Wind Blows in Winter

People want to find meaning to their life. To try to find meaning in life, some people put their life on the line for a loved one they will soon forget. Others put their life on the line chasing after a desire that will soon disappear like bubbles. Everyone says they’re looking for life’s meaning. Then should I also try to find some meaning in this screwed up world? Then will my life change? I’ve lived my whole life believing that there’s no one I can count on but myself. Will the sunshine down on me as well? Then, let’s give it a shot.” –Oh Soo (That Winter The Wind Blows, 2013)

I, who want to live, meet a woman who wants to die. For sure, we are different. But for some reason, at that moment, I feel she is the same as me. For the first time, I want to get to know her.” –Oh Soo (That Winter The Wind Blows, 2013)

Who are you to forgive him? What one person can do for another is not forgiveness, but consolation.” –Oh Young (That Winter The Wind Blows, 2013)


“Aku, yang ingin hidup, bertemu dengan seseorang yang ingin mati.” Manusia kerap mempertanyakan arti dari eksistensi mereka di dunia. Apakah kehidupan ini memiliki arti? Apa makna di balik keberadaan kita di dunia? Apa yang menjadi tujuan kehadiran kita di dunia? Beberapa orang merasa bahwa mereka mengerti jawabannya. Beberapa orang bahkan tidak peduli akan pertanyaan-pertanyaan itu. Sementara beberapa orang lainnya tidak juga menemukan jawabannya, betapapun lelahnya mereka mencari. Oh Soo (Jo In Sung) adalah seorang pria yang sejak bayi telah ditelantarkan oleh orang tuanya. Tumbuh besar di panti asuhan, Oh Soo menjadi seorang pribadi yang tidak percaya bahwa hidupnya memiliki arti dan tujuan. Ia hidup hanya karena ia hidup. He lives just because he is alive. Hingga pada suatu hari, sebuah kejadian mengubah seluruh jalan hidupnya. Hari itu adalah hari ketika ia bertemu dengan seorang wanita bernama Oh Young (Song Hye Hyo).
Oh Soo adalah seorang penjudi handal. Tidak hanya cerdik, ia juga tampan dan berkarisma, membuatnya terkenal sebagai seorang womanizer. Meskipun dingin kepada orang kebanyakan, Oh Soo memiliki tiga orang yang paling ia hargai dalam hidupnya kini. Pertama, partner setia sekaligus tangan kanannya, Park Jin Sung (Kim Bum). Kedua, adik dari almarhum mantan kekasihnya, Moon Hee Sun (Jung Eun Ji). Terakhir, pria yang memiliki nama yang sama dengannya, yang membantunya sebagai asisten rumah tangga, Oh Soo (Lee Jae Woo). Pada suatu hari ia bertemu dengan adik kandung Oh Soo yang bernama Oh Young. Namun pada hari yang sama, kekasihnya, Jin So Ra (Seo Hyo Rim), menuduhnya atas penggelapan uang. Ketika ia tengah dalam pengejaran para polisi, Oh Soo yang lain mengalami kecelakaan.
Adalah Oh Young, putri sekaligus pewaris satu-satunya PL Company, salah satu perusahaan fashion terbesar di Korea Selatan. Ketika ia berumur 6 tahun dulu, ia dipisahkan dengan sang kakak, Oh Soo, yang berumur 8 tahun karena kedua orang tua mereka bercerai. Karena ia adalah seorang tunanetra, hidup Oh Young sangat tergantung pada tiga orang di sekelilingnya. Pertama, pengacara keluarga sekaligus sahabat sang ayah, Jang Sung (Kim Kyu Cheol). Kedua, sekretaris keluarga yang membesarkannya sejak sang ibu pergi bersama kakaknya, Wang Hye Ji (Bae Jong Ok). Ketiga, tunangannya yang dijodohkan oleh sang ayah, Lee Myung Ho (Kim Young Hoon). Pada suatu hari ia menerima surat dari sang kakak dan pergi ke alamat pengirim surat itu untuk mencarinya. Alih-alih sang kakak, ia bertemu dengan pria yang bernama sama dengan kakaknya. Namun pada hari yang sama, ayahnya meninggal dunia setelah mengalami koma selama hampir setahun lamanya.
Setahun kemudian, Oh Soo si penjudi telah keluar dari penjara, sementara Oh Soo si kakak kandung Oh Young telah meninggal dunia akibat kecelakaan yang ia alami setahun yang lalu. Meskipun telah bebas dari jeratan hukum, Oh Soo tidak lantas bebas dari jeratan mafia yang uangnya digelapkan oleh Oh Soo. Meskipun orang yang sebenarnya menggelapkan uang tersebut adalah So Ra, para mafia itu tidak ambil peduli dan tetap memojokkan Oh Soo untuk membayar hutang sejumlah uang yang gelapkan beserta dengan bunganya, yaitu sejumlah 7,8 miliar. Mereka bahkan mengirim Jo Moo Cheol (Kim Tae Woo), gangster yang akan membunuh Oh Soo apabila pria itu tidak membayar hutangnya dalam waktu 100 hari. Pada saat yang sama, pengacara Jang menemui Oh Soo dan salah mengira bahwa pria itu adalah kakak kandung Oh Young, putra dari almarhum pemilik PL Company. Oh Soo melihat ini sebagai peluang untuknya bertahan hidup, yaitu dengan menyamar sebagai kakak Oh Young.
Rupanya Oh Young tidak percaya begitu saja bahwa Oh Soo yang datang kepadanya saat ini adalah kakak kandungnya. Meskipun ia buta, Oh Young memiliki semacam feeling yang mengatakan bahwa Oh Soo bukanlah kakaknya. Namun Oh Soo tidak menyerah begitu saja. Dengan bantuan Jin Sung dan Hee Sun, Oh Soo akhirnya sanggup mendapatkan kepercayaan dari Oh Young. Namun tidak demikian halnya dengan orang-orang di sekitar Oh Young yang tetap meragukan Oh Soo, terutama sekretaris Wang. Masalah mulai bermunculan ketika Oh Soo mendapati bahwa dirinya jatuh cinta kepada Oh Young, yang membuat tujuan semulanya mengalami pergeseran. Alih-alih mendapatkan uang untuknya bertahan hidup, Oh Soo bertekad membuka tabir yang membuat Oh Young menjadi buta dan menderita selama itu. Di sisi lain, Oh Young yang masih mengira bahwa Oh Soo adalah kakak kandungnya, menemukan fakta bahwa ia jatuh cinta kepada pria itu.



“That Winter, The Wind Blows” adalah serial melodrama yang ditayangkan di stasiun televisi SBS pada bulan Februari hingga April 2013. Kisah dalam serial yang terdiri dari 16 episode ini merupakan kisah adaptasi dari sebuah dorama Jepang yang mengudara pada tahun 2002 yang berjudul “Forget Love”, atau yang dikenal juga dengan judul “I Don’t Need Love”. Kisah ini juga pernah diangkat ke dalam film layar lebar Korea Selatan dengan judul “Love Me Not” pada tahun 2006. Scriptwriter No Hee Kyung yang pernah menggarap serial populer “Padam Padam” bekerja sama dengan sutradara Kim Kyu Tae yang terkenal dengan serial populernya “IRIS” dan “A Love To Kill”, untuk kemudian mewujudkan serial drama ini. “That Winter, The Wind Blows” merupakan kali pertama aktor dan aktris kawakan Jo In Sung dan Song Hye Hyo dipasangkan. Terbukti, serial mengenai perjuangan hidup, cinta, dan keluarga ini menjadi hits dan berhasil merebut perhatian khalayak.
What important in life is not finding its meaning. It is protecting important things in life. Menyelami pribadi seorang Oh Soo yang sejak bayi diabaikan oleh orang tua kandungnya, ditambah kehilangan orang yang dicintainya di usia yang sangat muda, semua kenyataan itu membentuknya menjadi pribadi yang merasa bahwa hidupnya tidak berarti. Meskipun demikian, ia hidup, dan ia ingin bertahan hidup. Ia memang tidak tahu apa arti hidup baginya, maupun apa arti keberadaannya dalam hidup ini, namun satu yang ia tahu, bahwa ia harus melindungi orang-orang yang ia kasihi. Pada akhirnya ia menemukan bahwa melindungi orang-orang yang penting dalam hidupnya jauh lebih penting daripada arti kehidupan itu sendiri. It doesn’t matter what you used to be. The matter is what you’ll become. Tidak ada orang yang tidak memiliki masa lalu. Ketika kita mencintai seseorang, kita menerimanya dengan segenap masa lalunya, sekelam apapun itu. Karena yang terpenting bukanlah bagaimana ia menjalani masa lalunya, melainkan bagaimana ia menjalani masa depannya. Masa lalu tempatnya di belakang, ia tak akan menang dan hanya akan menjadi pelajaran.
Love will always find its way. Menyoroti kehidupan Oh Young yang menderita tumor otak pada usia 6 tahun, serta mengalami kebutaan di usia muda, semua kenyataan itu membentuknya menjadi pribadi yang tidak sanggup menumbuhkan rasa percaya kepada siapapun di dunia ini. Orang-orang ada di sekelilingnya hanya untuk uang. Ia tidak percaya cinta sejati itu ada, hingga ia bertemu dengan Oh Soo, orang pertama yang membuatnya merasa terlindungi, aman, nyaman, merasa disayangi. When people find love, it’s when they find the true meaning of life. Ketika Oh Soo dan Oh Young saling menemukan, mereka menyadari bahwa mereka tidak sendirian di dunia ini. Kekurangan yang mereka miliki saling menyadarkan mereka satu sama lain, bahwa hidup itu layak untuk diperjuangkan.


Soal perolehan rating, tidak perlu diragukan lagi, “That Winter, The Wind Blows” merajai posisi pertama rating untuk slot waktu penayangannya. Soal kemampuan akting para pemeran karakternya, tidak perlu dipertanyakan lagi, pasangan pemeran tokoh utama Jo In Sung dan Song Hye Kyo sanggup menghidupkan karakter mereka masing-masing dengan sempurna. Selain tampan dan cantik, kedua artis ini juga terkenal dengan kemampuan akting mereka yang di atas rata-rata. Indeed, what more can I say, they’re just absolutely perfect! They successfully make a lovable and adorable couple after all. Tidak kalah dengan bintang utamanya, para pemeran karakter pendukung pun bermain dengan sangat apik. Jempol patut diangkat untuk Kim Bum, Jung Eun Ji, dan para pemeran pendukung lainnya. Selain itu, sinematografi serial drama ini juga perlu dicatat sebagai kunci kekuatan suksesnya drama ini. Setting yang indah, warna yang kaya namun lembut, shooting angle yang sempurna. Well, what more can I say, this series is well-cinematographed. Ditambah lagi, serial ini memiliki skenario yang luar biasa. Alur ceritanya sangat jauh dari kata membosankan sebagai sebuah serial dengan genre melodrama. Well-acted emotions, well-cinematographed scenes, well-written script, indeed this series is a well-made. “That Winter, The Wind Blows” is definitely a very recommended series to watch!

Whenever I’m with my brother, somehow my heart pounds and I get flustered. Funny, isn’t it? I think it’s because I had been alone all along. I thought I was doing really well. I guess I wasn’t. I’m even feeling love for my brother.” –Oh Young (That Winter The Wind Blows, 2013)

I can bear with the idea of leaving you. What hurts me is that I can’t do anything for you as a person to a person. After I met you, I thought that the world was fair for the first time. My life was thrown away like a piece of trash, but I didn’t feel sorry for the first time. It’s all because of you.” –Oh Soo (That Winter The Wind Blows, 2013)

When you were gone and I couldn’t see you, the hardest part was that I still missed you. I guess it wasn’t over for me either when I let you go. Even at the moment when I wanted to end it, a part of me still wanted you to run back to me. When I slit my wrist, I looked forward to you opening my door instead of feeling scared. As if I never wanted to die once. Look at me, I still have a lot to tell you. But today, this is not over between us.” –Oh Young (That Winter The Wind Blows, 2013)

Share:

0 komentar