8 Backstreet Boys' Everlasting Songs

Backstreet Boys, boy band legendaris asal Amerika Serikat ini beranggotakan Brian Littrell, Nick Carter, A.J. McLean, Howie Dorough dan Kevin Richardson. Sepanjang karir mereka, kelima pria ini telah menghasilkan banyak karya-karya indah. Dapat dikatakan bahwa saya tumbuh besar bersama Backstreet Boys, atau yang kerap disebut dengan BSB. Ketika boy band merajai industri musik dunia pada tahun 2000-an, BSB adalah salah satu terbaik yang pernah ada. Berikut ini adalah delapan lagu legendaris mereka sepanjang masa menurut versi saya.

8. Incomplete


Daftar dibuka dengan sebuah lagu berjudul “Incomplete”. Lagu ini menjadi bagian dalam album kelima BSB, “Never Gone”, yang dirilis pada tanggal 14 Juni 2005. Single dari lagu ini sendiri telah dirilis sebelumnya, yaitu pada tanggal 1 April 2005. Lagu ini merupakan lagu comeback song dari BSB setelah sebelumnya mereka hiatus dari dunia musik selama sekitar lima tahun lamanya. “Incomplete” merupakan sebuah comeback yang dahsyat karena melalui lagu ini mereka berhasil menunjukkan bahwa mereka masih mampu menghasilkan karya yang indah setelah lama menghilang.
I tried to go on like I never knew you. I’m awake but my world is half asleep. I pray for this heart to be unbroken. But without you all I’m going to be is incomplete.


7. As Long As You Love Me


Di urutan berikutnya adalah lagu berjudul “As Long As You Love Me”. Ini adalah lagu sangat lawas milik BSB, yang termasuk dalam album kedua mereka, “Backstreet’s Back”. Album ini dirilis pada tanggal 11 Agustus 1997, menyusul kemudian dirilis sebagai single pada tanggal 29 September 1997 di Eropa dan 21 Oktober 1997 di Amerika Serikat. Lagu dengan melodi dan lirik yang easy listening ini berhasil merebut hati jutaan gadis di dunia pada masa itu. Ditambah lagi dengan penampilan mereka yang masih polos layaknya remaja kasmaran.
I don’t care who you are, where you’re from, what you did, as long as you love me.


6. The Call


Pada tanggal 21 November 2000, BSB merilis album keempat mereka yang bertajuk “Black & Blue”. Dalam album ini terdapat sebuah lagu berjudul “The Call”, yang kemudian dirilis sebagai single pada tanggal 6 Februari 2001. Saya ingat betul lagu dance pop ini sangat tenar pada masanya, yaitu ketika saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Pada waktu itu lagu ini marak digunakan sebagai lagu pengiring untuk tim dance sekolah. Indeed, lagu ini memang danceable dengan beat-nya yang enerjik.
Let me tell you the story about the call that changed my destiny. Me and my boys went out, just to end up in misery.


5. Larger Than Life


Pada urutan kelima adalah lagu BSB yang berjudul “Larger Than Life”. Lagu ini merupakan bagian dari album ketiga mereka, “Millennium”, yang dirilis pada tanggal 18 Mei 1999. Lagu pop rock dance ini kemudian dirilis sebagai single pada tanggal 3 September 1999. Berhubung lagu ini pada waktu itu dirilis menjelang pergantian abad baru, BSB mengusung konsep futuristik pada video klip lagu ini, yang juga sejalan dengan melodi elektrik yang enerjik dalam lagu ini. Mendengarkan lagu ini dapat menimbulkan semangat. Such a great mood-booster!
Every time we’re down, you can make it right, and that’s what makes you larger than life.


4. Drowning


“Drowning” terdapat dalam album kompilasi pertama BSB, yang diberi judul “The Hits: Chapter One”, atau terkenal juga dengan judul “Greatest Hits – Chapter One”. Album ini dirilis pada tanggal 24 Oktober 2001, dengan lagu “Drowning” sebagai promotional single yang dirilis lebih dulu pada tanggal 16 Oktober 2001. Ini adalah lagu yang terakhir mereka rilis sebelum hiatus panjang selama hampir lima tahun lamanya. Sebagai sebuah goodbye song, lagu ini berhasil menancapkan kesan yang dalam sehingga para penggemar BSB selalu setia menanti kembalinya mereka.
’Cause everytime I breathe, I take you in, and my heart beats again. I can’t help it. You keep me drowning in your love.


3. More Than That


Memasuki tiga besar, di peringkat ketiga adalah lagu BSB berjudul “More Than That”, yang menjadi bagian dari album “Black & Blue”. Lagu ini dirilis sebagai single ketiga dari album tersebut, mengikuti jejak “Shape Of My Heart” dan “The Call”, pada bulan Mei 2001. Meskipun secara angka, kesuksesan lagu ini tergolong mengecewakan, karena perolehannya yang jauh dibawah single hits BSB lainnya, bagi saya lagu ini jauh dari kata mengecewakan. Indeed, so far “Black & Blue” is my top-of-mind album of them.
I will love you more than that. I won’t say the words, then take them back. Don’t give loneliness a chance. Listen to me when I say, I will love you more than that.


2. Show Me The Meaning Of Being Lonely


Pada posisi runner-up adalah lagu yang berjudul “Show Me The Meaning Of Being Lonely”. Lagu pop ballad ini dirilis sebagai bagian dari album “Millennium”, yang kemudian diluncurkan sebagai single pada tanggal 21 Desember 1999. Lagu super sendu ini adalah lagu pertama BSB yang saya sukai. Saya jatuh cinta pada lagu ini sejak pertama kali mendengarnya ketika saya kecil dulu. Lagu ini menunjukkan sisi melankolis dari BSB, yang pada waktu itu sanggup mematahkan hati jutaan gadis di dunia.
Show me the meaning of being lonely. Is this the feeling I need to walk with? Tell me why I can’t be there where you are. There’s something missing in my heart.


1. Shape Of My Heart


Menduduki posisi puncak dalam daftar delapan lagu legendaris sepanjang masa milik BSB menurut versi saya, adalah lagu mereka yang bertajuk “Shape Of My Heart”. Lagi-lagi, lagu ini merupakan bagian dari album “Black & Blue”, yang sebelumnya telah dirilis sebagai lead single dari album ini pada tanggal 3 Oktober 2000. Lagu ini meraih sukses tidak hanya di hati saya, melainkan juga di industri musik internasional. Selain memperoleh nominasi Grammy Award, lagu ini membukukan rekor bertahan di posisi teratas MTV Total Request Live selama 61 minggu berturut-turut. Di Amerika Serikat, album “Black & Blue” berhasil terjual sebanyak 1,6 juta keping hanya dalam waktu satu minggu sejak perilisannya. Album ini mencetak rekor sebagai album dengan penjualan internasional terbaik dalam waktu seminggu, karena terjual lebih dari 5 juta salinan dalam minggu pertama peluncurannya. Terlepas dari seluruh catatan angka tersebut, “Shape Of My Heart” adalah lagu BSB yang paling sukses mencuri hati saya dan tidak pernah membuat saya bosan kapan pun saya ingin mendengarkannya.
I’m here with my confession, got nothing to hide no more. I don’t know where to start, but to show you the shape of my heart.


Share:

2 komentar

  1. Hi MASHITA FANDIA
    Your blog page is very nice and I think your style in music is praiseworthy. I think music is a universal language, what about you? Do you think music is getting worse these days?
    Best regard
    nafebabasafari@gmail.com


    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Development! :)

      Thanks for your comment, and I really appreciate your compliment for my style in music.
      Well, I do agree with you, that music is a universal language.
      I won't say that it's getting worse, but it's more like a taste transition in music industry nowadays. As for me, I try to respect every kind of musicians and their music creations, because I understand that making an art is a hard work to do and need many efforts. No, it's not getting worse. It's all about taste, and how we enjoy it, because behind every song, behind every lyrics, there must be meanings.

      That's my point of view. Thank you~ :)

      Delete