True Love



Whenever I turn around, you’re always there smiling at me, like a gentle breeze. You’re dazzling, so bright that I see you even if I close my eyes. Then it all blurs, turning into tears. You’re the only one I believe in, you’re the only one that I hurt. After all, we’ve always been dreaming of a future for us together, an out of reach and far away future.” –Fumiya Fujii, True Love (OST. Ordinary People) [translated lyrics]



Musisi asal Jepang, Fumiya Fujii, merilis single solonya yang berjudul “True Love”, pada tanggal 10 November 1993. Pada waktu itu, lagu yang ditulis liriknya oleh Fujii sendiri dengan aransemen oleh Sahashi Yoshiyuki ini menjadi hits di Jepang. Single ini berhasil terjual lebih dari dua juta salinan. Selain itu, lagu ini menjadi opening theme song bagi serial drama Jepang yang berjudul “Asunaro Hakusho”, atau yang terkenal juga dengan judul “Ordinary People”. Serial yang dibintangi oleh aktor tampan Takuya Kimura ini juga dikenal dengan judul “Asunaro White Paper” atau “Asunaro Confession”. Serial yang ditayangkan pada bulan Oktober hingga Desember 1993 ini menuai perolehan rating dan sukses yang luar biasa, sehingga popularitasnya turut melambungkan kepopuleran lagu “True Love” hingga ke seluruh Asia.
Just like its title, “True Love” tells about someone’s feeling that they called ‘a true love’. A true love is always there, standing and smiling like a soft wind blowing. No matter whether it’s good times or bad times, it’s always supporting and motivating. A true love is always there, staying and sharing like a pouring rain. No matter whether it’s happiness or sadness. Indeed, love has two sides. And every tear that they shed isn’t always a sad one. Sometimes we hurt them, but most of times we believe in them. They’re the only one that we have, and also the only one that we always see. And since the day we first met them, everything hasn’t changed and stays the same. And together, we dream the future. After all, we feel so thankful to have them beside us, through the good and the bad. And I guess that what a true love is.




Fujii menciptakan “True Love” sebagai sebuah message song kepada para penggemar setianya. Single itu merupakan single perdana yang ia rilis secara solo, setelah sebelumnya Fujii tergabung dalam sebuah band bernama The Checkers sebagai vokalis. Kesuksesan lagu ini, selain ditunjang oleh popularitas serial drama “Ordinary People” yang dibeli hak siarnya oleh banyak negara dan menjadi salah satu serial terpopuler pada decade 90-an, juga tentunya didukung dengan musikalitas “True Love” yang apik. “True Love” adalah sebuah lagu pop dengan medium tempo yang didominasi oleh melodi gitar. Sejak pertama kali mendengar lagu ini ketika masih duduk di bangku SMP, saya langsung jatuh cinta dengan melodinya yang indah, meskipun pada waktu itu saya kurang akrab dengan lagu berbahasa asing selain Inggris. Indeed, this song has this chemistry that could attract people. For me, “True Love” is definitely an everlasting love song ever.

When I stop walking for a moment, for some reason you bow your head down, like a falling raindrop. My heart is still the same, my love hasn’t change. Since the day we first met, even if we’re now in tears. You’re the only one that I see, you’re the only one that I have. After all, we’ve always been dreaming of a future for us together, an out of reach and far away future.” –Fumiya Fujii, True Love (OST. Ordinary People) [translated lyrics]



* Ditulis sambil mendengarkan lagu “True Love” oleh Fumiya Fujii, yang merupakan OST dari serial drama “Ordinary People”. Lirik lagu merupakan berupa romanisasi dari Bahasa Jepang, beserta dengan translasinya ke dalam Bahasa Inggris.

“Furi kaeruto itsumo kimi ga warattekureta
(Whenever I turn around, you’re always there smiling at me)
Kaze no youni sotto
(Like a gentle breeze)
Mabushi sugite me o tojite mo ukande kuruyo
(You’re dazzling, so bright that I see you even if I close my eyes)
Namida ni kawatteku
(Then it all blurs, turning into tears)

Kimi dake o shinjite kimi dake o kizutsukete
(You’re the only one I believe in, you’re the only one that I hurt)
Bokura wa itsumo haruka haruka tooi mirai o
(After all, we’ve always been dreaming of a future for us together)
Yume miteta hazusa
(An out of reach and far away future)

Tachi domaruto naze ka kimi wa utsumuita mama
(When I stop walking for a moment, for some reason you bow your head down)
Ame no youni sotto
(Like a falling raindrop)
Kawaranaiyo ano hi kimi to deatta hi kara
(My heart is still the same, my love hasn’t change, since the day we first met)
Namida ni kawattemo
(Even if we’re now in tears)

Kimi dake o mitsumete kimi dake shikainakute
(You’re the only one that I see, you’re the only one that I have)
Bokurawa itsumo haruka haruka tooi mirai o
(After all, we’ve always been dreaming of a future for us together)
Yume miteta hazusa yume miteta hazusa
(An out of reach and far away future, an out of reach and far away future)”

Share:

0 komentar