One Year Later

How has your one year been?” –SNSD Jessica & SHINee Onew, One Year Later



Pertemuan pertama dengan kekasih yang telah lama berpisah setelah setahun lamanya, dapat menjadi sebuah pertemuan yang sarat akan emosi. Emosi dalam hal ini tentunya bukan merupakan sebuah amarah, melainkan sesuatu yang penuh perasaan. Pertemuan yang emosional antara mantan sepasang kekasih setelah mereka berpisah selama setahun. Ketika untuk pertama kalinya kita berjumpa lagi dengan mantan kekasih kita yang telah setahun berpisah, apa yang akan kita katakan padanya? Akankah kita menanyakan bagaimana kehidupannya selama setahun ini? Ya, mungkin saja. Inilah yang dikisahkan dalam sebuah lagu duet indah berjudul “One Year Later” yang dibawakan oleh personel SNSD atau Girls’ Generation, Jessica Jung, dan leader dari boyband SHINee, Onew.

Dua orang yang ditakdirkan untuk bersama, sejauh dan selama apapun mereka terpisah, pasti takdir akan mempertemukan dan mempersatukan mereka kembali. Dalam lagu ini, sepasang mantan kekasih yang telah berpisah selama setahun, akhirnya dipertemukan kembali. Mereka bertemu di tempat yang sama seperti setahun yang lalu ketika mereka memutuskan untuk berpisah. Pada pertemuan itulah, seluruh kenangan ketika mereka bersama dulu muncul kembali, beserta dengan gambaran bagaimana mereka hidup masing-masing selama setahun belakangan. Setahun yang mereka jalani sendiri berlalu bagaikan mimpi. Walaupun berusaha keras untuk mengenyahkan gambaran mantan kekasihnya dari ingatan, mereka tetap berdatangan. “It feels like I've been dreaming for a long time. I've wandered and wandered around for a while. As if we made a promise. Standing here in front of each other, like that day from four seasons ago. Those beautiful stories that we wrote down together. Those eternal promises that we prayed for at that time. They're all coming back to me now and I don't think my heart can take it. I've even restrained myself at the thought of you.”

Untuk sesaat setelah perpisahan mereka dulu, mereka merasa bahwa dapat bertahan tanpa satu sama lain. Namun seiring berjalannya waktu, rupanya mereka menyadari bahwa mereka masih menginginkan dan membutuhkan satu sama lain. Keputusan yang dulu mereka ambil saat mereka masih muda dan belum berpikir lebih dewasa, mereka hanya dapat menyesalinya. Namun karena tidak memiliki rasa percaya diri yang cukup untuk kembali menghadapi mantan kekasihnya, mereka hanya menyimpan semua rasa itu dalam hati dan menguburnya dalam-dalam, hingga hari pertemuan mereka setahun kemudian. “For a long time, I've been living, having forgotten of you. For a while, I thought I was doing fine. However I started to realize it as time passed by, that I am nothing without you. At that time, if only we had been a bit more mature. If only we knew how we would be right now. I have no confidence in overcoming these endless regrets. So I've had to just repress them.”

Apapun yang menyebabkan perpisahan mereka dulu, semua seolah menguap lenyap begitu saja ketika mereka bertemu kembali, bertatap muka. Segala yang terpikir adalah apakah perasaan yang mereka rasakan berdua adalah sama, serta apakah akan ada kesempatan kedua bagi mereka untuk memulai dari awal lagi. Karena setelah setahun berpisah, kini mereka menyadari bahwa mereka tak dapat berpisah lagi, bahwa mereka harus bersama. “Could your feelings perhaps be the same as mine? Will you give me another chance? I know now that we can never part from each other. The one person I love and love again.” Perpisahan membuat mereka menyadari bahwa mantan kekasih mereka adalah orang satu-satunya yang dapat mereka cintai, lagi dan lagi. Ketika mereka memutuskan untuk kembali bersama, pada saat itulah mereka berjanji untuk meninggalkan segala kenangan buruk di belakang, dan tak mengungkitnya lagi. “I wish we can go back to our first days, to the beautiful, happy and loving days. Those heart-breaking stories and vain arguments, just bury all of that now, and promise that we won't take them out again.” Pada akhirnya mereka memiliki tekad dan kepercayaan, bahwa berapa banyak tahun yang akan berlalu, mereka tidak akan memiliki pertemuan seperti hari itu lagi. Dengan kata lain, mereka tidak akan berpisah lagi. “No matter how many seasons pass and how many years go by, I hope that we won't meet like today again.”

Melihat apa yang terjadi pada pasangan dalam lagu ini, saya rasa mereka dulu berpisah bukan karena suatu luka yang dalam. Untuk kasus ini, the love is deeper than the scar. Mungkin mereka dulu berpisah karena kesalahpahaman, atau karena mereka lebih mementingkan ego masing-masing, seperti yang diungkapkan dalam bagian “At that time, if only we had been a bit more mature.” Ketika mereka berpisah dulu, perselisihan, pertengkaran, perbedaan pendapat, serta amarah yang terjadi di antara mereka terlalu menguasai mereka dan membuat mereka mengambil keputusan untuk berpisah. Walaupun begitu, kasus seperti dalam lagu termasuk jarang terjadi. Meluruhkan gengsi masing-masing dan membuka hati kembali untuk orang yang telah menyakiti kita bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi ketika setahun telah berlalu. Apabila kedua belah pihak masih merasakan rasa yang sama, itu adalah sebuah anugrah, karena dalam kebanyakan kasus, hanya salah satu pihak saja yang masih memiliki perasaan yang sama seperti dulu.



Lagu ballad yang manis sekaligus sendu ini merupakan bagian dari mini album kedua Girls’ Generation alias So Nyeo Shi Dae (SNSD), “Tell Me Your Wish (Genie)”, yang dirilis pada pertengahan tahun 2009. Suara merdu main vocalist SNSD, Jessica, berpadu secara apik dengan suara merdu Onew. Perasaan yang ingin disampaikan melalui lagu ini pun dapat tergambarkan dengan sangat baik melalui iringan musik dan melodi yang indah. Saya sangat menyukai suara piano dan biola dalam lagu ini. Meskipun bukan merupakan promotional single, lagu ini dipentaskan oleh Jessica dan Onew dalam setiap konser SM Town, karena mereka berasal dari manajemen artis yang sama, yaitu SM Entertainment. “One Year Later” juga dipertunjukkan dalam panggung program musik Korea. Their live performances are even better than the recorded version. Sweet harmony, sweet song, perfect duet!



One year has passed like that.” –SNSD Jessica & SHINee Onew, One Year Later





* Ditulis sambil mendengarkan lagu “One Year Later” oleh Jessica Jung dan Onew. I discover this song by myself, not by any recommendation from other people. So, as a Sone (SNSD’s fanbase), I feel so proud that Jessica has this beautiful song together with Onew.

* Lirik lagu “One Year Later”. Lirik berupa romanisasi (pengucapan secara latin dari Bahasa Hangul Korea) beserta dengan translasi ke dalam Bahasa Inggris.

“Hanchameul ggumeul ggun geot gata
(It feels like I've been dreaming for a long time)
Handongan hemaego hemaeta
(I've wandered and wandered around for a while)
Machi yaksogirado handeut
(As if we made a promise)
Naekyejeoreul keoseulleo keu nacheoreom maju seoineun uri
(Standing here in front of each other like that day from four seasons ago)

Keu ddae uriga sseonaeryeogadeon areumdaweodeon iyagi
(Those beautiful stories that we wrote down together)
Keu ddae uriga gidohaesseodeon yeonwon hajadeon yaksokdeul
(Those eternal promises that we prayed for at that time)
Hanashik ddeollda nauigaseumi keyondaji mothalgeol algiyae
(They're all coming back to me now and I don't think my heart can take it)
Nesaenkage ggukgguk chamasseo
(I've even restrained myself at the thought of you)
Neoui il nyeoneun ddo eoddaesseoni
(How has your one year been?)

Hanchameul ijeun chae saraji
(For a long time, I've been living, having forgotten of you)
Handongan kawaenchanh deut haesseo
(For a while, I thought I was doing fine)
Hajiman shigani heureumyeon ggaedara gago isseo
(However I started to realize it as time passed by)
Neo obshineun an dwoedaneun geol
(That I am nothing without you)

Keu ddae uriga aju jogeumman eoreunseuwodeoramyeon
(At that time, if only we had been a bit more mature)
Keu ddae uriga micheo molladeon jigeumeul aradeoramyeon
(If only we knew how we would be right now)
Ggeuchi obneun huhwoeman dwoe nwoeidaga igyeonael jashini obseoseo
(I have no confidence in overcoming these endless regrets)
Keu got majeo ggukgguk chamasseo
(So I've had to just repress them)
Keureohge il nyeoni heullawasseo
(One year has passed like that)

Hokshi neodo nae mam gateulgga
(Could your feelings perhaps be the same as mine?)
Dashi han beonman gihwoereul jugeni
(Will you give me another chance?)
Ijen ara jeoldaero urineun heeojil su obseo
(I know now that we can never part from each other)
Saranghago ddo saranghaneun hansaram
(The one person I love and love again)

Uri johadeon cheoeum keu ddaero dashi toragasseumyeon hae
(I wish we can go back to our first days)
Areumdawogo haengbokhaesseodeon sarangieodeon naldeulro
(To the beautiful, happy and loving days)
Gaseum apeun yaegideul heotdwoen datumdeul
(Those heart-breaking stories and vain arguments)
Ijen modu damudeo dugo
(Just bury all of that now)
Dashin ggeonaeji malgiro hae
(And promise that we won't take them out again)
Kyejeori ddo heullo myeotnyeoni jinado
(No matter how many seasons pass and how many years go by)
Oneul gadeun mamman dashin obge
(I hope that we won't meet like today again)”

Share:

0 komentar