Snowflakes

Have you ever loved someone to death? Just once, just once, please take a look back at me. I cried out and called, but it didn’t reach you. ‘I love you, I love you’, words I keep repeating by myself, ‘I love you’.” –Xiah Junsu, Love Is Like A Snowflake (OST. The Innocent Man) [translated lyrics]


Salah satu member dari vocal group JYJ, Xiah Junsu, menyumbangkan suara emasnya untuk mengisi jajaran soundtrack serial drama Korea Selatan berjudul “The Innocent Man”. Serial yang dibintangi oleh aktor tampan Song Joong Ki serta dua aktris cantik Moon Chae Won dan Park Si Yeon ini juga dikenal dengan judul “Nice Guy”. Untuk soundtrack serial drama ini, Junsu membawakan sebuah lagu ballad berjudul “Love Is Like A Snowflake”. Lagu ini dirilis sebagai single “The Innocent Man OST Part 1” pada tanggal 26 September 2012. Lagu ballad sendu ini kemudian menjadi bagian dari album “The Innocent Man OST” yang dirilis pada tanggal 24 Oktober 2012, bersama dengan lagu-lagu lainnya yang turut mengisi line up dari soundtrack serial tersebut.
“Love Is Like A Snowflake” portraits the feeling of one-sided love. Tentang seseorang yang tak pernah memiliki cinta sejati dalam hidupnya, karena cinta selalu datang dan pergi sesuka hati, ia tak pernah menetap. Tentang seseorang yang jatuh cinta untuk sebenar-benarnya, namun justru ketika cinta itu datang untuk menetap, ia tak sanggup memilikinya. Tentang kasih yang tak sampai, cinta yang tak berbalas. Tentang bagaimana ia bertahan menjalani hidup dengan segala kesakitan yang dirasakannya. “I smile again like I did yesterday. I hide it as if nothing happened.” Sebuah senyum ia gunakan sebagai tameng untuk menutupi jiwa rapuhnya. Menjalani hari sebaik mungkin, tak peduli sehancur apa ia di dalam. “I try to live well each day now, so that I can endure through it little by little. Because without you, there is no tomorrow, there is no hope, just like today.”
Pernahkah kamu begitu mencintai seseorang hingga rasanya mau mati? Pernahkah kamu mencoba menggapai seseorang, mencoba dan terus mencoba, namun kau tak pernah dapat meraihnya? Pernahkah kamu begitu menginginkan seseorang hingga nafas serasa akan berhenti? Meskipun setiap langkah menuju ke sana penuh dengan luka, kau selalu mengambilnya, karena bagimu hanya dia seorang. Pernahkah kau merasa bahwa cinta itu seperti serpihan salju? Setiap kali kau meraihnya dengan jemari tanganmu, ia akan meleleh begitu saja, lalu lenyap sirna tak berbekas. These are what this song is about. Indeed, love is like a snowflake. We can see, but we can’t touch. We can feel, but we can’t have. Love disappears right away when we try to hold onto it, just like a snowflake.

Seiring dengan popularitas serial “The Innocent Man” yang melambung tinggi, lagu soundtrack yang dibawakan oleh mantan personil DBSK ini juga menjadi sorotan khalayak. Bahkan berkat “Love Is Like A Snowflake”, banyak orang menyebut Junsu sebagai ‘the new King of soundtrack’, menggantikan penyanyi K.Will yang kini telah jarang menyanyikan lagu soundtrack. Indeed, Junsu’s voice blends so good within the melody of this song. His deep voice brings the right mood of sorrow for this sad song. “Love Is Like A Snowflake” fits so well with “The Innocent Man” series. Mendengar lagu ini sebagai background music (BGM) dalam beberapa adegan sedih dalam serial tersebut semakin membangkitkan rasa haru. Brutally melancholic!

Love comes to me like snowflakes. I hold out my hand to catch it, but it always melts.” –Xiah Junsu, Love Is Like A Snowflake (OST. Innocent Man) [translated lyrics]


* Ditulis sambil mendengarkan lagu “Love Is Like A Snowflake” oleh Xiah Junsu, yang merupakan OST dari serial drama “Innocent Man”. Lirik lagu berupa romanisasi dari huruf Hangul Korea, beserta dengan translasinya ke dalam Bahasa Inggris.

“Utneunda tto eojecheoreom nan
(I smile again like I did yesterday)
Sumginda amu il eomneundeut
(I hide it as if nothing happened)
Heorageobsi geudae mam salpyeo on
(Without permission, I looked into your heart)
Geudae mam gajiryeohan nae mogsingabwa
(I guessed it’s my part to take away your heart)
Ijen gatgo sipeo
(Now I want to have you)

Sarangeul jugeul mankeum hanjeok innayo
(Have you ever loved someone to death?)
Dan hanbeonman dan hanbeonman jebal dorabwayo
(Just once, just once, please take a look back at me)
Sorichyeo bulleobwado dachireul anha
(I cried out and called, but it didn’t reach you)
Neoreul saranghae neol saranghae
(“I love you, I love you”)
Honjaseo doenoeineun mal neol saranghae
(Words I keep repeating by myself, “I love you”)

Harussik jal saraga bonda
(I try to live well each day now)
Jogeumssik beotil su itdorok
(So that I can endure through it little by little)
Geudae eobsineun naeildo eobseultenikka
(Because without you, there is no tomorrow)
Huimangdo eobseultenikka oneulcheoreom
(There is no hope, just like today)
Ijen gatgo sipeo
(Now I want to have you)

Ssahyeoganeun seulpeun geurium
(The sad longing builds up)
Sumi meojeul geot gata
(It feels like my breath will stop)
Huimihan bicheul ttara
(I follow the faint light)
Ijen na neoege ganda
(And now I go to you)

Sarangeun nunkkoccheoreom dagaonabwa
(Love comes to me like snowflakes)
Son naemireo damabojiman neul nogabeoryeo
(I hold out my hand to catch it, but it always melts)
Heoeum bon sunganbuteo geudaeyeotgie
(From the moment I first saw you, it always you)
Nan tto han georeum tto han georeum
(I take one step, and another one step again)
Naegen geudaeyeoyaman hanikka
(Because to me, it needs to be you only)”

Share:

0 komentar