One Man

We must’ve been together for so long. During your hard and sad times. Even when you’re lonely and in despair because of your separation. Even when I’m hurting to wipe away your tears.” –Kim Jong Kook, One Man



Kim Jong Kook, The Commander yang gagah berotot dalam Running Man, rupanya memiliki sisi lain dari dirinya yang cukup mengejutkan. Bagi orang-orang yang pertama kali mengenal Jong Kook sebagai Sparta Kook dalam program acara variety show SBS Running Man, pasti akan susah percaya bahwa pria tangguh ini adalah seorang ballad singer. But yes, he is indeed! Itulah kenyataannya. Bahkan pria yang dulu sempat tergabung dalam duo Turbo ini adalah seorang penyanyi solo pria yang sukses. Dan yang lebih mencengangkannya lagi, kebanyakan lagu-lagu hits yang ia nyanyikan adalah lagu ballad sedih nan sendu. Salah satunya adalah signature song-nya yang paling terkenal sepanjang masa, “One Man” (dalam Bahasa Korea: “Han Namja”). Pertama kali mendengar lagu ini, saya masih merasa amazed bahwa seorang Sparta Kook ternyata bisa menyanyikan lagu ballad seperti ini. Ketika mencermati lirik dan arti dari lagu ini, saya semakin terpana, ternyata The Commander bisa membawakan lagu sedih ini dengan sangat indah. Saya bahkan sampai lupa dengan sosok gahar Jong Kook yang biasa saya lihat di Running Man ketika mendengar lagu ini.
Lagu super sendu ini bercerita tentang seorang pria yang telah lama mencintai seorang wanita, yang kemungkinan besar adalah sahabatnya, namun ia tidak sanggup mengatakannya. Mereka selalu bersama, bahkan melewati saat-saat sedih dan susah bersama. Pria itulah yang selalu ada di samping wanita itu ketika ia menderita karena cintanya. Pria itulah yang menghapus air matanya meski ia sendiri kesakitan. Pria itulah yang selalu mendampinginya, memberi semangat dan membuatnya tersenyum. Pria itulah yang selalu berusaha membuatnya bahagia, yang diam-diam merindukannya. Pria itulah yang selalu mengkhawatirkan dan memikirkannya, yang mengenal dan mengerti dirinya dengan sangat baik. Pria itulah yang mencintainya dengan tulus, namun tak pernah dapat mengatakan perasaannya. Namun wanita itu tidak mengerti. Wanita itulah yang tidak menyadari segala ungkapan cinta dari si pria. Wanita itu dicintai, tetapi tidak menyadari bahwa itu adalah cinta. Pesan moral dari lagu ini adalah, kalau cinta ya katakan saja, kapan lagi? Karena ungkapan cinta, selain diwujudkan, pada hakikatnya juga butuh dikatakan. :’)

“One Man” menjadi bagian dari album solo kedua Kim Jong Kook yang bertajuk “Evolution”. Album ini dirilis pada tanggal 18 Juni 2004. This song was a big hit! Many media stated that this song was the reason of all his success. Lagu dan album ini membawa Jong Kook menyabet banyak penghargaan di berbagai ajang musik populer di Korea Selatan. Setahun setelah album ini dirilis, Jong Kook menyapu bersih tiga Daesang (tingkat penghargaan tertinggi) sekaligus untuk kategori penyanyi solo pria dari tiga stasiun televisi utama di Korea Selatan, yaitu SBS, MBC dan KBS. Ini membuatnya menjadi penyanyi kedua sepanjang masa yang sanggup membukukan rekor tersebut, setelah sebelumnya pada tahun 1980 oleh penyanyi Jo Yong Pil. Bahkan hingga kini, lagu “One Man” menjadi sebuah trademark song yang melekat pada Kim Jong Kook. Pada tahun 2010, grup vokal wanita Bebe Mignon merilis remake lagu ini dengan sedikit gubahan pada musik dan liriknya untuk soundtrack serial drama fenomenal, “Secret Garden”. Indeed, kesuksesan lagu ini adalah sepanjang masa.

For the thousandth times I hold it in. And for another million times I try to control myself and set everything straight. I really want to tell you, I think I’m going to go insane. All I want is to embrace you so tight.” –Kim Jong Kook, One Man


 

* Ditulis sambil mendengarkan lagu “One Man” oleh Kim Jong Kook. Lirik lagu berupa romanisasi dari huruf Hangul Korea, beserta dengan translasinya ke dalam Bahasa Inggris.

“Cham oraedwannabwa i mal chocha mosaek hal mankum
(It must’ve been a long time, long enough for these words to become meaningless)
Ni nunbinman bwado nol hwonhi ta anun
(Just by looking at your eyes, I already know everything)
Ni chinguchorom noye kurimja chorom
(Like a friend of yours, like a shadow of yours)
Nul hamkke haennabwa niga himdulttaena sulpul ttae
(We must’ve been together for so long, during your hard and sad times)
Werowo halttaedo ddo ibyol alhkoseo
(Even when you’re lonely and in despair because of your separation)
Apahalttaedo ni nunmul taggajul
(Even when I’m hurting to wipe away your tears)

Han namjaga isseo nol nomu saranghan
(There’s a man who loves you so much)
Han namjaga isseo saranghae maldo mothanun
(There’s a man who can’t even say, “I love you,”)
Ni gyote son naemilmyon ggot tahul koriye
(I’m by your side, hand over my hand, in a path where you can reach me)
Chasinboda agginun nol gachin naeka isseo
(There’s me with you, who cherishes you more than myself)

Norul utke hanunirochik keugonman saenggakhago
(I think about how to make you laugh only)
Onje odisona norul barabogo
(Whenever and wherever you are, I’m watching over and missing you)
Nol kuriwo hago ni kokchongman hanun
(The one that I’m worried about is only you)

Chonboncchum samkigo
(For the thousandth times I hold it in)
Wo tto manbonchum chuseuryo bojiman
(And for another million times I try to control myself and set everything straight)
Marhago shipo michilgot kateunde
(I really want to tell you, I think I’m going to go insane)
Nol warang nan ango shipeunde
(All I want is to embrace you so tight, but)

Han yeojaga isseo ireon nal morunun
(There’s a woman who doesn’t know that I’m like this)
Sarang badumyonso sarang injuldo moreunun
(Who is being loved but doesn’t even know that it is love)
Namankeum kkok pabogateun sulpun nol tugo
(If I ever leave you, I would feel like a suffering foolish)
I sungando nunmuri najiman haengbokhan geol
(Even when the tears come, but I feel happy)
Niga gyote itki ttaemuniya
(Because you’re by my side)”

Share:

1 komentar

  1. wahh bagus dan menarik videonya...
    terus tingkatkan..
    terimakasih..
    http://updatesuju.blogspot.com/

    ReplyDelete