It Must Have Been Love

It must have been love, but it’s over now. It must have been good, but I lost it somehow. It must have been love, but it’s over now. From the moment we touched, ‘til the time had run out.” –Roxette, It Must Have Been Love (OST. Pretty Woman)


Duo pop rock asal Swedia, Roxette, merilis sebuah single berjudul “It Must Have Been Love” di Swedia pada tanggal 1 Juli 1987. Namun lagu ini tidak mendunia hingga pada akhirnya lagu ini dijadikan sebagai salah satu soundtrack dari film box office terkemuka, “Pretty Woman”. Album “Pretty Woman: Soundtrack Album” dirilis pada hari Valentine, 14 Februari 1990, dengan lagu “It Must Have Been Love” sebagai lead single, yang dirilis kemudian pada tanggal 1 Mei 1990. Pada bulan Juni 1990, lagu ini mencapai posisi puncak tangga lagu Billboard Hot 100, menjadikannya salah satu lagu soundtrack terlaris yang pernah ada.
“It Must Have Been Love” bertutur tentang patah hati. Setelah cinta pergi, yang tertinggal adalah rasa sepi, dingin yang menusuk, dan kehampaan. “Lay a whisper on my pillow, leave the winter on the ground. I wake up lonely, there’s air of silence in the bedroom and all around. Touch me now, I close my eyes and dream away.” Yang tersisa adalah kenangan, kebersamaan yang masih hangat di ingatan. Seiring berjalannya waktu, kita memang bisa melupakan orang yang kita cintai, namun kita tidak akan pernah lupa apa yang kita rasakan ketika bersama dengannya. “Make-believing we’re together, that I’m sheltered by your heart. But in and outside I’ve turned to water, like a teardrop in your palm. And it’s a hard winters day, I dream away.” Itu adalah cinta, ia yakin itu, namun kini telah berlalu. Itu adalah cinta, ia menginginkannya, namun kini ia hidup tanpanya. Itu adalah cinta, namun ia kini telah kehilangannya. Itu adalah cinta, meskipun hanya sesaat, ia merasakannya. Seperti air yang terus mengalir dan angin yang terus bertiup, hidup pun terus berjalan. Dengan atau tanpa cinta. And so, it comes winter after the autumn.

Lagu power pop ballad ini merupakan salah satu single terlaris milik Roxette, dengan meraih sertifikat Gold di berbagai negara di dunia. Album soundtrack “Pretty Woman” sendiri merupakan salah satu album soundtrack terlaris, dengan meraih triple sertifikat Platinum oleh Recording Industry Association of America (RIAA). “It Must Have Been Love” diciptakan oleh salah satu personil dari duo Roxette, Per Gessle. Lagu ini menonjolkan suara vokalis Marie Fredriksson yang tinggi dan mendayu. This broken-hearted song has a beautiful upbeat melody. Meskipun bercerita tentang putus cinta, entah mengapa irama lagu ini justru memberikan kekuatan dan kenyamanan bagi para pendengarnya.

It must have been love, but it’s over now. It’s all that I wanted, now I’m living without. It must have been love, but it’s over now. It’s where the water flows, it’s where the wind blows.” –Roxette, It Must Have Been Love (OST. Pretty Woman)


* Ditulis sambil mendengarkan lagu “It Must Have Been Love” oleh Roxette.

“It must have been love, but it’s over now

Lay a whisper on my pillow, leave the winter on the ground
I wake up lonely, there’s air of silence in the bedroom and all around
Touch me now, I close my eyes and dream away

It must have been love, but it’s over now
It must have been good, but I lost it somehow
It must have been love, but it’s over now
From the moment we touched, ‘til the time had run out

Make-believing we’re together, that I’m sheltered by your heart
But in and outside I’ve turned to water, like a teardrop in your palm
And it’s a hard winters day, I dream away

It must have been love, but it’s over now
It’s all that I wanted, now I’m living without
It must have been love, but it’s over now
It’s where the water flows, it’s where the wind blows

It must have been love, but it’s over now”

Share:

0 komentar