The Voice

Friday, May 23, 2014

Thoughts don’t lie even when the mouth lies.” –Park Soo Ha (I Hear Your Voice, 2013)

If somebody doesn’t admit their mistakes, they don’t improve.” –Jang Hye Sung (I Hear Your Voice, 2013)

People who don’t admit even when they know they’re wrong are the biggest problem.” –Jang Hye Sung (I Hear Your Voice, 2013)

The time you spent in seeking justice is not a wasted time.” –Cha Kwan Woo (I Hear Your Voice, 2013

Time will come when it will erase all the pain and bad memories.” –Cha Kwan Woo (I Hear Your Voice, 2013)

The thing about liars, even though they tell the truth ten times, when you find out there’s been one lie, you start to question whether anything else they said was true.” –Seo Do Yeon (I Hear Your Voice, 2013)

People say that the truth is priceless. But if their life is at stake for speaking the truth, will the truth be spoken still? Is it worth the life? In a moment, even just in a blink of an eye, everything can change, one’s destiny can change. In just a breath of speaking up the truth, one’s whole life can change. This is happening in a drama series called “I Hear Your Voice”, when a high school girl decides to give testament in a court as a witness against a murderer. A single decision can decide one’s future. And who knows that her decision at that time would be the turning point in her life? Indeed, life is build up of choices we make in every single time. On the other hand, there is a boy who got a supernatural mind-reading ability after witnessing his father getting murdered. Fate brings these two people together. And life takes them to another decisive time. Will the truth unveil and justice uphold, or will it being drown in lies and fears?

"I Hear Your Voice" official poster - source: www.koreandrama.org


Kisah ini berawal pada suatu malam, ketika Park Soo Ha kecil (Goo Seung Hyun) menyaksikan dengan kedua matanya sendiri sang ayah dibunuh oleh Min Joon Gook (Jung Woong In). Seketika kecelakaan itu membuat Soo Ha memiliki kemampuan untuk membaca pikiran orang lain. Adalah Jang Hye Sung remaja (Kim So Hyun), saksi mata atas pembunuhan yang dilakukan Joon Gook terhadap ayah Soo Ha. Namun Joon Gook mengancam gadis itu untuk tidak bersaksi di pengadilan apabila ia tidak ingin nasibnya berakhir sama seperti ayah Soo Ha. Joon Gook hampir saja lolos dari hukuman ketika akhirnya Hye Sung muncul di pengadilan untuk memberikan kesaksiannya bahwa kejadian tersebut bukanlah kecelakaan, melainkan pembunuhan berencana. Joon Gook pun dijebloskan ke dalam penjara. Sementara itu, Soo Ha kecil berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia akan melindungi Hye Sung sampai kapanpun.
Sepuluh tahun kemudian, Park Soo Ha (Lee Jong Suk) telah beranjak remaja. Meskipun kecelakaan itu telah berlalu, kemampuan untuk dapat membaca pikiran orang lain tetap dimilikinya. Ia pun tidak pernah melupakan gadis yang dulu telah menolongnya untuk mendapatkan keadilan, membingkai sosoknya sebagai cinta pertama yang telah menyelamatkan dirinya. Soo Ha selalu mencari-cari keberadaan gadis itu, namun ia tak kunjung menemukannya. Hingga pada suatu hari, ia melihat gadis itu dalam surat kabar. Jang Hye Sung dewasa (Lee Bo Young) baru saja terpilih menjadi seorang pengacara publik. Ia dan seorang rekan lainnya bernama Cha Kwan Woo (Yoon Sang Hyun), adalah dua orang terpilih yang mengalahkan puluhan calon lainnya. Soo Ha pun memutuskan untuk menemui Hye Sung, yang kebetulan menangani kasus teman Soo Ha sebagai kasus pertamanya. Namun, Soo Ha terkejut mendapati prinsip dan pandangan hidup Hye Sung yang di luar bayangannya selama ini.
Dua kejadian yang ia alami ketika remaja membentuk Jang Hye Sung menjadi pribadi yang skeptis. Pertama adalah ketika ia difitnah oleh temannya hingga ia dikeluarkan dari sekolah dan ibunya diberhentikan dari pekerjaannya. Kedua adalah ketika ia bersaksi atas kasus pembunuhan ayah Park Soo Ha, yang juga akibat dari hasutan teman yang sama. “Teman” itu adalah Seo Do Yeon (Lee Da Hee), yang kini telah menjadi seorang jaksa penuntut umum. Ia menangani kasus yang sama dengan Hye Sung, dan mereka bertemu lagi untuk pertama kalinya setelah sepuluh tahun berlalu. Do Yeon juga merupakan saksi mata pembunuhan ayah Soo Ha sepuluh tahun yang lalu, namun ia ketakutan dan tidak bersaksi di pengadilan. Alih-alih, ia menghasut Hye Sung untuk bersaksi seorang diri. Kini, takdir membawa mereka kembali untuk saling berhadapan di ruang sidang. Namun, lebih dari Do Yeon yang selalu berusaha menjegalnya di setiap langkah, ada bahaya yang jauh lebih besar menanti Hye Sung.
Min Joon Gook, pembunuh ayah Park Soo Ha, bebas dari penjara setelah menjalani hukuman selama sepuluh tahun, dan ia berencana untuk membalas dendam. Menyadari bahwa Jang Hye Sung dalam bahaya, Soo Ha tidak tinggal diam begitu saja. Sementara itu, pertemuan Hye Sung dengan Soo Ha, Cha Kwan Woo, dan Seo Do Yeon membangkitkan kembali Hye Sung yang dulu. Perlahan namun pasti, ia mulai menanggalkan rasa skeptisnya dan menumbuhkan rasa percaya kepada setiap kliennya. Di sisi lain, pertemuan Soo Ha dengan Hye Sung, Kwan Woo, Do Yeon, dan bahkan Joon Gook pun semakin mendewasakannya. Perlahan namun pasti, Soo Ha belajar untuk menggunakan ‘kemampuan’nya dengan lebih bijak. Dan juga satu hal yang krusial, adalah bagaimana ia mengendalikan diri untuk tidak berubah menjadi sesosok “monster”.
Seiring kebersamaan yang dihabiskannya dengan Jang Hye Sung, rasa cinta pertama Park Soo Ha yang kekanak-kanakan pun perlahan berubah menjadi rasa cinta yang sesungguhnya, cinta yang dewasa. Rasa kagum dan terima kasih pun berubah menjadi kasih sayang yang mendalam. Di sisi lain, Hye Sung yang pada mulanya hanya menganggap Soo Ha sebagai anak kecil, perlahan mulai memandangnya sebagai seorang pria. Ia pun dibimbangi dengan rekannya, Cha Kwan Woo, yang memiliki perasaan lebih terhadapnya. Meskipun Hye Sung berusaha mengingkari perasaannya yang terasa mustahil untuk Soo Ha pada awalnya, pada akhirnya ia tidak dapat mengelak bahwa ia pun telah jatuh cinta pada seorang laki-laki yang berusia jauh lebih muda darinya.

"I Hear Your Voice" official photo - source: www.asianwiki.com


“I Hear Your Voice”, atau yang dikenal juga dengan judul “I Can Hear Your Voice”, adalah serial drama dengan tema courtroom yang ditayangkan oleh stasiun televisi SBS. Serial yang terdiri dari 18 episode ini mengudara pada bulan Juni hingga Agustus 2013. Dengan dunia hukum sebagai latar utamanya, “I Hear Your Voice” memadukan unsur thriller, romantic comedy, fantasy, dan melodrama dengan apik di dalamnya. Sajian lengkap dalam satu menu judul membuat serial ini banyak digemari. Berpusat pada karakter pasangan unik Jang Hye Sung dan Park Soo Ha, “I Hear Your Voice” tidak hanya menyuguhkan kisah tipikal mengenai bagaimana kekuatan cinta dapat mewujudkan hal-hal yang mustahil terwujud, melainkan juga tentang bagaimana sebuah keputusan kecil dapat memberi pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang. Lebih dari sekadar kisah cinta, “I Hear Your Voice” adalah kisah tentang hakikat kejujuran, rasa percaya, prinsip hidup, perjuangan dan pengorbanan.
Hidup bukanlah persoalan benar atau salah, melainkan pilihan. Sesungguhnya tidak ada hitam dan putih di dunia ini. Yang ada hanyalah area abu-abu. Setiap pilihan yang seseorang ambil dalam setiap detik hidupnya, bahkan betapa kecil pilihan itu, akan menentukan nasib orang itu pada detik berikutnya, bahkan di masa depannya kelak. Our choices are our destiny in making. Hence, sometimes those choices are affected by others. Ibu dari Jang Hye Sung berkata dalam serial ini, “They say a person’s destiny isn’t made by themselves.” Kondisi, situasi, lingkungan, serta orang lain di sekitar sanggup memberi pengaruh signifikan terhadap pilihan seseorang. Pada dasarnya setiap manusia memiliki cikal bakal kejahatan dalam dirinya. Namun ketika ia benar-benar menjadi jahat, maka itu tergantung pada pilihan. Pilihan yang terkadang dibentuk oleh lingkungan di sekelilingnya, oleh kejadian di masa lalu, oleh apapun yang mendorong, mendukung, serta mendesaknya untuk mengambil pilihan tersebut.
Manusia biasa akan berpikir untuk balas memukul apabila ia dipukul terlebih dahulu. Namun manusia yang berpikir secara bijak akan tidak akan membalas pukulan tersebut. Jang Hye Sung berkata dalam serial ini, “The moment we kill him, we’re no longer victims, we’ve become murderers. So, never think about making revenge.” Terkadang orang berpikir bahwa sah-sah saja apabila menyakiti orang yang telah melakukan kejahatan. Namun apabila mereka juga menjahati orang jahat itu, lalu apa bedanya mereka dengan orang jahat itu? Bagaikan ayam dan telur, lingkaran setan itu tidak akan pernah terputus dengan cara balas dendam. Seperti yang dikatakan oleh ibu dari Hye Sung dalam serial ini, “An eye for an eye and a tooth for a tooth. If we live that way, all the people in this world will become handicapped.” Untuk itulah hukum ada dan ditegakkan. Apabila hukum dunia masih belum dirasa cukup, yakinlah bahwa hukuman dari Tuhan kelak akan lebih adil dan setimpal dibandingkan apapun yang dapat dilakukan manusia.
Tidak ada sesuatu yang kebetulan di dunia ini. Segalanya telah termaktub dalam rencana dan kehendak Tuhan. Begitu pula dengan pertemuan antara dua orang. Senior Jang Hye Sung dan Cha Kwan Woo, pengacara Shin, berkata dalam serial ini, “People say that coincidences are God’s will. If God helped two people to meet again, then there must be a reason why they have to meet again.” Tidak ada sesuatu yang kebetulan di dunia ini. Yang ada hanyalah sekumpulan kejadian yang tak pernah diduga oleh manusia bernama takdir, yang kemudian orang sebut dengan kebetulan. Ketika Tuhan membawa dan mempertemukan dua orang untuk bersatu, maka tak ada yang mustahil. Kita tak akan pernah tahu siapa jodoh kita, di mana dan kapan kita bertemu dengannya. Namun ketika saatnya tiba, ia akan datang dengan sendirinya. Ia akan tiba ketika kita berhenti berlari. Ia akan ditemukan ketika kita berhenti mencari.
Kebenaran. Bukan sesuatu yang mutlak namun selalu dicari. Kejujuran. Bukan sesuatu yang sulit namun kerap dihindari. Park Soo Ha berkata dalam serial ini, “Telling the truth is always painful.” Ya, terkadang kejujuran itu pahit dan menyakitkan. Namun lukanya tak seberapa dibandingkan kebohongan yang mengakar. Kejujuran dan kebenaran bukanlah hal yang sama. Kebenaran berbeda di mata masing-masing orang, namun kejujuran akan selalu mengarahkan manusia pada satu kebenaran, bahkan ketika pandangan mereka tentang kebenaran itu sendiri berbeda. Cha Kwan Wo berkata dalam serial ini, “There are truths in the world that better unknown.” Itu hanya alasan bagi manusia untuk menghindari kebenaran yang tak ingin mereka lihat, yang mungkin terlalu menyakitkan, yang mungkin terlalu sulit untuk diterima. Namun satu hal yang pasti, sepahit apapun kejujuran akan jauh lebih baik dibandingkan kebohongan semanis apapun. Seperti yang dikatakan pengacara Shin dalam serial ini, “If you are confused whether you will tell her or not, telling the truth is the answer. That’s the right thing to do.”

"I Hear Your Voice" official photo - source: www.asianwiki.com


Popularitas serial drama “I Hear Your Voice” melambung tinggi seiring dengan perolehan rating-nya. Serial ini meraih rating hingga angka 29%. Bahkan, jumlah episode yang pada awalnya direncanakan hanya sampai 16 saja, diperpanjang hingga 18 akibat rating yang tinggi. “I Hear Your Voice” pun berjaya pada helatan 2013 SBS Drama Awards, dengan membukukan dua belas nominasi sekaligus, serta membawa pulang sebanyak total tujuh piala di antaranya, termasuk Daesang (Grand Prize atau penghargaan tertinggi) oleh aktris Lee Bo Young. Enam piala lainnya adalah kategori New Star Awards untuk Lee Da Hee; Top 10 Stars Awards dan PD Awards untuk Lee Bo Young; Top 10 Stars Awards dan Excellence Actor untuk Lee Jong Suk; dan Special Award for Actor in Miniseries untuk Jung Woong In. Selain itu, Lee Bo Young juga meraih Grand Prize dalam ajang 2013 Korea Drama Awards berkat “I Hear Your Voice”. Karakterisasi yang kuat, jalan cerita yang solid, dan alur yang menarik menjadi kekuatan serial ini, dan “I Hear Your Voice” layak untuk seluruh penghargaan dan popularitas yang diraih. Indeed, this series is highly recommended.




Jang Hye Sung:When you were making a decision, you didn't struggle?
Cha Kwan Woo:I don’t. Whenever I decide, I go with the side that I think  is right, even though it’s only 1% higher.
Jang Hye Sung:You don’t regret it?
Cha Kwan Woo:That’s why the 1% is important. If I made the opposite decision, I’ll regret that 1% more.
(I Hear Your Voice, 2013)

Isn’t it lonely to say you’re right when you know you’re not? Just because you say it’s right, doesn’t make it right. And doing it won’t change it either. Knowing that you’re wrong, yet still insisting that you’re right, that’s self-abuse. Living like that, one can become alone without anyone on your side.” –Cha Kwan Woo (I Hear Your Voice, 2013)

 “Whether it’s the world or a relationship, what makes it peaceful between people can more often be the lies rather that the truth. Lies, for a short time can seal a conflict and put anxiety to sleep. The truth is more uncomfortable than the lie, so most people want to disregard the truth.” –Park Soo Ha (I Hear Your Voice, 2013)

I know why you’re anxious. And I know why you’re always preparing for a time without me. But even if that time comes, I won’t worry. Even when ten years have passed, I will recognize you. When I lose my memories and erase you, I will come to love you again. Even if ten more years pass, if I lose my memory again, if at that time you worry, I’ll find you, and I’ll love you again.” –Park Soo Ha (I Hear Your Voice, 2013)

There were many people who helped me.
But the one most memorable is the one who made me into an adult. His trust of people was excessive, which made him seem a bit stupid. But with that trust, I saw him change people.
Also, there was a person who was overconfident about herself. Yet, that kind of a person admitted she was wrong and apologized. And I learned how impressive a person can be if you reflect and apologize when you're wrong.
Also, there was someone who showed me the path on which I shouldn't follow. He was someone who chose the path to live as a beast while living as a human. That person was immature and pitiful.
There was a moment where I almost made the same choice as him. I also wanted revenge and almost made a similar choice.

If that person wasn't there, I probably would have been living as a beast right now. She's unbelievably snobby, rude and doesn't have any modesty at all. But that person started to fight for the truth, and started to look at people. As I was swimming through darkness, she became my light, and my path. If that person wasn't there, I could never have made it here. Because of that person, I learned how precious it is to protect someone. Because of that person, I learned how important it is to listen to other's stories.” –Park Soo Ha (I Hear Your Voice, 2013)

You Might Also Like

0 komentar