The Lost Princess

Just like a tree in front of strong winds, some branches will break and others will flex. But in order to become a bigger tree, it has to experience this process. Because many people have helped me, I feel nervous, but I’m not wavered.” –Lee Seol (My Princess, 2011)

When you gain something, you’ll also lose something.” –Oh Yoon Joo (My Princess, 2011)

I need some time. I know it’s not your fault, neither mine. I’m having a hard time, and things are twisted and complicated right now. It will take a while before I can smile again. There was also a time when I thought I’d have to hate someone to feel better. I’m really sorry. Right now, there’s no one else I can hate except you.” –Lee Seol (My Princess, 2011)



Menjadi seorang putri adalah mimpi terpendam setiap anak perempuan. Tinggal di sebuah istana dengan taman yang indah, dikelilingi oleh orang-orang yang selalu menjaga, merawat, dan memujanya, mengenakan gaun dan perhiasan indah, serta tak ketinggalan, seorang pangeran yang selalu ada di sisinya. Begitu juga dengan mimpi seorang Lee Seol (Kim Tae Hee). Sebagai seorang mahasiswi yang berasal dari keluarga sederhana, Seol hanyalah gadis biasa dengan kepribadian yang ceria dan hangat. Namun siapa yang menyangka, bahwa gadis yang diadopsi dari panti asuhan oleh keluarga angkatnya itu sebenarnya adalah seorang putri? Ya, kenyataan kemudian berkata bahwa Seol adalah keturunan dari raja terakhir Dinasti Joseon, sebelum akhirnya kerajaan tersebut berubah menjadi Republik Korea Selatan.
Adalah Park Hae Young (Song Seung Hun), seorang diplomat yang juga merupakan ahli waris perusahaan terbesar di Korea Selatan, Daehan Group. Tidak hanya tampan dan berkarisma, pria ini juga cerdas dan baik hati. Hingga pada suatu hari, sang kakek yang juga pemimpin perusahaan Daehan, mengumumkan bahwa ia akan memberikan seluruh kekayaan Daehan Group kepada penerus keluarga kerajaan, apabila restorasi terhadap keluarga kerajaan berhasil dilakukan. Sang kakek pun menugaskan Hae Young untuk menemukan Lee Seol, putri yang hilang. Hae Young pun akhirnya menemukan Seol, yang ternyata adalah gadis yang pernah ditemuinya beberapa kali akibat kebetulan. Sejak saat itu, kehidupan Seol dan Hae Young berubah 180 derajat. Mulai dari sini, dimulailah kisah Seol dan Hae Young bersama.
Adalah Oh Yoon Joo (Park Ye Jin), kepala museum yang juga merupakan kekasih dari Hae Young. Mereka telah saling mengenal sejak kecil karena ayah Yoon Joo merupakan asisten dari kakek Hae Young. Wanita ini rela melakukan segala cara untuk menggagalkan restorasi keluarga kerajaan. Termasuk memanfaatkan mantan kekasih yang sebenarnya masih ia sukai, Nam Jung Woo (Ryu Soo Young). Jung Woo adalah seorang profesor di tempat Seol berkuliah. Sebagai pria yang mencintai sejarah negaranya lebih dari apapun, pria ini berusaha sekeras mungkin untuk menyukseskan restorasi keluarga kerajaan. Termasuk berusaha untuk menggagalkan rencana jahat mantan kekasih yang masih sangat ia cintai, Yoon Joo.
Pada awalnya, Hae Young menolak adanya restorasi dengan alasan bahwa ia tidak ingin harta kekayaan Daehan Group diberikan begitu saja kepada penerus keluarga kerajaan. Maka dari itu ia menerima penugasan dari sang presiden untuk bekerja di istana sebagai pengajar pribadi Lee Seol. Namun seiring berjalannya waktu, alasan Hae Young untuk menolak restorasi pun berubah. Ia jatuh cinta kepada Seol, yang membuatnya rela melakukan apapun untuk melindungi dan mewujudkan keinginan gadis itu, termasuk soal restorasi keluarga kerajaan. Di lain pihak, Seol pun jatuh hati kepada Hae Young, satu-satunya orang yang sanggup ia percaya dan andalkan bahkan ketika seluruh dunia berusaha menjatuhkannya.
Menyadari perasaan yang mereka miliki untuk satu sama lain rupanya tidak memuluskan perjalanan cinta Hae Young dan Seol. Selain keberadaan Yoon Joo sebagai pihak ketiga yang selalu membuat Seol cemburu, situasi dan kondisi politik pada saat itu pun tidak memungkinkan bagi Hae Young dan Seol untuk bersama. Ditambah lagi dengan niat buruk kakak angkat Seol untuk menjegal upaya Seol menjadi putri yang dimanfaatkan oleh Yoon Joo untuk menggagalkan restorasi. Di tengah kepelikan itu, Hae Young dan Seol mendapati fakta yang mengejutkan mereka, yaitu bahwa di masa lalu, ayah Hae Young lah yang merupakan penyebab kesengsaraan hidup yang dialami ayah kandung Seol. Namun, tidak peduli apa yang terjadi di masa lalu orang tua mereka, perasaan Seol dan Hae Young justru semakin bertumbuh untuk satu sama lain.


“My Princess” adalah serial drama komedi romantis yang mengudara di stasiun televisi MBC pada bulan Januari hingga Februari 2011. Serial yang ditayangkan sebanyak 16 episode ini memasang duet aktris dan aktor kawakan Kim Tae Hee dan Song Seung Hun sebagai pasangan tokoh utamanya. Mengambil setting fiksi di mana Republik Korea Selatan tengah dalam usaha terobosannya untuk merestorasi keluarga kerajaan, kisah dalam serial ini berpusat pada kehidupan Lee Seol, seorang ‘putri yang hilang’, keturunan dari raja terakhir Dinasti Joseon. Kisah perjuangan Lee Seol untuk menjadi seorang putri ini dibingkai dengan kisah cintanya bersama Park Hae Young, seorang diplomat yang juga merupakan ahli waris perusahaan terbesar di Korea Selatan, Daehan Group. Kisah ini turut diwarnai berbagai intrik masa lalu yang terjadi di antara keluarga Lee Seol dan Park Hae Young.
Love is accepting. What happen in the past is in the past. When love calls, what important is the future. Terlepas dari apa yang terjadi di antara keluarga mereka pada masa lalu, Lee Seol dan Park Hae Young tidak dapat memungkiri perasaan yang mereka miliki untuk satu sama lain. Meskipun masa lalu itu sempat menghantui hubungan mereka, karena masa lalu memiliki peran dalam pembentukan pribadi mereka kini, pada akhirnya masa lalu itu tidak mengalahkan apa yang mereka miliki sekarang. Masa lalu tempatnya di belakang. Baik itu buruk maupun baik, yang dibutuhkan manusia adalah berkaca kepadanya untuk merangkai masa depan yang lebih baik. Even the prettiest flower will bloom at the right time, whether it’s sooner or later. Cinta akan bersemi ketika saatnya tepat. Meskipun harus menunggu, ketika seseorang telah yakin akan cinta yang ia miliki, maka ia akan menunggu. Pun ketika Lee Seol dan Park Hae Young harus menunggu saat yang tepat bagi mereka untuk bersama, dengan berbagai situasi di sekitar mereka.
People don’t change. Sometimes they just show their own true self as the time passes by. Melihat kehidupan dari mata seorang Oh Yoon Joo yang lahir di keluarga yang setia mengabdi kepada keluarga atasannya, sejak kecil ia merasa bahwa hidup ini tidaklah adil. Indeed, life is hard, and the world is wild. Dengan latar belakang kekecewaannya, serta keinginan untuk membebaskan keluarganya dari belenggu pengabdian, ia sampai pada titik di mana ia sanggup mengkhianati orang-orang di sekitar yang percaya padanya. Termasuk menjadi sosok yang benar-benar berbeda di hadapan mantan kekasihnya, Nam Jung Woo. Nam Jung Woo yang mengenal Oh Yoon Joo bahkan melebihi wanita itu mengenal dirinya sendiri, yakin bahwa sosok wanita yang ia cintai dulu akan kembali, meskipun hal itu memakan waktu yang lama. Dengan keyakinan ini, Nam Jung Woo mempertahankan perasaannya kepada Oh Yoon Joo. Tidak ada orang baik maupun orang jahat di dunia ini. Bahkan setiap orang terbaik pun memiliki sisi jahatnya, dan setiap orang terjahat pun memiliki sisi terbaiknya.


Pasangan Song Seung Hun dan Kim Tae Hee dipercaya menjadi kunci kesuksesan “My Princess”. Serial drama ini berhasil meraih rating dan popularitas tinggi selama masa penayangannya. Indeed, Seung Hun and Tae Hee had successfully made a perfect lovely couple. Dari episode pertama hingga episode terakhir, penonton disuguhkan dengan chemistry yang luar biasa memikat dari kedua bintang ini. Their chemistry is overflowing in all over the episodes right from the beginning until the end. Mereka berdua berhasil menghidupkan karakter Park Hae Young dan Lee Seol dengan sempurna. Akting para pemeran pendukungnya pun tidak perlu diragukan lagi. Terutama aktris kawakan Park Ye Jin yang berhasil membawakan tokoh antagonis Oh Yoon Joo dengan sangat apik. Sebagai sebuah serial komedi romantis, “My Princess” sukses menampilkan alur cerita yang menarik, penokohan yang kuat, serta ending yang memuaskan. It’s hilarious and romantically sweet at the same time. This series is very entertaining and highly recommended!

Then hate me, but don’t push me too far, and don’t blame yourself for hating me. Only let me be in front of you. Look at me, the one who’s happy because of you. Hate me all you want. Even if it’s like this, it’s fine. I want to be your man.” –Park Hae Young (My Princess, 2011)

If I keep staring at your eyes like this, I don’t think I could sleep.” –Park Hae Young (My Princess, 2011)

Each time, I use trivial things to bully you, something to nitcpick, and bicker with you about. I can’t give that up. And I can’t give up making you feel breathless and making your heart race. I was pampered like a child so I’m not that patient. I’ve never given anything up before. Yes, as you said, I’m a real jerk. You’re right, but what can I do about missing you? What should I do about missing you 24 hours a day? I miss you right now. I miss you to death. What can I do? What should I do?” –Park Hae Young (My Princess, 2011)

Share:

0 komentar