Cold Hearted

’Comeback’, but I still can’t say it until the end, and as the time goes by, the memories fade away. Many seasons have passed, and as we meet face to face again, I still can’t say it at all.” –TRAX, Let You Go (Cold Hearted Man)



TRAX, rock band besutan agensi terkemuka di Korea Selatan, SM Entertainment, merilis mini album pertama mereka yang bertajuk “Trax Mini Album: Volume 1” pada tanggal 25 Januari 2010. Album ini merupakan titik balik bagi TRAX setelah mereka ditinggalkan oleh dua orang personilnya, yaitu drummer No Min Woo dan bassist Kang Jung Woo. Dua orang personil TRAX yang bertahan, yaitu vokalis Jay Kim dan gitaris Kim Jungmo, terus berkarya sejak debut mereka pada tahun 2004, terbukti dengan peluncuran album ini, setelah mereka menjalani hiatus selama kurang lebih tiga tahun. Apalagi, seluruh lagu dalam album ini diaransemen musik dan ditulis liriknya oleh mereka berdua, termasuk title track “Let You Go (Cold Hearted Man)”. Lead song dari album ini tersebut dirilis sebagai digital single pada tanggal 21 Januari 2010. Menyusul lima hari kemudian, pada tanggal 26 Januari 2010, sebuah music video (MV) dari lagu ini diunggah ke akun situs Youtube resmi milik SM Entertainment, dengan member dari Super Junior, Kim Heechul, beserta leader dari f(x), Victoria Song, sebagai pasangan model didalamnya. Basically, this is a sad song, a melancholic rock one. Dalam MV ini Heechul dan Victoria memerankan dengan sangat baik sepasang kekasih yang depresi paska perpisahan mereka.
“Let You Go”, atau yang juga dikenal dengan judul “Cold Hearted Man” (dalam Bahasa Korea: “Gaseumi Chagaun Namja”), ini mengisahkan perasaan seorang pria yang menderita akibat perpisahannya dengan sang kekasih, seperti yang tergambarkan dalam MV-nya. That woman left a deep impression for that man, so that he couldn’t easily forget her, even after many times has passed. Bahkan sebagai seorang pria yang berhati dingin pun, perpisahan itu sanggup membuatnya menangis. Sesuatu yang belum pernah terjadi padanya sebelumnya, yaitu menangis karena seorang wanita. But no matter how deep the feelings he has for that woman, it couldn’t change a fact that indeed he is a cold hearted man. So, no matter how great the pain he feels because of their separation, he couldn’t tell her to comeback to him. No matter how desperate and suffering he is, he couldn’t say how he exactly feels to her. In the end, all that left for him is only memory that tangling and lingering forever.


Sejak debut pada tahun 2004 hingga ditinggalkan oleh dua orang personilnya, TRAX memiliki aliran musik yang berbeda dibandingkan penyanyi dan grup bentukan SM Entertainment lainnya, yaitu metal dan alternative rock. Namun TRAX yang baru dengan menyisakan Jay Kim dan Kim Jungmo saja, memodifikasi aliran musik mereka menjadi pop ballad rock. Meskipun demikian, perubahan ini tidak mengurangi esensi TRAX sebagai sebuah band, justru menambah daya pikat mereka karena semakin menonjolkan kemampuan vokal Jay dan keahlian gitar Jungmo. Mereka menampilkan lagu ini dalam comeback stage mereka, dimulai dengan program acara musik televisi KBS Music Bank pada tanggal 22 Januari 2010. Dalam setiap penampilan live mereka, maknae dari Girls’ Generation, Seohyun, membantu sebagai additional player untuk memainkan piano. Selain Seohyun, Heechul dari Super Junior juga sempat didapuk untuk menjadi pianis dalam penampilan TRAX. Iringan piano, lantunan melodi, petikan gitar Jungmo, vokal Jay yang syahdu, membuat lagu ini menjadi salah satu lagu ballad rock tersendu yang pernah ada. Indeed, TRAX has proven that they weren’t fallen through the cracks. Now, both of them are doing their military duty. So, let’s hope that they will comeback soon after they complete their duties two years later.

This suffering heart can’t hold back any longer. It keep chasing after your distant figure.” –TRAX, Let You Go (Cold Hearted Man)







* Ditulis sambil mendengarkan lagu “Let You Go (Cold Hearted Man)” oleh TRAX. Lirik lagu berupa romanisasi dari huruf Hangul Korea, beserta dengan translasinya ke dalam Bahasa Inggris.

“Hayake heuryeojin geurim sok chueogui chaekjang sok
(Within the whitely faded picture at the top of the memory bookshelf)
Uri geujeo seuchyeogan annyeong
(Our fainted hello to each other)
Dorawa kkeutnae mal motago sigan teumsaero heulleo
(“Comeback”, but I still can’t say it until the end, and as the time goes by)
Jeomjeom meoreojin gieok
(The memories fade away)

Myeot beonui gyejeol jina majuhan du nundongja
(Many seasons have passed, and as we meet face to face again)
Amu maldo motago
(I still can’t say it at all)

Gaseumi chagaun namjaga ureoyo
(This cold hearted man is now crying)
Ibyeore mojildeon geunyeodo uneyo
(At our parting, even she is crying too)
Baraejin chueok yurijogage
(And all that left is pain)
Bein sangcheo heunjeongman nama chorahaneyo
(From the pictures of faded memory that keep haunting)

Parake jillyeobeorin haneul gudeobeorin ipsul
(Under the pure blue sky, the rigid lips cry)
Ulkeok geuripda neol oechigo
(As I shout how much I miss you)
Miryeone eongkin inyeonui kkeun chama pulji motago
(The strings of fate tangled in lingering feelings, it remains tangled)
Dasi mudeoduneyo
(Then it buries itself once again)

Meongmeokhan gaseumi chamji motago dallyeo
(This suffering heart can’t hold back any longer)
Meoreojin ne deung dwiro
(It keep chasing after your distant figure)

Bein sangcheo heunjeongman nama meomulleoinneungeol
(From the pictures of faded memory that remain stuck)
Again, stay again, oh
Stay, stay again

Kkeunkin nunmul sogui siganeul dasi mukkeodulge
(Once again, I desperately try to tie them together)
To tie, to tie

Moreujyo ibyeolhan namjaui nunmul
(You wouldn’t understand the tears of a broken man)
Mot gyeondige neol maemdoldeon jichin hansumdo
(The tired sigh that circling around you until you can’t stand it)
Jidokhan geurium mok joreudeon
(I will send our tangled memories)
Eongkin uri durui chueogeul seulpeun haneure bonaejulge
(That venomously tightened around the throat, to the saddened sky)”

Share:

0 komentar