Tatapan Itu Masih Sama

Thursday, January 19, 2017



Di bawah sinar lampu-lampu temaram,
Tatapan itu masih tetap sama, hangat.
Di bawah gelapnya langit-langit malam,
Getaran itu masih terasa ada, mencekat.

Terkadang jiwa merapuh dirajam waktu,
Seringnya raga melepuh dilekang usia.
Jam, hari, bulan, dan tahun begitu saja berlalu,
Hanya ‘tuk memberi kesadaran bahwa ada yang tetap sama.

Ternyata jarak mampu menggerus hati,
Pun dengan kala yang sanggup menggilas rasa.
Tak jarang dua manusia dibawanya bertemu kembali,
Hanya ‘tuk memberi pengertian bahwa segalanya t’lah berbeda.

Di tengah ramainya orang-orang berpesta,
Tatapan itu masih tetap sama, hangat.
Di tengah lagunya hiruk-pikuk semesta,
Getaran itu masih terasa ada, mencekat.

M.F

You Might Also Like

0 komentar