Back to 1997

Even though I’m 33, my memories of the 90’s are too splendid for me to lament about getting old. If my body can’t go back, I’ll try to let my spirit goes back instead. I’m going back to the 90’s right now.” –Sung Shi Won (Reply 1997, 2012)

Spring of 1997. We had started puberty a long time ago. We had definitely changed. And I wanted to confirm something. I wanted to know what this was. Was it shyness at seeing each other’s changing appearance? Or the excitement of my oldest friend becoming my first love? The law of maturity. A boy becomes a man, and a girl becomes a woman. But if he becomes a man while she is still becoming a woman, the problem lies in that time gap.” –Yoon Yoon Jae (Reply 1997, 2012)

The reason I like you? Because it’s you. Just you. That’s the only reason. I wish I knew, then I could figure out how to stop liking you. If I can’t avoid it, I only want one thing. To stay as a friend who doesn’t change. For heartache. For love.” –Kang Joon Hee (Reply 1997, 2012)


They say that memories stay forever. While our appearances keep changing each days, our mind doesn’t. While our body keeps getting old day by day, our mind will always remember. Kenangan masa muda tak akan pernah tergantikan. Walaupun waktu berlalu dan merubah segalanya, itu semua tidak akan mengganti apa yang pernah terjadi di masa lalu. Persahabatan, cinta pertama, patah hati, segala hal berarti yang terbungkus rapi dalam sebuah kotak ajaib bernama kenangan. Pada tahun 2012, kelima sahabat semasa SMA dulu bertemu kembali dalam reuni angkatan mereka di Seoul. Dalam reuni itu, semua kenangan ketika mereka menjalani masa-masa SMA di Busan menguak seketika. Pada malam bersejarah itu, meskipun secara fisik mereka berada di sana, pikiran mereka melayang jauh ke tahun 1997.
Adalah Sung Shi Won (Jung Eun Ji), yang pada masa kini bekerja sebagai seorang scriptwriter di stasiun televisi, ketika SMA dulu ia adalah remaja yang enerjik, aktif, dan penuh rasa percaya diri. Ia adalah seorang fan-girl sejati dari boy group H.O.T. dan rela melakukan segalanya demi idola kesayangannya itu. Termasuk menunggu bermalam-malam di depan kediaman Tony Ahn, member H.O.T. favoritnya, untuk bertemu dengannya. Sedari lahir ia telah bersahabat dengan Yoon Yoon Jae (Seo In Guk), yang pada masa kini adalah jaksa bertangan dingin, ketika SMA dulu adalah murid paling cerdas yang merupakan juara satu di sekolahnya. Ia tampan, berkharisma, jago berolahraga, bahkan jago dalam bernyanyi. Singkat kata, he’s too good to be true, yang membuatnya menjadi lelaki yang paling diidolakan di sekolah. Namun ketika mata seluruh murid perempuan tertuju padanya, hanya ada satu perempuan yang bahkan tak pernah meliriknya, yaitu sahabatnya sendiri, Shi Won. Sejak mereka berdua masuk SMA, rasa sayang Yoon Jae kepada Shi Won yang tadinya hanya sebatas sahabat pun bertambah dalam. Namun Yoon Jae memendamnya.
Adalah Kang Joon Hee (Hoya), yang pada masa kini adalah seorang dokter, ketika SMA dulu adalah murid paling cerdas kedua setelah Yoon Jae. Sebagai juara dua di sekolahnya, dia adalah sosok sidekick yang sempurna. Dia tenang, kalem, dan penuh pengertian sebagai seorang pria. Sosok Joon Hee penuh dengan kejutan. Tidak ada yang menyangka bahwa pria kalem ini jago bernyanyi dan dance. Namun sebenarnya, Joon Hee menyimpan rahasia yang jauh lebih besar, yang hanya diketahui oleh Shi Won. Kedekatannya dengan Shi Won membuat Yoon Jae menyalahpahami bahwa Joon Hee juga menyukai gadis itu. Padahal, orang yang disukai Joon Hee adalah Yoon Jae. Yap, he is a gay, and no one knows beside Shi Won. Bang Sung Jae (Lee Si Yeon) yang pada masa kini adalah seorang sales marketing perusahaan asuransi, ketika SMA dulu adalah sahabat Yoon Jae dan Joon Hee yang paling urakan dan konyol. Bersahabat dengan dua murid paling cerdas di sekolah rupanya tidak berpengaruh apa-apa terhadap nilai akademis Sung Jae yang terendah di sekolahnya. Meskipun begitu, dia adalah mood-booster bagi para sahabatnya.
Adalah Mo Yoo Jung (Shin So Yul), yang pada masa kini adalah seorang guru TK, ketika SMA dulu adalah gadis ceria nan polos yang naksir berat pada Yoon Jae. Namun ketika cintanya bertepuk sebelah tangan, ia pun menerima cinta yang datang dari Do Hak Chan (Eun Ji Won). Beruntung karena rasa sukanya yang belum terlampau dalam pada Yoon Jae, Yoo Jung tidak patah hati terlalu lama. Ia bahkan cepat lupa bahwa ia pernah menyukai Yoon Jae. Hak Chan adalah siswa pindahan dari Seoul yang langsung menjadi bintang sekolah, terutama di kalangan para murid laki-laki, karena koleksi majalah dan video pornonya yang lengkap. Kontra dengan hobi uniknya, Hak Chan adalah lelaki yang tak berkutik ketika berhadapan langsung dengan para gadis. Hal ini membuatnya tampak polos dan lugu, yang mana menjadi daya tarik tersendiri bagi Yoo Jung untuk kemudian berpacaran dengannya.
Begitu lama memendam perasaannya untuk Shi Won, Yoon Jae pada akhirnya berencana untuk mengungkapkan semuanya pada hari terakhir ujian nasional kelulusan SMA. Naasnya, tepat sepuluh menit sebelum ia menemui Shi Won, Yoon Jae mengetahui bahwa kakak kandungnya juga jatuh cinta kepada Shi Won. Adalah Yoon Tae Woong (Song Jong Ho), possibly the most intelligent man in Busan, yang lebih memilih untuk menjadi guru SMA di kampung halamannya alih-alih pergi mencari pekerjaan di Seoul. Ia melakukannya demi menjaga dan membesarkan Yoon Jae, karena kedua orang tua mereka telah tiada sejak Yoon Jae kecil. Merasa bahwa kakaknya telah banyak berkorban untuknya, Yoon Jae tidak sampai hati untuk merebut Shi Won dari kakaknya. Pada akhirnya ia mengurungkan kembali niatnya untuk mengungkapkan perasaannya kepada Shi Won.
Tanpa memahami perasaannya sendiri, Shi Won berpacaran dengan Tae Woong. Namun pada hari ketika ia berulang tahun, sekaligus hari terakhirnya di Busan sebelum ia pindah ke Seoul untuk berkuliah, Yoon Jae mengungkapkan perasaannya. Segala keresahan yang mengganjal dan menghantui hati Yoon Jae selama bertahun-tahun tumpah ruah ke permukaan pada malam itu. Pengungkapan Yoon Jae rupanya membukakan hati dan pikiran Shi Won, bahwa sosok yang ia inginkan sebenarnya bukanlah Tae Woong, melainkan Yoon Jae. Namun semuanya telah terlambat. Selama enam tahun lamanya. Yoon Jae selalu menghindari Shi Won, tanpa mengetahui bahwa gadis itu telah memutuskan hubungan pacarannya dengan sang kakak. Hingga pada suatu hari di tahun 2005, mereka bertemu secara tidak sengaja di sebuah coffee shop di Seoul. Tidak ingin mengulang kesalahannya enam tahun lalu, Shi Won bertekad untuk jujur pada dirinya sendiri dan Yoon Jae atas perasaannya.



“Reply 1997” adalah serial drama komedi romantis yang terdiri dari 16 episode. Serial yang juga dikenal dengan judul “Answer Me 1997” atau “Answer to 1997” ini ditayangkan oleh stasiun televisi tvN pada bulan Juli hingga September 2012. Berbeda dengan kebanyakan serial populer pada umumnya, “Reply 1997” menggunakan para bintang-bintang baru yang sedang naik daun sebagai tokoh utamanya, yaitu Jung Eun Ji dari girl group A Pink dan penyanyi jebolan ajang pencari bakat “Superstar K” Seo In Guk. Bahkan line up cast serial ini pun dipenuhi dengan para idol-turned-actors, seperti Hoya dari boy group Infinite dan rapper Eun Ji Won. Serial super kocak ini berkisah tentang dua orang sahabat sejak lahir yang pada akhirnya saling jatuh cinta. Kisah manis ini dibingkai dalam realita kehidupan tokoh utamanya yang merupakan fan-girl dari boy group terkemuka pada tahun 1997, yaitu H.O.T.
Terkadang kita tidak menyadari bahwa cinta begitu dekat. Bagi seorang Sung Shi Won yang adalah seorang fan-girl, kecintaan pada idolanya adalah segalanya. Ia begitu sibuk mencintai idolanya, sehingga ia sendiri tidak dapat melihat dan merasakan cinta yang ada di sekitarnya, yang selama ini begitu dekat dengannya. Terkadang kita tidak menyadari bahwa orang yang tulus mencintai kita selama ini selalu berada di dekat kita. Tanpa kita ketahui, ketidaksadaran kita telah menyakiti orang tersebut. Dan kita akan disadarkan pada seberapa berartinya orang tersebut bagi kita ketika ia telah tidak ada lagi di sisi kita. Ketika pada akhirnya Yoon Yoon Jae mengungkapkan perasaannya yang selama itu terpendam kepada Sung Shi Won, dalam sekejap pikiran dan hati gadis itu terbukakan. Ketika kemudian lelaki itu pergi menjauh dan seolah menghilang dari kehidupannya, dalam prosesnya gadis itu tersadarkan atas perasaannya sendiri. Ketika yang dibutuhkan seseorang adalah kejujuran atas perasaannya, maka waktu merupakan alat bantu untuk mencapainya.
Kasih sayang dalam persahabatan yang tulus bukan mustahil untuk berkembang menjadi rasa cinta yang dewasa antara pria dan wanita. Kata orang, tidak ada persahabatan antara laki-laki dan perempuan yang murni hanya sekadar persahabatan semata. Pasti ada salah satu pihak, atau keduanya, yang memiliki rasa yang lebih dari sekadar sayang antara sahabat. Permasalahannya kemudian terletak pada seberapa dalam dan besarkah rasa yang lebih dari sekadar sahabat itu. Apakah kemudian rasa itu cukup dalam dan besar bagi pihak yang merasakannya untuk kemudian mengungkapkannya, yang berisiko terburuk dapat merusak ikatan persahabatan yang telah terbangun selama itu. Ataukah rasa itu cukup dalam dan besar bagi pihak yang merasakannya untuk tetap memendamnya dalam kesakitan. Yoon Yoon Jae sempat mencoba bertahan dengan cara yang kedua. Namun gagal. Hatinya tak kuasa membendung rasa yang ia miliki untuk Sung Shi Won. Cara pertama kemudian ia tempuh. Dan pengorbanannya atas persahabatan itu tidak sia-sia. Pada akhirnya, ia menikahi sahabatnya sendiri, yang telah dikenalnya bahkan sejak lahir. Ketika yang dibutuhkan seseorang adalah keberanian, maka waktu merupakan alat bantu untuk mewujudkannya.



Meskipun ditayangkan di stasiun televisi kabel berjaringan, “Reply 1997” menjadi salah satu serial hits terpopuler di Korea Selatan pada tahun 2012. The series has garnered praise from audiences and critics for being well-researched, refreshing, genuine, and full of humor and heart. This series brings its casts into stardom, especially its two lead casts, Jung Eun Ji and Seo In Guk. This drama is super hilarious! Alur cerita yang berupa flashback ditata dengan sangat rapi oleh tim produksi serial ini. The plot is going back and forth in a great timing and sequence. Alih-alih dibuat bingung dengan plot campuran ini, penonton justru semakin dibuat tertarik dengan alur maju-mundur yang ditampilkannya. Selain itu, walaupun memasang bintang-bintang baru sebagai para pemeran utamanya, akting mereka terlihat sangat natural, terutama aksen Busan yang mereka gunakan, karena serial ini ber­-setting di sana. Salut terbesar ditujukan kepada tim produksi “Reply 1997” yang berhasil menghidupkan nuansa 1990-an dengan sempurna dan sesuai realita pada masa itu. Singkat kata, serial ini very highly recommended!

Yes, the truth is inconvenient. But if we don’t accept that, we have to live with lies. We have to accept inconvenient truths. What we see is not all we know.” –Sung Shi Won (Reply 1997, 2012)

People believe that they are born with an invisible red string tied around their little finger. The string is tied to a person they’re destined to be with. However, it’s hard to find out who is waiting at the end. The string is as tangled as the number of people tied together. As we untangled it, we get to see our fate. If the red string of fate really exists, where will mine end?” –Yoon Yoon Jae (Reply 1997, 2012)

Share:

0 komentar