The Lady Castle

If that time your happiness is me and my happiness is you, then let’s love again, as though we’re meeting for the first time.” –Kang Hae Na (My Fair Lady, 2009)

If you’re rich, will you really be happy? If you’re not rich, does that mean you’ll not be happy?” –Seo Dong Chan (My Fair Lady, 2009)

When you place your trust in someone, place it until the end. Because sometimes it’s the situations that caused them to be like this, it’s not them. They don’t have a choice. In this life, there are many cases in which a person really isn’t bad, but a bad situation makes them that way.” –Lee Tae Yoon (My Fair Lady, 2009)



Bagaimana jadinya apabila seorang nona jatuh cinta pada pengawal pribadinya sendiri? Inilah yang terjadi kepada Kang Hae Na (Yoon Eun Hye), seorang pewaris tunggal dari perusahaan Kangsan Group yang dijalankan oleh kakeknya. Hae Na adalah seorang yatim piatu yang sejak kecil hidup berkecukupan. Karena selalu dimanja oleh sang kakek, akibatnya Hae Na tumbuh menjadi seorang gadis yang keras kepala, galak, egois dan suka bertindak seenaknya sendiri. Ia tidak ingin memiliki kehidupan lain selain berpesta dan berfoya-foya. Ia bahkan menolak untuk bekerja di perusahaan kakeknya, serta selalu menggagalkan setiap rencana perjodohan yang diatur oleh kakeknya. Tak ingin bekerja, juga tak ingin menikah.
Sang kakek tidak sanggup berbuat apa-apa karena ia hanya memiliki Hae Na seorang dan ia takut Hae Na akan kabur apabila ia terlalu mengekangnya. Sang kakek hanya berharap suatu hari cucunya dapat berubah, karena ia tak akan hidup selamanya. Rupanya harapan sang kakek datang dalam wujud Seo Dong Chan (Yoon Sang Hyun). Pada suatu hari sebuah insiden mempertemukan Hae Na dengan Dong Chan, seorang pria miskin yang sedang dililit hutang. Namun Dong Chan adalah pria yang tidak tertarik dengan uang Hae Na. Ia bahkan berani memperkarakan insiden tersebut ke pengadilan sehingga membuat Hae Na harus menjalani pelayanan publik.
Hae Na rupanya tidak tinggal diam. Ia sengaja melakukan berbagai cara untuk mengerjai Dong Chan. Namun kakeknya mengetahui hal ini dan segera saja, Dong Chan diangkat menjadi pengawal pribadi Hae Na. Selama itu Hae Na selalu memecat pengawal pribadinya hanya karena hal sepele, tetapi kali ini sang kakek lah yang memegang hak prerogatif untuk memecat Dong Chan, sehingga Hae Na tidak sanggup bertingkah. Diam-diam Dong Chan memiliki rencana untuk merayu Hae Na supaya ia dapat melunasi hutang-hutangnya kepada rentenir. Ia merahasiakannya dari gadis itu, termasuk juga fakta bahwa dia dulu sempat bekerja sebagai seorang gigolo untuk dapat membayar tagihan rumah sakit pengobatan ibunya yang telah meninggal dunia.
Rupanya insting sang kakek terbukti. Keberadaan Dong Chan di sisi Hae Na lambat laun dapat mengubah sifat gadis itu. Mungkin karena Dong Chan tidak memiliki rasa takut kepada Hae Na seperti para karyawan lainnya, serta sikap Dong Chan yang selalu sabar menghadapi dan mengayomi Hae Na yang kasar. Lelaki itu akhirnya mengetahui kelemahan Hae Na. Gadis itu seolah tidak memiliki semangat hidup untuk bekerja ataupun memiliki kekasih karena masih teringat cinta pertamanya yang telah meninggal dunia. Tanpa diduga, di luar rencananya, Dong Chan diam-diam jatuh cinta kepada Hae Na.
Pada saat yang bersamaan, Hae Na bertemu dengan Lee Tae Yoon (Jung Il Woo), seorang pengacara cerdas yang berasal dari keluarga kaya. Hae Na menyukai Tae Yoon karena pria itu mengingatkannya akan cinta pertamanya. Alhasil Dong Chan berada dalam dilema. Haruskah ia membantu Hae Na untuk mendapatkan hati Tae Yoon? Ataukah ia harus menghalangi mereka berdua supaya rencananya sendiri dapat berhasil? Lalu bagaimana dengan perasaannya sendiri kepada Hae Na yang bertepuk sebelah tangan? Sementara itu, Hae Na sendiri tidak menyadari bahwa ia telah menumbuhkan perasaan untuk Dong Chan. Justru ia baru sadar ketika ia telah memiliki Tae Yoon sebagai kekasihnya.
Kondisi ini semakin diperumit dengan tingkah Yeo Eui Joo (Moon Chae Won), gadis yang sudah dianggap adik sendiri oleh Dong Chan, yang diam-diam menyukai Dong Chan dan selalu berusaha menjauhkan pria itu dari Hae Na. Serta dengan kesehatan sang kakek yang semakin buruk, dan dengan tingkah keluarga paman Hae Na yang berusaha merebut kekuasaan dan warisan Kangsan Group dari tangan Hae Na. Sanggupkah Hae Na membuktikan bahwa ia adalah ahli waris yang benar-benar pantas dan kompeten untuk menjalankan Kangsan Group? Lalu bagaimana dengan perasaannya kepada pengawal pribadinya sendiri?
Serial drama komedi romantis “My Fair Lady” disiarkan pada tahun 2009 di stasiun TV KBS Korea Selatan. Serial berjumlah 16 episode ini juga pernah ditayangkan di salah satu stasiun TV swasta Indonesia. Serial yang merupakan comeback dari Yoon Eun Hye, setelah dua tahun absen dari layar kaca ini memperoleh rating yang sangat tinggi. Absen dua tahun rupanya sama sekali tidak mengurangi pesona Eun Hye. Dua serial dia sebelumnya, “Princess Hours” (2006) dan “Coffee Prince” (2007), juga menuai sukses besar dan merupakan serial terfavorit dengan rating yang sangat tinggi. Begitu pula dengan “My Fair Lady” yang berhasil menuai sukses dan popularitas di Asia, bahkan dunia. Serial ini juga dikenal dengan judul “Take Care of the Young Lady” dan “Lady Castle.”

Kesuksesan serial ini tidak hanya disebabkan oleh alur ceritanya yang menarik, lucu, segar dan tidak membosankan, melainkan juga didukung dengan jajaran pemainnya. Selain Eun Hye yang kemampuan akting serta pesona kecantikannya sudah terbukti dan tidak perlu diragukan lagi, daftar pemain lainnya juga sanggup mengambil hati penonton. Aktor kawakan Yoon Sang Hyun, aktor tampan Jung Il Woo, serta aktris berbakat Moon Chae Won merupakan daya tarik tersendiri dari serial ini. Eun Hye and Sang Hyun is a perfect combination of funny and sweet. Their chemistry really got along within the story. Il Woo and Chae Won do great too. This series is such a memorable story with many unique characters in it.

That’s right, I’m a coward. For people who have a lot like you, it must be nice to love with style, since you have a lot that you can lose or throw away. But for people who have nothing like me, the only thing I can give up for you is myself. That’s why I sent you to him. If that’s cowardly and foolish, then fine, what you’re saying is right. If I knew things would end like this, it would have been better to stay as your butler to the end. You and I were never a good match, from the beginning.” –Seo Dong Chan (My Fair Lady, 2009)



                                


Share:

0 komentar