Arang and the Magistrate

The shaman said, that if you separated after giving all your heart, it feels like you won't be able to bear what happens in the end, but it is with that strength that you can continue to live. When you leave, it feels like you won't be able to bear it because of the pain, but it is with the sadness that you continue to live. She said that's what being human is. That's love, memory and remembrance. Even if you only have one of them, it can give you the strength to live on.” –Arang (Arang and the Magistrate, 2012)

In a place where one flower wilts, another flower will bloom. In a place where the wind blows, a different wind will blow again. But I will hold onto the memories of my first feeling of love forever.” –Arang (Arang and the Magistrate, 2012)

I hate hearing that time move faster than an arrow, because the hard times always passed by slowly. But the time I'm spending with you is now going by so quickly. I resent it. I can't believe that the time is this short.” –Kim Eun Oh (Arang and the Magistrate, 2012)


Bagaimana jadinya apabila seorang Hakim dapat melihat hantu, atau lebih tepatnya, arwah penasaran? Dapat dipastikan bahwa para arwah penasaran tersebut berlomba-lomba meminta pertolongan sang Hakim untuk menyelesaikan unfinished business mereka di dunia. Inilah yang kemudian terjadi pada Kim Eun Oh (Lee Joon Gi) dalam serial “Arang and the Magistrate”. Mengambil latar waktu pada era Dinasti Joseon, Eun Oh adalah tuan muda yang merupakan putra dari mantan Perdana Menteri Joseon. Ia menyembunyikan ‘bakat’nya yang sanggup melihat dan berkontak langsung dengan makhluk-makhluk tak kasat mata dari semua orang, termasuk pengawalnya yang setia, Dol Soo (Kwon Oh Joong). Berdua dengan Dol Soo, ia mengembara untuk mencari ibu kandungnya yang menghilang.
Pencarian Eun Oh kemudian membawanya ke sebuah desa bernama Miryang. Ia mendapati bahwa di desa tersebut banyak terjadi ketidakadilan. Namun karena Eun Oh adalah pria dingin yang super cuek dan berprinsip bahwa ia tidak akan pernah peduli bahkan jika ketidakadilan terjadi di depan matanya, ia tidak ambil pusing dengan seluruh kejadian di desa itu dan tetap pada tujuan awalnya, yaitu mencari ibunya. Semuanya kemudian berubah ketika ia bertemu dengan Arang (Shin Min Ah). Arang adalah salah satu dari sekian banyak arwah penasaran yang bergentayangan di Miryang. Anehnya, Arang sama sekali tidak memiliki ingatan tentang semasa ia hidup dulu. Bahkan siapa namanya ketika hidup pun ia tidak ingat. Ia hanya tahu bahwa ia telah menjadi arwah penasaran selama 3 tahun lamanya. Arang adalah nama yang diberikan padanya oleh salah satu hantu senior karena ia adalah arwah gadis perawan.
Arang yang menyadari bahwa Eun Oh dapat melihat hantu, menemukan kesempatan untuk menguak jati dirinya dulu dan mengungkap misteri di balik kematiannya. Pada awalnya Eun Oh, yang anti berurusan dengan hantu, menolak mentah-mentah permintaan Arang. Untuk membuat arwah gadis itu tidak mengikutinya lagi, ia mengatakan bahwa ia akan membantu Arang apabila ia diangkat menjadi Hakim di desa itu, sesuatu yang Eun Oh pikir adalah hal yang mustahil. Namun bagi Arang, tidak ada sesuatu yang mustahil. Dengan bantuan cenayang palsu, Bang Wool (Hwang Bo Ra), Arang melakukan segala cara untuk menjadikan Eun Oh sebagai Hakim. Alhasil, Kim Eun Oh diangkat sebagai Hakim baru di desa Miryang.
Sebagai seorang Hakim yang seharusnya mengabdi pada masyarakat untuk menegakkan keadilan, Eun Oh tidak mudah untuk melepaskan kebiasaan lamanya yang tidak menghiraukan apa yang terjadi di sekitarnya. Pada awalnya ia akan mangkir dari janjinya kepada Arang, tetapi kemudian ia berubah pikiran setelah melihat Arang mengenakan tusuk rambut yang dulu ia berikan untuk ibunya. Eun Oh melihat bahwa Arang adalah jalan untuk menemukan ibunya kembali. Maka dimulailah petualangan Arang dan Hakim Eun Oh untuk mengungkap misteri di balik kematian Arang dan mendapatkan ingatannya kembali.
Perlahan tapi pasti, kebiasaan buruk Eun Oh pun mulai berubah. Sebagai Hakim, ia tidak sanggup menahan nalurinya untuk menolong orang-orang yang membutuhkannya. Eun Oh pun tidak setengah-setengah dalam membantu Arang. Hingga pada akhirnya, ia menemukan bahwa Arang semasa hidupnya dulu bernama Lee Seo Rim, putri semata wayang dari mantan Hakim di Miryang yang pada suatu hari menghilang tanpa jejak begitu saja. Eun Oh bahkan menemukan fakta bahwa semasa hidupnya dulu, Arang telah dijodohkan dengan Choi Joo Wal (Yeon Woo Jin), putra dari orang terkaya di Miryang. Hingga kemudian, jenazah Lee Seo Rim ditemukan.
Arang yang shock melihat kondisi jenazahnya sendiri, mempertanyakan bagaimana ia bisa meninggal dalam kondisi begitu mengenaskan. Ia pun memutuskan untuk menemui malaikat maut Moo Young (HangJung Soo) supaya mengantarkannya menemui Kaisar Langit (Yoo Seung Ho). Kaisar Langit akhirnya memberikan Arang kesempatan kedua untuk hidup di dunia sebagai manusia guna mencari kebenaran di balik misteri pembunuhannya. Waktu yang diberikan hanya tiga purnama. Apabila selama tiga purnama tersebut Arang tidak sanggup menemukan jawabannya, maka ia akan dimasukkan ke neraka. Sebaliknya, apabila ia sanggup menemukan jawabannya, maka ia akan dimasukkan ke surga. Sementara itu, Eun Oh yang merasa putus asa karena mengira arwah Arang telah menghilang untuk selamanya, memutuskan untuk memakamkan jenazah Lee Seo Rim secara layak, lalu pergi meninggalkan Miryang. Namun di hari pemakaman, Arang tiba-tiba muncul kembali di hadapannya, dalam wujud seorang manusia.
Dengan kembalinya Arang, Eun Oh mengurungkan niatnya untuk pergi. Namun tanpa pernah ia duga sebelumnya, seiring kebersamaannya dengan Arang, Eun Oh jatuh cinta padanya. Arang yang mengetahui perasaan Eun Oh kepadanya, sebenarnya merasakan hal yang sama, namun ia menyangkal perasaan itu karena tahu bahwa waktunya di dunia hanya sebentar. Ia merasa kehadirannya sudah cukup membebani Eun Oh, sehingga ia tidak ingin meninggalkan pria itu kelak dalam keadaan tersakiti. Berbekal perasaannya kepada Eun Oh, Arang membantu pria itu untuk mencari keberadaan ibunya. Namun rupanya, fakta dibalik misteri kematian Arang dan menghilangnya ibu Eun Oh saling berkaitan, dan memberi kejutan luar biasa bagi mereka.


“Arang and the Magistrate” adalah serial drama saeguk (drama dengan setting pada zaman Joseon) dengan nuansa misteri, fantasy, dan action di dalamnya. Serial yang juga dikenal dengan judul “The Tale of Arang” ini berjumlah 20 episode dan disiarkan oleh stasiun televisi MBC pada bulan Agustus hingga Oktober 2012. Serial ini merupakan proyek comeback dari aktor Lee Joon Gi ke layar kaca paska selesai menunaikan tugas wajib militernya pada bulan Februari 2012. Serial ini juga merupakan drama saeguk pertama bagi Shin Min Ah sekaligus menandai kembalinya ia ke layar kaca paska serial big hit “My Girlfriend is a Gumiho”. Kisah Arang ini diadaptasi dari sebuah legenda lokal di Korea Selatan, tentang seorang gadis putri dari Hakim di desa Miryang yang mati dibunuh. Konon pada waktu itu arwahnya gentayangan dan meneror setiap Hakim yang bertugas di sana. Tidak ada Hakim yang bertahan hingga pada suatu hari seorang pria muda diangkat menjadi Hakim di sana. Lain dengan para pendahulunya, Hakim muda ini tidak takut pada arwah Arang dan justru membantu si arwah untuk mencari kebenaran. Segera setelah pembunuh Arang ditangkap, arwahnya pun pergi dalam damai.
Meskipun jalan cerita drama ini secara keseluruhan tidak sama persis dengan legenda yang ada, “Arang and the Magistrate” menyuguhkan sisi lain dari legenda tersebut dengan sangat apik. Melalui kisah cinta yang mustahil terjalin antara Arang dan Hakim Eun Oh, penonton sekali lagi dihadapkan pada fakta bahwa cinta itu buta, cinta dapat dimulai dari hal-hal kecil yang kadang tidak disadari, dan cinta datang karena terbiasa. Ketika Eun Oh mulai menumbuhkan rasa untuk Arang, ia mengesampingkan segalanya termasuk fakta bahwa gadis itu tidak lagi hidup di dunia yang sama dengannya. Tidak peduli pada segala perbedaan, perasaannya mengalahkan segalanya. Bahkan tanpa ia sadari, tujuan perjuangan kerasnya bukan lagi untuk mencari sosok sang ibu, melainkan untuk melindungi dan membahagiakan Arang.
Menyadari bahwa hanya sedikit waktu yang dimilikinya di dunia, Arang pada awalnya mengelak mati-matian dari perasaannya sendiri yang juga mencintai Eun Oh. Namun perbincangannya dengan sang cenayang Bang Wool berhasil menggugah perasaannya dan mengubah sudut pandangnya. Bang Wool mengatakan bahwa manusia dapat bertahan hidup karena ingatan dan kenangan yang mereka miliki, baik yang indah maupun yang menyakitkan, semua itu adalah pegangan bagi manusia untuk menjalani hidupnya, menata impiannya, dan menyambut hari esoknya. Pada titik ini Arang sadar, bahwa membohongi diri sendiri dan melarikan diri dari cinta tidak akan membawanya kemana-mana kecuali penyesalan dan kesengsaraan. Hingga pada akhirnya ia membuat sebuah keputusan bijaksana, yaitu untuk melewati waktu yang berharga dengan bahagia bersama Eun Oh, meskipun hanya sebentar saja.


Kekuatan serial “Arang and the Magistrate” tidak hanya terletak pada jalan ceritanya yang penuh makna. Alur cerita drama ini ditata secara apik sehingga jauh dari kata membosankan. Kejutan-kejutan yang ada juga mengesankan. Selain itu, aktor tampan Lee Joon Gi dan aktris cantik Shin Min Ah berhasil menghidupkan karakter Kim Eun Oh dan Arang dengan istimewa. Chemistry mereka berdua sangat terasa di sepanjang cerita drama ini. Indeed, they are such a very lovable couple. Kisah cinta pendukung antara Dol Soo dan Bang Wool juga pantas untuk disimak. Mereka berdua adalah mood-booster tersendiri dalam kisah ini. Kemampuan akting para pemain dalam drama ini tidak perlu diragukan lagi. “Arang and the Magistrate” dapat membuat penontonnya tertawa terbahak, menangis haru, bahkan merasa gemas dengan tingkah para karakternya. This series is surely highly recommended!

Till now I lived, thinking that being a man was all about being strong. But that wasn't so. An ordinary man uses his strength for a woman, but a real man uses his heart for a woman.” –Dol Soo (Arang and the Magistrate, 2012)

Share:

0 komentar