The Advertising Genius

City people live inhaling advertisements every moment. As soon as people wake up, they start the day after reading the advertisement on newspaper, and while going to work they see the advertisement on the bus and subway. They also listen to the advertisements that are broadcasted on the radio, and receive advertisement flyers handed out in the streets. They also click on the advertisement while browsing on the website. Even their smart-phones vibrate with advertisement. To those of us living in the city, advertisements are temptation, pollutant, and art. For someone, it is a dream.” –Lee Tae Baek (Ad Genius Lee Tae Baek, 2013)

Just as happiness doesn’t depend on grades, I don’t think advertising depends on resumes. I am nothing more than a shabby lighter. However, if you were to flip me wide open, I’d come to you and become a spark of advertising. Even though my specifications and style are inferior, my ideas and passion are always burning. Also, my super imagination, infinite optimism, and unrelenting spirit, will make me the ultimate ad-man.” –Lee Tae Baek (Ad Genius Lee Tae Baek, 2013)

The crumpled paper will fly further.” –Lee Tae Baek (Ad Genius Lee Tae Baek, 2013)


Dunia bisnis adalah dunia yang keras, termasuk bagi sebuah bisnis periklanan yang roda kehidupannya sangat bergantung pada kreativitas. Dunia bisnis adalah dunia kompetisi, termasuk bagi sebuah bisnis periklanan yang memiliki banyak aktor di dalamnya. Lee Tae Baek (Jin Goo) adalah seorang underdog dalam bisnis periklanan yang mencoba mendobrak dominasi perusahaan besar dalam industri periklanan, dengan segala kemampuan, kemauan, dan usaha yang ia miliki. Menjadi seorang drop-outer dari universitas dengan prestasi yang minim akibat ketidakmampuannya secara finansial, tidak lantas membuat Tae Baek menyerah begitu saja dan mengubur cita-citanya untuk menjadi seorang ad-man. Meskipun halangan dan rintangan selalu saja menghadang, Tae Baek akan menemukan jalannya untuk bertahan.
Adalah Addie Kang (Jo Hyun Jae), seorang ad-man terkemuka asal Korea Selatan yang menempuh pendidikannya di luar negeri. Setelah menuai kesuksesan dan ketenaran di Amerika Serikat, ia kembali ke negara asalnya untuk bekerja sebagai Creative Director di Geumsan Ad Company, agensi iklan terbesar di Korea Selatan. Adalah Go Ah Ri (Han Chae Young), seorang Account Executive di Geumsan Ad Company. Ia adalah wanita yang ambisius dan terobsesi dengan pekerjaannya. Meskipun pada awalnya ia selalu berselisih paham dengan bos barunya, Addie, lambat laun mereka menemukan bahwa sebenarnya mereka memiliki prinsip yang sama dalam bekerja. Adalah Baek Ji Yoon (Park Ha Sun), pegawai magang di Geumsan Ad Company yang tengah meniti karir sebagai seorang copywriter. Ia adalah perempuan yang penuh semangat dan berhati lembut. At one day, the three of them find their lives are entangled with a man called Lee Tae Baek.
Tae Baek yang mengenal Ji Yoon akibat sebuah kejadian tidak terduga, membuat keduanya yang tengah sama-sama berusaha mewujudkan cita-cita menjadi dekat. Kegigihan Tae Baek dan semangat Ji Yoon saling menginspirasi mereka satu sama lain. Pada suatu ketika, Tae Baek menemukan fakta bahwa bos Ji Yoon, Ah Ri, sebenarnya adalah mantan kekasihnya yang 5 tahun lalu pergi ke Amerika Serikat untuk bersekolah dan sejak itu memutus segala bentuk komunikasi dengannya. Wanita itu bahkan mengganti identitasnya yang semula adalah Go Bok Hee menjadi seorang Go Ah Ri. Di lain pihak, Addie yang sedari awal telah mengamati Ji Yoon berkat kemampuan gadis itu sebagai seorang copywriter, kemudian mendapati fakta bahwa perempuan itu sebenarnya adalah putri bungsu pemilik BK Company, salah satu perusahaan terbesar di Korea Selatan.
Perusahaan papan reklame tempat Tae Baek bekerja kemudian dinyatakan bangkrut. Tidak hanya itu, sang pemilik bahkan kabur meninggalkan banyak hutang yang kemudian harus ditanggung oleh Tae Baek. Kejadian ini membawa Tae Baek akhirnya bertemu dengan Ma Jin Ga (Go Chang Suk), CEO sebuah agensi iklan kecil yang menyembunyikan identitasnya sebagai ad-man legendaris yang dulu pernah bekerja di Geumsan Ad Company. Mengetahui fakta ini membuat Tae Baek mati-matian berusaha untuk berguru pada Ma Jin Ga. Meskipun pada awalnya menolak Ma Jin Ga menolak mati-matian untuk mengangkat Tae Baek sebagai muridnya, pada akhirnya usaha keras Tae Baek membuatnya luluh dan mengajarinya ilmu-ilmu yang ia miliki. He then becomes a key player in changing Lee Tae Baek’s fate.


“Ad Genius Lee Tae Baek” adalah serial drama yang terdiri dari 16 episode. Serial ini mengudara di stasiun televisi KBS pada bulan Februari hingga Maret 2013. Sepanjang ingatan saya, “Ad Genius Lee Tae Baek” adalah serial drama bertema dunia periklanan pertama yang saya tonton. Sebagai seorang akademisi Ilmu Komunikasi, di mana periklanan merupakan salah satu konsentrasinya, saya seolah memiliki ikatan psikologis dengan serial ini. Fortunately, hasilnya tidak mengecewakan. Tokoh Lee Tae Baek sendiri terinspirasi dari sosok dalam kehidupan nyata, yaitu Jeseok Yi alias Jeski, seorang advertising designer dan social activist asal Korea Selatan yang telah mendunia dan menuai beragam prestasi internasional. Serial drama “Ad Genius Lee Tae Baek” sendiri memotret kisah perjuangan manusia dalam memperjuangkan mimpi dan cita-citanya, serta usaha mereka untuk memahami arti cinta, dengan balutan industri dan bisnis periklanan yang keras dan penuh persaingan.
What goes around comes around. Kata orang, siapa yang menanam, maka dia yang akan menuai. Lee Tae Baek berusaha meraih cita-citanya dengan cara-cara yang sportif, sementara Addie Kang menghalalkan segala cara untuk meraih posisi teratas. Masing-masing dari mereka pun pada akhirnya mendapatkan ganjaran sesuai dengan apa yang mereka usahakan. Beberapa orang kehilangan pegangan hidupnya dalam proses melelahkan ini. Bahkan beberapa orang kehilangan jati dirinya dan berubah menjadi sosok lain, seperti yang terjadi pada karakter Go Ah Ri. Meskipun pada awalnya hal ini terlihat merupakan satu-satunya jalan untuk menjadi sukses, pada akhirnya akan terbukti bahwa menemukan pegangan hidup yang salah maupun melepaskan jati diri adalah hal terburuk yang pernah terjadi pada manusia.
No matter what people say, never back down to achieve your dreams. Kata orang, keberuntungan senantiasa menyertai mereka yang berjuang. Bahkan pepatah Cina mengatakan bahwa naga tidak akan lahir di arus sungai yang tenang. Ini berarti bahwa orang-orang hebat tidak dilahirkan, melainkan dibentuk melalui gempuran perjuangan hidup. Tidak peduli dari kalangan apapun orang berasal, baik dari kalangan tidak mampu seperti Lee Tae Baek, maupun dari kalangan berada seperti Baek Ji Yoon, mereka yang pernah ditempa dengan aral rintangan akan menjadi sosok yang kuat di kemudian hari. Layaknya senjata yang berasal dari tempaan baja terkuat dan bara terpanas. Bagaimanapun lingkungan mereka selalu berusaha untuk menjatuhkan mereka, bagaimanapun orang-orang di sekitar mereka selalu berusaha untuk menghalangi mereka, mereka akan selalu bangkit kembali.


Meskipun secara perolehan rating, “Ad Genius Lee Tae Baek” dapat dikatakan cukup mengecewakan, serial drama ini tidak dapat dikatakan gagal secara alur cerita, penokohan, serta skenarionya. Secara alur cerita, serial ini digarap dengan plot yang jauh dari kata membosankan, serta dieksekusi dengan sinematografi yang apik. Secara penokohan, serial ini menampilkan karakter-karakter unik yang dihidupkan dengan baik oleh para pemerannya. Secara skenario, “Ad Genius Lee Tae Baek” disusun dengan rapi, serta menggunakan pilihan-pilihan kalimat yang luar biasa. Sebagai sebuah drama Korea Selatan bertema periklanan pertama yang saya tonton, serial ini cukup memuaskan saya sebagai seorang penikmat drama yang memiliki background pendidikan di bidang Ilmu Komunikasi. This series is surely recommended, especially for those who understand about and interested in advertising.

Consumers’ hearts are like icy mountains. They can only be melted when they feel touched.” –Ma Jin Ga (Ad Genius Lee Tae Baek, 2013)

I have no idea who will be your girlfriend in the future, but you’re really going to drive her crazy.” –Baek Ji Yoon (Ad Genius Lee Tae Baek, 2013)

Ideas are not invented. They are discovered.” –Ma Jin Ga (Ad Genius Lee Tae Baek, 2013)

Share:

0 komentar