeed, Yoo Jae Ha is really something, and Ha Dong Kyun isn’t just another something. All of his performances are mind-blowing.

When the shadow hovers and you need a place to rest, come in my arms and close your eyes. Come in my arms, let’s dream about our love.” –Yoo Jae Ha, You In My Arms [translated lyrics]




“Byul haeneun bamimyeon deullyeo oneun geudaeye eumsong
(When the stars fall at night, I could hear your sweet voice)
Hayake busojineun kkotgaru dweo geudae kkot wie angeo sipeora
(I want to become a butterfly and sit on your flower)
Bamhaneul bomyeonso neukkyeoboneun geudaeye sumgyeol
(Under the night sky, I could feel your soft breath)
Dudungsil ttoganeun jjokbereul tago geudae hosuye momeulgo sipeora
(Floating on a canoe, I want to stay on your lake)


Manil geudae nae gyeoteul tteonandamyeon
(If you ever leave my side)
Kkeut kkaji ttareuri jeo kkeut kkaji ttareuri nae sarang
(I will follow you till I die, I will follow you till the end, my love)


Geudae nae pume angyeo nuneul gamayo
(Come in my arms and close your eyes)
Geudae nae pume angyeo sarange kkum na nwoyo
(Come in my arms, let’s dream about our love)

Suljane bichineun oyoppeun geudaeye miseo
(Your beautiful smile reflecting on the glass)
Sareureu dalkomhan waini dweo geudae ipsure datgeo sipeora
(I want to become sweet wine and touch your lips)
Nae chwihan du nunen neomu maneun geudaeye moseup
(In my drunken eyes I see many of you)
Salmyeosi pionaneun ajirangi dweo geudae gyoteseo memdeolgo sipeora
(I want to become your fragrance and dance around you)


Odumi chajadeuro maeum gadeuk gidael geosi piryeohal ttae
(When the shadow hovers and you need a place to rest)”

Share:

0 komentar