A Million Roses

What is true love? I shed tears of agony. There were many men that have left me, it was such a sad world. After countless years have passed, giving your all including your life. It appeared suddenly like the rain, that’s the love that knew me and held me in arms.” –Shim Soo Bong, One Million Roses [translated lyrics]


Dalam episode 97 program acara “Immortal Songs 2: Singing the Legend”, dihadirkan kembali seorang penyanyi yang melegenda dalam dunia musik Korea Selatan yang sebelumnya pernah menjadi legend pertama dalam episode 1 program acara tersebut. Legenda hidup itu adalah Shim Soo Bong, solois wanita yang terkenal pada era 80-an. Episode yang ditayangkan pada tanggal 20 April 2013 di stasiun televisi KBS dan pada tanggal 11 Mei 2013 di channel KBS World itu menampilkan enam tim penampil yang mengaransemen ulang dan membawakan kembali lagu-lagu hits milik Shim Soo Bong. Penampilan yang menjadi pemenang dalam episode tersebut adalah penampilan dari solois pria, JK Kim Dong Wook, yang membawakan lagu berjudul “One Million Roses”. Lebih dari itu, penampilan tersebut membawa Dong Wook menjadi pesaing Jung Dong Ha sebagai pemegang rekor skor tertinggi dalam program acara tersebut, dengan 438 poin, pada waktu itu.
Shim Soo Bong terkenal dengan lirik lagu-lagunya yang ‘sangat perempuan’. Begitu pula dengan “One Million Roses”. Ajaibnya, ketika lagu sentimental ini dibawakan oleh JK Kim Dong Wook, ‘jiwa’ dalam lagu ini tidak berubah maupun melenceng jauh dari aslinya, justru semakin memperindah dan memperdalam nyawa lagu ini. Kepedihan, ketulusan, rasa putus asa sekaligus harapan yang mendalam, semuanya lebur menjadi satu di dalamnya. Those are what this song is all about. It’s about loving someone unconditionally despite any of the circumstances. It’s full of pain, sadness, and desperation, yet there is still a hope in it. “One Million Roses” meneriakkan suara hati yang lara karena cinta. Yang dikecewakan, ditinggalkan, disakiti, dan dilukai. Yang keyakinannya dihancurkan, yang membuat arti cinta dipertanyakan. Ketika cinta yang telah bertahun-tahun dibina dan dipertahankan, luluh lantak dibinasakan dalam waktu sekejap saja. Ketika cinta yang tersisa memberikan keyakinan dan kekuatan untuk terus bertahan dan melangkah maju, tak gentar untuk mencintai lagi dan lagi. Cinta itu hancur, namun kekuatannya tak pernah dapat dielakkan. Keyakinan itu remuk, namun kekuatannya tak pernah dapat diragukan.

SHINee Jonghyun ketika membawakan lagu "One Million Roses" pada program "Immortal Songs 2" Episode 1

JK Kim Dong Wook ketika membawakan lagu "One Million Roses" pada program "Immortal Songs 2" Episode 97

Sebelumnya, dalam episode 1 “Immortal Songs 2”, lagu “One Million Roses” dibawakan oleh vokalis utama boy group SHINee, Jonghyun. Pada waktu itu, Jonghyun mengaransemen ulang lagu ini dengan gaya R n’ B, sangat bertolak belakang dengan yang dilakukan oleh JK Kim Dong Wook dalam episode 97. Di tangan Dong Wook, “One Million Roses” menjadi sebuah lagu ballad bergaya klasik orkestra. I favor both of remakes version, but I personally love Dong Wook’s version much more than Jonghyun’s. Dengan suara dalam dan beratnya yang menawan, Dong Wook mampu membangun mood secara perlahan dalam lagu ini, sehingga menimbulkan efek sendu nan melankolis yang menyengat dan memikat hati, sesuai dengan jiwa dari lagu sedih ini. Indeed, he’s just amazing. Tidak heran bahwa dalam penampilan pertamanya pada program ini, ia tidak hanya langsung menjadi pemenang dalam episode tersebut, melainkan juga membukukan rekor tertinggi pada waktu itu dengan 438 poin. His performance’s mesmerizing.

Even though everyone leaves, my love will continue, I’ll still love. They’re the destiny that came from that star, they’re the love I waited so dearly for.” –Shim Soo Bong, One Million Roses [translated lyrics]





“Meonyetnal eoneubyeoreseo naega sesange naolttae
(A long time ago when I came from a star into this world)
Sarangeul jugo oraneun jageuneumseong hana deureotji
(I heard a soft voice that told me to return after giving love)
Sarangeul halttaeman pineunkkot baengmansongi piwooraneun
(The flower that only blooms when you’re in love, I was told to make one million of them blossom)
Jinsilhan sarangeul halttaeman pieonaneun sarangui jangmi
(The rose of love that only blossoms when you’re sincerely in love)

Miwohaneun miwohaneun miwohaneun maeumeobsi
(Without any heart of hatred)
Akkimeobsi akkimeobsi sarangeul jugiman halttae
(Only when you can love unconditionally without any reserve)
Su baengmansongi baengmansongi baengmansongi kkocheunpigo
(One million flowers will bloom)
Geuripgo areumdaun naebyeollararo galsuitdane
(Then I can return to my beautiful star that I long for)

Jinsilhan sarangeun mwonga goeroun nunmul heullyeonne
(What is true love? I shed tears of agony)
Heeojyeogan sarammanhatdeon neomuna seulpeun sesangiyeotgie
(There were many men that have left me, it was such a sad world)
Sumaneun sehwal heureunbil chagi hanseh myeokkal jimodeudajeulaen
(After countless years have passed, giving your all including your life)
Bbijeoreom ooryeon inhadana geureon sarangnareul aneunhae
(It appeared suddenly like the rain, that’s the love that knew me and held me in arms)

Ijen mwoka deotnaljirado kyeona sarangeun gaeseok dwaegeoya
(Even though everyone leaves, my love will continue, I’ll still love)
Jeobyo haeso nareul jajaoh geutteoro gidarideon eeyinae
(They’re the destiny that came from that star, they’re the love I waited so dearly for)

Geudaewa na hamkkeramyeon deowook deo manheun ggoteul pioogo
(Together you and I, we’ll make more and more flowers bloom)
Hanaga dwieo oorineun yeongwonhan jeo byeollo dolagarira
(You’re the one, only with you I’ll returns to the star eternally)”

Share:

0 komentar