Terkikis Habis

Friday, April 14, 2017



Setetes embun jatuh di bebatuan
Perlahan ia berhembus menjadi hujan
Bebatuan pun tiada bertahan
Ia pun hilang perlahan ditelan zaman

Ada sudut hampa di hati yang merindu pagi
Meratap nanar dengan sadarnya atas kasih yang pergi
Merintih pedih dalam petangnya atas diri yang tak kembali
Terjaga hanya ‘tuk mendapati bahwa ia tak di sini

Hujan berderai jatuh ke tanah
Beramai-ramai mereka pun terserap musnah
Terhempas rasa ‘tuk menyerah kalah
Hancur didera lelah dan amarah

Ada kosongnya jiwa yang terperangkap sendu
Terjerat kejamnya dimadu
Tertatih oleh kerasnya diadu
Tersadar hanya ‘tuk dihempas layaknya dadu

Perih langit pun menangis
Lalu air mata habis
Hati pun terkikis
Lalu habis
Pun terkikis
Habis
Terkikis
Habis

M.F

You Might Also Like

0 komentar